Wisata Pantai Tanjung Api: Destinasi yang Menawarkan Ketenangan dan Edukasi
Pantai Tanjung Api merupakan salah satu destinasi wisata yang menarik di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat. Lokasinya berada di Desa Sebubus, Kecamatan Paloh, yang dikenal dengan keindahan alamnya yang masih terjaga. Pantai ini tidak hanya menawarkan pemandangan yang menakjubkan, tetapi juga menjadi pusat edukasi konservasi penyu, menjadikannya sebagai tempat rekreasi yang unik dan bermanfaat.
Salah satu daya tarik utama Pantai Tanjung Api adalah area camping ground yang luas. Pengunjung dapat mendirikan tenda di bawah rindang pepohonan cemara yang tumbuh tinggi menjulang. Hal ini memberikan suasana yang tenang dan alami, cocok untuk mereka yang ingin melepas penat dari kesibukan kota.
Selain itu, pantai ini memiliki hamparan pasir putih yang luas dan ombak biru yang menarik perhatian wisatawan. Bebatuan karang yang ada di sekitar pantai sering menjadi spot foto yang populer. Udara segar dan pemandangan alam yang indah membuat pengunjung merasa nyaman dan betah berlama-lama di sini.
Tidak hanya itu, pengunjung juga bisa melihat perahu-perahu nelayan yang tertambat di tepi pantai. Saat malam hari, jika cuaca cerah, cahaya terang dari kapal-kapal nelayan yang sedang beroperasi bisa terlihat dari jauh. Selain itu, ketika berkemah di area camping ground, pengunjung akan disuguhkan pemandangan langit malam yang penuh bintang-bintang. Suasana sejuk dan angin malam yang berhembus menambah kesan damai dan tenang.
Fasilitas yang Terus Dikembangkan
Pengelola wisata Pantai Tanjung Api terus berupaya mengembangkan berbagai fasilitas dan prasarana untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung. Meskipun masih ada beberapa kendala seperti keterbatasan energi listrik dan sinyal internet, pengelola tetap berkomitmen untuk memperbaiki kondisi tersebut.
Jefriden, pengelola wisata Pantai Tanjung Api, menjelaskan bahwa pihaknya terus menambah fasilitas penginapan seperti villa dan tenda untuk disewakan kepada pengunjung. Harga sewa bervariasi mulai dari 100 ribu hingga 300 ribu Rupiah per malam. Tenda kecil muat 1-2 orang dibanderol 100 ribu Rupiah, sedangkan tenda besar yang bisa menampung 4-5 orang dijual dengan harga 150 ribu Rupiah.
Selain itu, pengelola juga menyediakan penyewaan alat camping seperti ayunan gantung, alat masak, hingga kursi lipat. Pengunjung juga bisa menikmati fasilitas WC, kamar mandi, dan musholla dengan cukup membayar tarif masuk sebesar 10 ribu Rupiah per orang.
Aktivitas Edukasi dan Konservasi Penyu
Sebagai area konservasi penyu, Pantai Tanjung Api menawarkan paket pelepasan tukik dengan tarif kontribusi per orang sebesar 20 ribu Rupiah. Pengunjung dapat merasakan keseruan melepas tukik ke laut lepas, yang menjadi pengalaman unik dan bermanfaat bagi lingkungan.
Petugas Pokmaswas juga akan mengajak pengunjung melihat proses penyu bertelur saat malam hari apabila terdapat penyu yang naik ke darat. Meski sulit diprediksi kapan penyu bertelur, biasanya siklusnya terjadi antara bulan Juli hingga November. Namun, penyu bisa saja naik setiap bulan, tergantung pada kondisi malam harinya.
Setiap malam, petugas Pokmaswas melakukan patroli di sepanjang bibir pantai untuk memastikan penyu naik ke daratan. Mereka akan memberi tahu pengunjung jika ada penyu yang naik untuk bertelur. Proses melihat penyu bertelur membutuhkan kehati-hatian karena penyu sangat sensitif terhadap cahaya dan langkah kaki manusia.







