Gempa Bumi di Maluku Barat Daya dengan Magnitudo 3,4
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan adanya gempa bumi yang terjadi di wilayah Maluku Barat Daya pada Senin (20/4/2026). Gempa ini terdeteksi oleh alat seismometer yang digunakan BMKG. Informasi mengenai gempa tersebut disampaikan melalui akun resmi BMKG.
Gempa bumi tersebut memiliki kekuatan magnitudo 3,4. Waktu terjadinya gempa tercatat pada pukul 06:58:28 WIB. Titik koordinat gempa berada di 7,60 lintang selatan dan 127,81 bujur timur. Lokasi gempa berjarak sekitar 61 kilometer timur laut dari Maluku Barat Daya. Kedalaman gempa mencapai 158 kilometer.
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak jelas sumbernya. Untuk memperoleh informasi yang akurat, masyarakat disarankan untuk selalu memantau kanal resmi BMKG.
Mengapa Gempa Tidak Terasa?
Beberapa faktor dapat menyebabkan gempa tidak terasa oleh masyarakat. Misalnya, gempa dengan magnitudo rendah, kurang dari 4,0, sering kali tidak dirasakan karena intensitasnya yang kecil. Selain itu, kedalaman gempa juga menjadi faktor penting. Gempa yang berpusat di kedalaman dalam cenderung tidak terasa di permukaan karena energi guncangannya sudah teredam oleh lapisan bumi.
Lokasi masyarakat yang jauh dari pusat gempa juga bisa membuat getaran terasa sangat lemah atau bahkan tidak terasa sama sekali. BMKG menggunakan teknologi seismometer canggih yang mampu mendeteksi guncangan super kecil, meskipun tidak dirasakan manusia. Teknologi ini penting bagi ilmuwan dalam memetakan aktivitas tektonik.
Tips Saat Menghadapi Gempa
Berikut beberapa tindakan yang perlu dilakukan saat terjadi gempa:
Tenang
Saat gempa terjadi, berusahalah untuk tidak panik dan tetap tenang. Tarik napas dalam-dalam, lalu lihatlah keadaan sekitar dan pilih tempat yang aman untuk berlindung.Di dalam rumah
Jika sedang berada di dalam ruangan, berlindung di bawah meja adalah cara terbaik untuk melindungi diri dari benda-benda yang berjatuhan. Setelah itu, lindungi kepala dengan benda empuk seperti bantal, helm, atau papan. Jika tidak ada benda empuk, gunakan tangan dengan posisi tertelungkup.Di luar ruangan
Jika sedang berada di luar ruangan, segera menjauhi gedung dan tiang, lalu menuju daerah terbuka. Tetap tenang dan hindari melakukan apapun karena bisa saja terjadi gempa susulan setelah gempa pertama.Di kerumunan
Saat berada di kerumunan, biasanya akan terjadi kepanikan. Untuk menghindari hal tersebut, perhatikan arahan petugas penyelamat dan segera menuju tangga darurat untuk mencapai area terbuka.Di gunung atau dataran tinggi
Jika sedang berada di gunung, segera bergerak menuju daerah lapang untuk berlindung. Hindari daerah dekat lereng karena risiko longsoran sangat tinggi.Di laut
Gempa bawah laut bisa menimbulkan gelombang tsunami. Jika terjadi gempa, segera bergerak ke dataran yang lebih tinggi.Di dalam kendaraan
Saat sedang berkendara, pegang erat agar tidak terjatuh. Berhenti di tempat yang lapang dan tetap di situ hingga gempa berakhir.
Catatan Penting
BMKG sering kali melaporkan gempa yang tidak terasa oleh masyarakat. Hal ini disebabkan oleh berbagai faktor teknis dan alamiah. Gempa kecil, khususnya yang terjadi di wilayah aktif, sering kali tidak dirasakan. Tanah lunak dapat memperkuat guncangan, sedangkan tanah keras atau batuan padat cenderung meredam getaran. Oleh karena itu, masyarakat perlu tetap waspada dan memperhatikan informasi resmi dari BMKG.





