Pasangan ganda campuran Malaysia, Chen Tang Jie/Toh Ee Wei, akan mengikuti Kejuaraan Asia 2026 (BAC) di Ningbo, China. Meskipun memiliki ambisi untuk meraih gelar, kekhawatiran terkait kondisi fisik mereka mulai muncul. Cedera otot perut yang dialami oleh Toh Ee Wei membuat pasangan ini kesulitan dalam bersaing melawan pemain kelas atas.
Turnamen kontinental yang berlangsung pada Selasa (7/4/2026) menjadi langkah penting dalam persiapan mereka untuk mempertahankan gelar juara dunia di New Delhi pada bulan Agustus. Namun, kondisi fisik yang tidak ideal bisa menjadi hambatan besar bagi Chen dan Toh.
Direktur pelatihan ganda nasional, Rexy Mainaky, menganggap Kejuaraan Asia sebagai ajang pemanasan yang penting. Ia meremehkan peluang Chen/Tow untuk meraih gelar, tetapi lebih menekankan pada persiapan jangka panjang menuju Kejuaraan Dunia.
Sejarah mencatat bahwa hanya satu pasangan Malaysia yang berhasil memenangkan gelar ganda campuran pada Kejuaraan Asia perdana pada tahun 1962, yaitu Lim Say Hup dan Ng Mei Ling. Kini, Chen/Tow menjadi harapan baru bagi Malaysia dalam cabang olahraga ini.
Pemain peringkat 4 dunia yang menjadi tantangan bagi Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu akan tampil di beberapa turnamen sebelum Kejuaraan Dunia. Mereka akan mengikuti Malaysia Masters (19-24 Mei), Singapore Open (26-31 Mei), dan Indonesia Open (2-7 Juli).
Kejuaraan Asia 2026 menjadi batu loncatan bagi Chen/Tow untuk melangkah lebih jauh. “Mereka harus siap sejak sekarang sebagai juara bertahan Kejuaraan Dunia,” kata Rexy. Ia juga menambahkan bahwa turnamen-turnamen tersebut akan menjadi persiapan berkelanjutan bagi pasangan tersebut.
Toh menyatakan bahwa ia telah pulih sekitar 70 persen dan akan berusaha membangun kembali momentum tanpa menetapkan target terlalu tinggi di Ningbo, China. Meski begitu, persaingan di turnamen ini sangat ketat.
Chen akan menghadapi potensi jebakan pada babak pertama besok. Ia akan bermain melawan pasangan Tiongkok peringkat 14 dunia, Cheng Xing/Zhang Chi, yang sempat mengejutkan pasangan Malaysia pada babak pertama India Open 2026, Januari lalu.
Chen/Tow yang menjadi unggulan keempat diperkirakan akan bertemu dengan pasangan China, peringkat 2 dunia, Jiang Zhen Bang/Wei Ya Xin, pada semifinal Kejuaraan Asia 2026. Pertandingan ini akan menjadi ujian berat bagi mereka.
Sementara itu, pasangan peringkat ke-11 dunia, Goh Soon Huat/Shevon Lai, akan melawan Rohan Kapoor/Ruthvika Gadde (India) pada babak pertama. Jika mereka mampu melaju ke perempat final, Goh/Lai berpotensi bertemu dengan pasangan peringkat 1 dunia, Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping (China).
Pasangan peringkat 24 dunia, Hoo Pang Ron/Cheng Su Yin, dapat menghindari kekalahan pada babak pertama untuk ketiga kalinya berturut-turut saat menghadapi pasangan kualifikasi. Ini menjadi peluang besar bagi mereka untuk menunjukkan performa terbaik.
Pasangan peringkat 34 dunia, Wong Tien Ci/Lim Chiew Sien, berharap lolos dari babak pertama untuk pertama kalinya tahun ini. Mereka akan melawan Ashith Surya/Amrutha Pramuthesh (India) pada babak pertama turnamen yang setara dengan Super 1000.







