Contoh Teks Sambutan Tuan Rumah Saat Walimatussafar Haji 2026
Haji adalah salah satu rukun Islam yang paling penting dan menjadi impian bagi setiap umat Muslim. Dalam perjalanan spiritual ini, para calon jemaah haji akan melaksanakan berbagai amalan ibadah di Baitullah (Ka’bah) di Makkah. Tahun 2026 atau 1447 H, momen penting ini akan segera tiba, dan para jemaah haji dari berbagai daerah, termasuk Jawa Barat, akan mempersiapkan diri untuk menunaikan ibadah tersebut.
Di Indonesia, acara walimatussafar sering kali diselenggarakan sebagai bentuk syukur dan doa restu sebelum para jemaah haji bertolak ke Tanah Suci. Acara ini biasanya diadakan di rumah masing-masing calon jemaah haji, dengan dihadiri oleh keluarga, kerabat, dan tokoh masyarakat. Salah satu bagian penting dalam acara ini adalah sambutan dari tuan rumah atau calon jemaah haji itu sendiri.
Berikut ini adalah contoh teks sambutan yang bisa digunakan sebagai referensi:
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Alhamdulillaahi robbil ‘aalamiin, wabihi nasta’inu ‘alaa umuriddunya waddiin. Wassholatu wassalamu ‘alaa asyrofil mursaliin, wa ‘alaa aalihi wa sohbihi ajma’iin. Amma ba’du.
Para alim ulama, tokoh masyarakat, bapak-bapak, ibu-ibu, serta keluarga besar yang saya muliakan.
Pertama-tama, marilah kita panjatkan puji syukur ke hadirat Allah SWT. Atas izin-Nya, kita bisa berkumpul di kediaman kami yang sederhana ini dalam keadaan sehat walafiat. Selawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW, teladan terbaik bagi kita semua.
Saya mewakili keluarga besar mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kehadiran Bapak/Ibu sekalian. Di tengah kesibukan, Bapak/Ibu berkenan meluangkan waktu untuk memenuhi undangan kami dalam rangka tasyakuran walimatussafar haji.
Hadirin yang dirahmati Allah,
Insya Allah, pada tanggal [Sebutkan Tanggal Keberangkatan] nanti, saya beserta istri/suami/keluarga akan berangkat memenuhi panggilan Allah SWT untuk menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci.
Sadar bahwa kami adalah manusia biasa yang tak luput dari salah dan khilaf, sebelum kami melangkahkan kaki meninggalkan tanah air, dari lubuk hati yang paling dalam, kami memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada Bapak, Ibu, dan saudara sekalian.
Jika ada lisan yang pernah menyakiti, sikap yang kurang berkenan, atau janji yang belum tertunaikan, sudi kiranya Bapak/Ibu memberikan pintu maaf yang seluas-luasnya agar kami bisa berangkat dengan hati yang bersih dan tenang.
Kami juga memohon doa restu dari hadirin sekalian. Doakanlah agar kami diberikan kesehatan, kekuatan, dan perlindungan selama menjalankan ibadah. Serta, diberikan kemudahan dalam melaksanakan setiap rukun dan wajib haji.
Tak lupa, kami juga memohon doa agar bisa kembali ke tanah air dengan selamat dan meraih predikat Haji yang Mabrur/Mabrurah.
Sebaliknya, kami pun berdoa semoga Bapak/Ibu yang hadir di sini segera mendapatkan giliran dan kemudahan dari Allah SWT untuk bisa berkunjung ke Baitullah. Amin Ya Rabbal Alamin.
Sebagai penutup, kami mohon maaf apabila dalam penyambutan, tempat, maupun hidangan yang kami sajikan terdapat banyak kekurangan. Silakan dinikmati hidangan yang ada apa adanya.
Semoga silaturahmi kita hari ini mendatangkan keberkahan bagi kita semua.
Wabillahi taufiq wal hidayah,
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.







