Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Perusahaan Perikanan Malang Siap Masuk Pasar Global

    21 April 2026

    Bau Tak Sedap di Area Intim? Waspada Kondisi Ini

    21 April 2026

    Dr Usman Jakfar: Peran Pesantren Kunci Kemajuan Bangsa

    21 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Selasa, 21 April 2026
    Trending
    • Perusahaan Perikanan Malang Siap Masuk Pasar Global
    • Bau Tak Sedap di Area Intim? Waspada Kondisi Ini
    • Dr Usman Jakfar: Peran Pesantren Kunci Kemajuan Bangsa
    • Di Balik Tuduhan, Ini Fakta di Balik 750 Dapur MBG Uya Kuya
    • Turnamen Domino Surabaya 2026 Dibuka Wakil Wali Kota Armuji, Legitimasi Olahraga Pikiran
    • Tiket Kereta ke Stadion Piala Dunia 2026 AS Melonjak 12 Kali Lipat
    • 6 cara efektif ajarkan anak hindari pelecehan seksual menurut ahli psikologi
    • Jemaah Haji Sukoharjo Buktikan Panggilan Allah, Usia 21 hingga 88 Tahun
    • Apa Itu Pijat Limfatik dan Manfaatnya bagi Tubuh
    • 6 Kebiasaan Sosial Orang Prancis
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Kajian Islam»5 Fakta Menarik Xoloitzcuintli, Anjing Tanpa Bulu Meksiko

    5 Fakta Menarik Xoloitzcuintli, Anjing Tanpa Bulu Meksiko

    adm_imradm_imr21 April 20261 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Sejarah dan Keunikan Xoloitzcuintli

    Xoloitzcuintli adalah ras anjing yang menarik perhatian karena penampilannya yang tidak biasa, yaitu hampir tak berbulu, kulitnya halus, serta memiliki sejarah yang jauh lebih tua daripada tren hewan peliharaan modern. Ras ini dikenal sebagai salah satu anjing domestik pertama yang dikenal oleh masyarakat Indigenous di Amerika, sementara dalam seni Mesoamerika kuno, jejak visualnya juga telah muncul.

    Keunikan Xoloitzcuintli bukan hanya soal penampilan. Di balik tubuhnya yang polos, tersimpan kisah tentang mitologi Aztec, genetika bulu, dan peran budaya yang kuat di Meksiko. Bahkan, ciri khasnya begitu menonjol sampai ras ini dikenal luas bukan hanya sebagai anjing peliharaan, tetapi juga sebagai simbol sejarah hidup yang masih bertahan hingga sekarang.

    Jejaknya sudah hadir sejak zaman Mesoamerika kuno



    Gambar Xolo muncul dalam seni Mesoamerika kuno, sering digambarkan dengan telinga runcing dan kulit berkerut untuk menandai sifatnya yang tidak berbulu. Di wilayah Colima dan sekitarnya, temuan arkeologi bahkan menunjukkan bahwa figur anjing seperti Xolo sangat sering muncul dalam konteks pemakaman.

    Maknanya menarik, keberadaan Xolo tidak hanya dipahami sebagai hewan biasa, melainkan juga sebagai bagian dari kepercayaan tentang perjalanan jiwa. Dalam laporan, anjing ini dikaitkan dengan pemakaman bersama pemiliknya dan peran simbolik sebagai pemandu roh menuju dunia arwah.

    Namanya berasal dari bahasa dan mitologi Aztec



    Kata Xoloitzcuintli tersusun dari dua unsur, Xolotl, dewa petir dan kematian, serta itzcuintli yang berarti anjing. Karena itu, nama ras ini dapat dipahami sebagai anjing Xolotl atau anjing milik Xolotl.

    Dalam kisah Aztec, Xolotl digambarkan sebagai sosok berkepala anjing dan dikaitkan dengan dunia kematian. Hubungan nama ini bukan sekadar label budaya, tetapi mencerminkan posisi Xolo sebagai hewan yang dipercaya memiliki tugas spiritual, termasuk membantu jiwa melewati rintangan menuju Mictlan atau alam baka.

