Perayaan Paskah API Surabaya Berfokus pada Toleransi dan Generasi Masa Depan
Perayaan Paskah Asosiasi Pendeta Indonesia (API) Surabaya yang diselenggarakan di GPPS EL-BETHEL Jl. Darmo Baru Barat, Sabtu (18/4/2026), menjadi momen penting dalam memperkuat pesan toleransi di kota Surabaya. Acara ini tidak hanya menghadirkan para pendeta, tetapi juga melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk pelajar dan seniman muda.
Pesan Toleransi dari Kepala Daerah
Dalam sambutannya, Ketua DPC API Surabaya, Pdt Yason SL Sudarmanto, M.Th, menyampaikan pesan yang sejalan dengan pernyataan Wali Kota Surabaya. Ia menekankan pentingnya peran pendeta dalam membentuk generasi penerus yang siap melanjutkan tongkat estafet pembangunan kota. Menurut Yason, API Surabaya akan terus fokus pada bidang pendidikan untuk menciptakan generasi muda yang cerdas, berkualitas, dan berkarakter.
Pernyataan tersebut juga didukung oleh Walikota Surabaya, Eri Cahyadi, yang dalam sambutannya yang dibacakan oleh Staf Ahli bidang Hukum, Politik, dan Pemerintahan, Drs. Deddy Irianto, M.M, menyatakan harapan agar DPC API turut serta dalam menciptakan Kampung Pancasila. Selain itu, API Surabaya diharapkan tetap menjaga Surabaya sebagai kota yang toleran.
Perayaan Paskah dengan Ibadah dan Musik
Perayaan Paskah API Surabaya dimulai dengan ibadah yang dipimpin oleh Pdt Theo Mose dari DPD API Gorontalo. Firman Tuhan yang disampaikan dalam ibadah ini memberikan semangat bagi peserta acara. Selain itu, kehadiran para tokoh seperti Ketua Bapemperda DPRD JATIM (Yordan M. Batara-Goa, ST, MSi), Ketua Persekutuan Pemerintah Kota Surabaya (Dr. Denny C. Tupamahu, M.M), dan Heri Setiyawan, M.Pd., mewakili Kadis Pendidikan, menunjukkan dukungan lintas komunitas terhadap acara ini.
Jalannya ibadah dan perayaan Paskah API Surabaya diringi Nusantara Bermazmur di bawah pimpinan Pdt. Arbeth Tako. Musik dan doa menjadi bagian penting dalam memperkuat makna perayaan Paskah.
Undangan untuk Pelajar Berprestasi
Acara Paskah kali ini mengusung tema “He is Risen” yang menggambarkan kebangkitan Kristus. Salah satu bagian menarik dalam acara adalah undangan khusus untuk kelompok Paduan Suara pelajar dari SDN Medokan Ayu II Surabaya. Kelompok ini terdiri dari siswa SD kelas 1 hingga kelas 5 yang telah meraih juara pertama dalam Lomba Paduan Suara Gereja (BAPARAJA) Tingkat SD se-Surabaya, yang diselenggarakan oleh DPC API Surabaya dan Dinas Pendidikan Surabaya pada 13 Maret 2026.
Selain itu, penampilan Jason Marcelino, penyanyi rohani cilik Surabaya, juga menjadi daya tarik acara. Jason membawakan lagu berjudul “9 Buah Roh” dengan tujuan menunjukkan bahwa anak-anak mulai suka memuji Tuhan melalui lagu-lagu yang sesuai dengan usia mereka, bukan lagu-lagu untuk orang dewasa.
Kesimpulan
Perayaan Paskah API Surabaya tidak hanya menjadi ajang ibadah, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat pesan toleransi dan pengembangan generasi muda. Dengan partisipasi berbagai kalangan, acara ini menunjukkan kerja sama yang kuat antara komunitas gereja dan pemerintah dalam membangun kota yang lebih harmonis dan berlandaskan nilai-nilai kebersamaan.







