Perbedaan Doa Penyembelihan Kurban untuk Diri Sendiri dan Orang Lain
Penyembelihan hewan kurban pada Idul Adha 2026 tidak hanya sekadar melaksanakan ibadah, tetapi juga menjadi bagian dari menjaga niat, doa, dan adab sesuai tuntunan Rasulullah. Salah satu hal penting dalam penyembelihan adalah doa yang dibacakan, yang memiliki perbedaan antara untuk diri sendiri dan untuk orang lain. Doa ini berfungsi sebagai penguat keikhlasan agar kurban diterima oleh Allah SWT.
Untuk diri sendiri, doa dimulai dengan menyebut nama Allah dan takbir, lalu memohon agar kurban diterima. Sedangkan untuk orang lain, doa disesuaikan dengan menyebut nama pemilik hewan. Bahkan, untuk kurban sapi atau kerbau yang diniatkan atas nama tujuh orang, doa bisa dibacakan dengan menyebut nama mereka satu per satu.
Doa Menyembelih Hewan Kurban
Berikut beberapa doa yang digunakan dalam penyembelihan hewan kurban:
Untuk Diri Sendiri
Arab: اَللَّهُمَّ هَذِهِ مِنْكَ وَإِلَيْكَ فَتَقَبَّلْ مِنِّيْ يَا كَرِيْمُ
Latin: Allâhumma hâdzihî minka wa ilaika, fataqabbal minnî yâ karîm.
Artinya: “Ya Allah, hewan ini dari-Mu dan untuk-Mu. Terimalah kurban dariku, wahai Tuhan Yang Maha Pemurah.”Untuk Orang Lain
Arab: بِسْمِ اللهِ وَاللهُ أَكْبَرُ، اللَّهُمَّ مِنْكَ وَإِلَيْكَ فَتَقَبَّلْ مِنْ (sebut nama)
Latin: Bismillâh, Allâhu akbar. Allâhumma minka wa ilaika, fataqabbal min (nama pemilik).
Artinya: “Dengan nama Allah, Allah Maha Besar. Ya Allah, kurban ini dari-Mu dan untuk-Mu. Terimalah kurban dari (nama pemilik).”Untuk Tujuh Orang (Sapi/Kerbau)
Arab: اَللَّهُمَّ هَذِهِ مِنْكَ وَإِلَيْكَ فَتَقَبَّلْ مِنْ (sebut nama tujuh orang) يَا كَرِيْمُ
Artinya: “Ya Allah, hewan ini dari-Mu dan untuk-Mu. Terimalah kurban dari (nama tujuh orang), wahai Tuhan Yang Maha Pemurah.”
Adab Menyembelih Hewan Kurban
Selain doa, adab penyembelihan juga menjadi bagian penting yang tidak boleh diabaikan. Berikut beberapa adab yang harus diperhatikan:
- Niat ikhlas karena Allah SWT.
- Menghadap kiblat saat menyembelih.
- Menyebut nama Allah dan bertakbir sebelum penyembelihan.
- Menggunakan pisau tajam agar hewan tidak tersiksa.
- Memotong saluran pernapasan dan makanan (hulqum dan mari’) serta dua urat besar (wadajain).
- Tidak menyiksa hewan: tidak menajamkan pisau di depan hewan, tidak mengikat terlalu keras.
- Membaca doa sesuai niat (diri sendiri, orang lain, atau tujuh orang).
Rasulullah SAW menekankan agar penyembelihan dilakukan dengan penuh kasih sayang, tidak menajamkan pisau di depan hewan, dan tidak mengikat terlalu keras. Dengan memahami doa dan adab kurban secara lengkap, umat Islam dapat menunaikan ibadah Idul Adha 1447 H (27 Mei 2026) dengan lebih sempurna.







