Close Menu
Info Malang Raya
  • Malang Raya
    • Kota Malang
    • Kabupaten Malang
    • Kota Batu
  • Daerah
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Hukum
    • Politik
    • Undang-Undang
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Hiburan
    • Otomotif
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Tips
    • Wisata
  • Kajian Islam
  • Login
Berita *Terbaru*
Seni Mendengar Anak Remaja Tanpa Menghakimi di Tengah Derasnya Arus Informasi

Seni Mendengar Anak Remaja Tanpa Menghakimi di Tengah Derasnya Arus Informasi

3 November 2026
Evaluasi Kurikulum Nasional Terbaru 2026: Mengurai Beban Guru dan Daya Tangkap Siswa

Evaluasi Kurikulum Nasional Terbaru 2026: Mengurai Beban Guru dan Daya Tangkap Siswa

2 November 2026
Kalistenik vs Angkat Beban: Mana Lebih Cepat Membentuk Postur Tubuh Ideal?

Kalistenik vs Angkat Beban: Mana Lebih Cepat Membentuk Postur Tubuh Ideal?

2 November 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
Tuesday, 3 November 2026
Trending
  • Seni Mendengar Anak Remaja Tanpa Menghakimi di Tengah Derasnya Arus Informasi
  • Evaluasi Kurikulum Nasional Terbaru 2026: Mengurai Beban Guru dan Daya Tangkap Siswa
  • Kalistenik vs Angkat Beban: Mana Lebih Cepat Membentuk Postur Tubuh Ideal?
  • Menanamkan Akar Moral Islam pada Anak di Tengah Derasnya Gelombang Informasi Digital Global
  • Perburuan Busana Vintage: Saat Pakaian Bekas Berubah Menjadi Simbol Gaya Dan Ekspresi Diri
  • Seni Merawat Silaturahmi di Tengah Kesibukan Kerja Tanpa Merasa Terbebani Rutinitas
  • Merawat Jernihnya Pikiran Melalui Goresan Pena di Atas Kertas Putih
  • Panduan Perawatan Kulit Sederhana bagi Pemula Tanpa Harus Menguras Kantong
  • Strategi Mendampingi Anak Belajar di Rumah Tanpa Drama dan Emosi Berlebihan
  • Strategi Mengatur Pendapatan Bulanan Agar Keuangan Tetap Sehat Tanpa Mengorbankan Gaya Hidup
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
Info Malang RayaInfo Malang Raya
Login
  • Malang Raya
    • Kota Malang
    • Kabupaten Malang
    • Kota Batu
  • Daerah
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Hukum
    • Politik
    • Undang-Undang
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Hiburan
    • Otomotif
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Tips
    • Wisata
  • Kajian Islam
  • Login
Info Malang Raya
  • Malang Raya
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Hiburan
  • Kajian Islam
  • Login
Home»Uncategorized»Cuaca Surabaya hari ini Minggu 31 Mei 2026: cerah sejak pagi hingga sore, malam berawan

Cuaca Surabaya hari ini Minggu 31 Mei 2026: cerah sejak pagi hingga sore, malam berawan

adm_imradm_imr4 June 20262 Views
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Ringkasan Berita:

  • Surabaya diprakirakan cerah sejak dini hari hingga siang pada Minggu, 31 Mei 2026.
  • Cuaca berubah menjadi cerah berawan pada sore hari dan berawan pada malam hari.
  • Suhu udara berkisar 24–33 derajat Celsius dengan kelembapan 48–89 persen.
  • Angin bertiup dari arah timur dengan kecepatan sekitar 10,6 km/jam.

 

Infomalangraya.com, SURABAYA – Cuaca di Kota Surabaya pada Minggu, 31 Mei 2026, diprakirakan relatif bersahabat untuk berbagai aktivitas masyarakat.

Berdasarkan data prakiraan cuaca yang dirilis BMKG Juanda, kondisi cuaca sepanjang hari didominasi cuaca cerah hingga cerah berawan.

Situasi ini menjadi kabar baik bagi warga yang berencana melakukan aktivitas luar ruangan pada akhir pekan.

Cuaca cerah diprediksi berlangsung sejak dini hari hingga siang hari.

Memasuki sore, kondisi atmosfer mulai mengalami perubahan dengan munculnya awan tipis yang membuat cuaca menjadi cerah berawan.

Pada malam hari, tutupan awan diperkirakan semakin meningkat meski belum menunjukkan indikasi hujan.