    Rambutnya hilang karena mutasi gen tertentu



    Secara ilmiah, sifat tanpa bulu pada anjing hairless seperti Xolo telah dipetakan dalam penelitian genetika. Studi menemukan bahwa kondisi ini berkaitan dengan mutasi frameshift pada gen FOXI3, dan fenotipenya mencakup hilangnya rambut serta gigi pada sebagian individu.

    Penelitian itu juga menjelaskan bahwa sifat tersebut diwariskan sebagai trait semidominan autosomal. Artinya, satu salinan mutasi sudah cukup untuk menghasilkan tubuh tanpa bulu, tetapi dua salinan justru fatal bagi embrio. Inilah contoh nyata bagaimana satu perubahan gen dapat membentuk ciri fisik yang sangat khas pada sebuah ras.

    Xolo tidak selalu botak total; ada varian berbulu juga



    Banyak orang mengira semua Xolo pasti tak berbulu, padahal menyebut bahwa ras ini juga memiliki varian coated atau berbulu pendek. Bahkan, dalam satu lini keturunan, varian berbulu dan tidak berbulu tetap termasuk dalam satu ras yang sama.

    Hal yang lebih menarik lagi, menjelaskan bahwa hairless bersifat dominan, tetapi ada konsekuensi biologis penting, jika embrio mewarisi dua salinan gen hairless, ia tidak akan bertahan hidup. Karena itu, varian berbulu justru diperlukan agar varian tak berbulu tetap bisa ada dalam populasi. Coated Xolo pun membantu menunjukkan bahwa tanpa bulu bukan satu-satunya wajah dari ras ini.

    Tubuhnya terasa hangat dan hadir dalam tiga ukuran



    menyebut bahwa pada anjing hairless, tubuh Xolo terasa hangat saat disentuh. juga menggambarkan tubuhnya sebagai heat-radiating, sehingga kesan hangat ini bukan sekadar mitos, melainkan ciri fisik yang memang menonjol pada kulit tanpa bulu.

    Selain itu, mencatat bahwa Xoloitzcuintli dibagi menjadi tiga ukuran, di antaranya adalah toy, miniature, dan standard. Kombinasi ukuran yang beragam, tubuh yang hangat, serta penampilan yang sangat khas membuat Xolo menjadi salah satu ras anjing yang paling mudah dikenali, sekaligus paling kaya cerita.

    Xoloitzcuintli memperlihatkan bagaimana satu ras anjing bisa menyimpan lapisan makna yang luas: dari mitologi Aztec, arkeologi pemakaman, hingga genetika modern yang menjelaskan mengapa bulunya nyaris hilang. Di titik ini, Xolo bukan hanya hewan unik dari Meksiko, melainkan juga contoh bagaimana budaya dan sains bisa bertemu dalam satu kisah yang sama.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Jemaah Haji Sukoharjo Buktikan Panggilan Allah, Usia 21 hingga 88 Tahun

    By adm_imr21 April 20261 Views

    Cara sholat sunnah dzuhur 4 rakaat dengan dua salam

    By adm_imr21 April 20260 Views

    Apa Itu Jizyah? Pengertian dan Aturan dalam Islam

    By adm_imr21 April 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Perusahaan Perikanan Malang Siap Masuk Pasar Global

    21 April 2026

    Bau Tak Sedap di Area Intim? Waspada Kondisi Ini

    21 April 2026

    Dr Usman Jakfar: Peran Pesantren Kunci Kemajuan Bangsa

    21 April 2026

    Di Balik Tuduhan, Ini Fakta di Balik 750 Dapur MBG Uya Kuya

    21 April 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026

    Karcis Masuk Pantai Pasir Panjang Disorot, Transparansi Retribusi Dipertanyakan

    7 April 2026

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?