Suhu udara di Surabaya juga tergolong cukup hangat dengan kisaran antara 24 hingga 33 derajat Celsius.

Sementara itu, tingkat kelembapan udara berada pada rentang 48 hingga 89 persen.

Angin bertiup dari arah timur dengan kecepatan sekitar 10,6 kilometer per jam, sehingga masih tergolong normal untuk wilayah perkotaan.

Cuaca Pagi: Dominasi Langit Cerah

BMKG memprakirakan cuaca cerah akan mendominasi wilayah Surabaya sejak pukul 04.00 WIB hingga pukul 10.00 WIB.

Pada pukul 04.00 dan 05.00 WIB, langit Surabaya diperkirakan cerah.

Kondisi serupa berlanjut pada pukul 06.00 WIB dan 07.00 WIB ketika matahari mulai terbit dan aktivitas masyarakat mulai meningkat.

Memasuki pukul 10.00 WIB, cuaca masih diprediksi cerah. Situasi ini mendukung berbagai kegiatan luar ruangan seperti olahraga pagi, wisata keluarga, hingga aktivitas perdagangan di pusat-pusat keramaian kota.

Cuaca Siang: Suhu Maksimal Capai 33 Derajat Celsius

Pada siang hari, tepatnya sekitar pukul 13.00 WIB, cuaca Surabaya masih diperkirakan cerah.

Kondisi tersebut membuat suhu udara berpotensi mencapai titik tertinggi harian, yakni sekitar 33 derajat Celsius.

Warga yang beraktivitas di luar ruangan disarankan memperhatikan kecukupan cairan tubuh untuk menghindari dehidrasi akibat paparan panas matahari.

Memasuki pukul 16.00 WIB, cuaca mulai berubah menjadi cerah berawan. Meski demikian, tidak terdapat indikasi hujan dalam prakiraan yang dirilis BMKG untuk periode waktu tersebut.

Cuaca Malam: Berawan Tanpa Potensi Hujan Signifikan

Pada malam hari, kondisi cuaca Surabaya diperkirakan tetap stabil.

Pukul 19.00 WIB, cuaca masih berada pada kategori cerah berawan.

Selanjutnya pada pukul 22.00 WIB, tutupan awan diprediksi meningkat sehingga kondisi berubah menjadi berawan.

Meski awan mulai mendominasi langit malam, prakiraan BMKG tidak menunjukkan potensi hujan yang signifikan di wilayah Kota Surabaya pada malam Minggu tersebut.

Selain kondisi cuaca, BMKG juga mencatat kelembapan udara di Surabaya berkisar antara 48 hingga 89 persen.

Rentang kelembapan tersebut menunjukkan kondisi udara yang cenderung lebih kering pada siang hari dan lebih lembap pada malam hingga dini hari. Sementara itu, angin bertiup dari arah timur dengan kecepatan sekitar 10,6 kilometer per jam.

Tips Menghadapi Cuaca Surabaya Hari Ini

Agar aktivitas tetap nyaman sepanjang Minggu, warga Surabaya dapat memperhatikan beberapa hal berikut:

  • Gunakan tabir surya atau pelindung kulit saat beraktivitas pada siang hari.
  • Perbanyak konsumsi air putih untuk mencegah dehidrasi.
  • Manfaatkan cuaca cerah untuk kegiatan luar ruangan sejak pagi hingga sore.
  • Tetap membawa payung atau jas hujan ringan sebagai antisipasi perubahan cuaca yang bisa terjadi sewaktu-waktu.
  • Hindari paparan sinar matahari langsung terlalu lama pada pukul 11.00–14.00 WIB.

Pola cuaca Surabaya pada 31 Mei 2026 menunjukkan karakteristik musim kemarau awal yang mulai menguat di sebagian wilayah Jawa Timur.

Dominasi cuaca cerah sejak pagi hingga siang hari mengindikasikan minimnya pembentukan awan hujan.

Namun, peningkatan tutupan awan pada sore hingga malam hari tetap menjadi sinyal adanya aktivitas atmosfer lokal yang umum terjadi di kawasan pesisir seperti Surabaya.

Meski peluang hujan terpantau rendah, masyarakat tetap perlu memantau pembaruan prakiraan cuaca dari BMKG karena kondisi atmosfer tropis dapat berubah dengan cepat dalam waktu singkat.

Kemarau 2026 Lebih Kering Dan Panjang

Musim kemarau tahun 2026 datang lebih awal dan akan berlangsung lebih lama dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. 

Dimulai bulan April, musim kemarau yang disertai dengan fenomena el nino akan berlangsung hingga bulan November 2026 mendatang.

Kepala BMKG Juanda Taufiq Hermawan menegaskan berdasarkan prediksi, puncak musim kemarau el nino tahun ini akan berlangsung di sekitar bulan Agustus. 

Untuk itu pihaknya mengimbau agar seluruh elemen mulai melakukan antisipasi dampak kemarau mulai dari kekeringan hingga kebakaran hutan dan lahan.

Meski begitu, dalam rangka wawancara bersama Infomalangraya.comai rakor bersama Pemprov Jawa Timur, Taufiq menegaskan bahwa ada yang harus diluruskan terkait sebutan el nino godzilla yang belakangan ramai diperbincangkan masyarakat.

“Jadi sebenarnya tidak ada istilah el nino godzilla. Kalau bicara el nino maka juga harus disebutkan intensitasnya. Berdasarkan El Nino-Southern Oscillation (ENSO), parameternya hanya ada tiga. Yaitu lemah, moderate, atau kuat,” tegasnya. 

Dikatakannya, berdasarkan parameter El ENSO atau suhu permukaan laut di Samudera Pasifik, di tahun ini angkanya yang baru mencapai 0, belum angka 1. Sehingga masih dalam kategori lemah.

Jawa Timur sendiri dikatakan Taufiq pernah mengalami tingkat parameter el nino kuat di tahun 2023.

Saat itu bahkan sampai menyebabkan kebakaran hutan dan lahan yang cukup hebat di sejumlah wilayah di Jatim. 

Bahkan kebakaran hutan di kawasan Kaliandra di saat itu harus dilakukan pemadaman dengan menggunakan helikopter melalui teknik water bombing. Selain itu, el nino dengan tingkat kuat juga memicu kekeringan dan kelangkaan air bersih.

“Sejak tahun 2023, angkanya terus melandai di tahun 2024, 2025 berdasar dari parameter ENSO ya,” ujar Taufiq.

“Di 2026 ini karena nilainya yang sudah saya jelaskan tadi masih belum 1 ya, masih 0, nah ini harapannya juga tidak moderat, tidak sampai moderat. El Nino lemah saja,” sambungnya.

Meski begitu, Taufiq mengapresiasi bahwa kondisi ini disikapi baik dan mitigatif oleh Pemprov Jatim untuk menjaga ketahanan pangan dan mencegah karhutla perlu dilakukan.

“Karena musim kemarau tahun 2026 di Jawa Timur berpotensi lebih kering,” ungkapnya.

Jadikan Infomalangraya.compreferensi beritamu dengan mengklik tautan ini

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Berita Terkait

Berita Malang Raya Populer: Rute angkutan pelajar butuh sosialisasi, trase tol Kepanjen dikaji

By adm_imr5 September 20262 Views

Nasib Timbul tukang becak mendadak masuk desil 9, merasa sakit anaknya terancam putus sekolah

By adm_imr5 September 20261 Views

Menjadi Stamp yang dulu – Stamp Fairtex janjikan versi yang lebih baik di ONE Fight Night 47

By adm_imr5 September 20260 Views
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru
Seni Mendengar Anak Remaja Tanpa Menghakimi di Tengah Derasnya Arus Informasi

Seni Mendengar Anak Remaja Tanpa Menghakimi di Tengah Derasnya Arus Informasi

3 November 2026
Evaluasi Kurikulum Nasional Terbaru 2026: Mengurai Beban Guru dan Daya Tangkap Siswa

Evaluasi Kurikulum Nasional Terbaru 2026: Mengurai Beban Guru dan Daya Tangkap Siswa

2 November 2026
Kalistenik vs Angkat Beban: Mana Lebih Cepat Membentuk Postur Tubuh Ideal?

Kalistenik vs Angkat Beban: Mana Lebih Cepat Membentuk Postur Tubuh Ideal?

2 November 2026
Menanamkan Akar Moral Islam pada Anak di Tengah Derasnya Gelombang Informasi Digital Global

Menanamkan Akar Moral Islam pada Anak di Tengah Derasnya Gelombang Informasi Digital Global

2 November 2026
Berita Populer

HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

Kota Malang 1 April 2026

Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

29 April 2026

Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

28 February 2026

Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

4 June 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
© 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?