Perjalanan Emosional Bruno Moreira di Persebaya Surabaya
Bruno Moreira, kapten Persebaya Surabaya, telah memutuskan untuk meninggalkan klub setelah empat musim penuh pengalaman. Kepergiannya menandai akhir dari perjalanan yang kaya akan kenangan, prestasi, dan ikatan emosional dengan Green Force serta para pendukungnya, Bonek dan Bonita.
Keputusan Bruno Moreira meninggalkan Persebaya Surabaya menjadi berita yang menyentuh banyak pihak. Ia bukan hanya seorang pemain asing biasa, tetapi telah menjadi figur penting baik di lapangan maupun dalam ruang ganti. Keberadaannya memberikan semangat dan arahan bagi tim selama beberapa tahun terakhir.
Kabar tentang perpisahan ini pertama kali diumumkan melalui akun Instagram pribadinya. Dalam unggahan yang penuh makna, Bruno Moreira mengenang perjalanan empat tahun yang membentuk dirinya sebagai pemain dan pemimpin. Pesan tersebut mencerminkan rasa syukur dan kehangatan terhadap masa lalu yang telah ia jalani bersama klub.
Ucapan Perpisahan dari Rekan Setim dan Legenda
Tidak lama setelah unggahan tersebut, kolom komentar langsung dipenuhi oleh ucapan perpisahan dari rekan setim, mantan pemain, hingga legenda Persebaya Surabaya. Banyak dari mereka memberikan doa terbaik untuk perjalanan Bruno Moreira di masa depan.
Francisco Rivera, pemain asal Meksiko, memberikan respons awal dengan pesan singkat namun penuh makna: “Legenda!! Selalu yang terbaik untukmu.”
Milos Raickovic, gelandang asal Montenegro, juga menyampaikan rasa hormatnya kepada sang kapten. Ia mengaku senang pernah berbagi lapangan bersama Bruno Moreira dan mendoakan kesuksesan baginya.
Risto Mitrevski, bek asal Makedonia Utara, menyebut Bruno Moreira sebagai “mesin tim” dan mendoakan keberhasilan baginya. Leo Lelis, rekan senegaranya, menyampaikan pesan emosional dengan mengatakan bahwa perjalanan bersamanya adalah hal yang indah dan sebuah kehormatan.
Jacksen F. Tiago dan Rendi Irwan Ikut Beri Salam Perpisahan
Tidak hanya pemain aktif, sejumlah nama besar yang pernah menjadi bagian penting sejarah Persebaya Surabaya juga ikut merespons. Salah satunya adalah legenda sekaligus mantan pelatih Green Force, Jacksen F. Tiago. Ia memberikan pesan hangat yang menunjukkan kedekatannya dengan Bruno Moreira. Ia berharap kesuksesan terus mengiringi perjalanan karier sang kapten.
Legenda Persebaya Surabaya lainnya, Rendi Irwan, juga ikut menyapa Bruno Moreira. Meski singkat, pesannya menggambarkan hubungan persaudaraan yang telah terjalin. Andhika Ramadhani, kiper asal Lamongan, juga menyampaikan salam perpisahan. Ia mengaku akan selalu mengingat sosok Bruno Moreira sebagai kapten.
Ucapan serupa datang dari Riyan Ardiansyah, Pedro Matos, Toni Firmansyah, hingga pelatih kiper Felipe Americo. Mereka kompak mendoakan kesuksesan Bruno Moreira dalam petualangan karier berikutnya.
Alasan Bruno Moreira Memilih Tinggalkan Persebaya Surabaya
Di balik keputusan besar tersebut, Bruno Moreira ternyata memiliki pertimbangan matang. Informasi yang diperoleh menunjukkan bahwa ia ingin melanjutkan karirnya di luar Indonesia. Faktor utama lainnya adalah keinginannya tampil di kompetisi level tertinggi Asia, seperti ACL Elite, yang tidak diikuti klub Indonesia pada musim mendatang.
Meskipun Persebaya Surabaya telah berupaya mempertahankannya dengan menawarkan kontrak yang lebih tinggi, keputusan Bruno Moreira tetap tidak berubah. Kesempatan berkarier di luar negeri dan tampil di ACL Elite menjadi alasan yang lebih besar dibanding faktor finansial.
Dalam pesan perpisahannya, Bruno Moreira mengaku tidak memiliki penyesalan selama membela Persebaya Surabaya. Semua momen, baik kemenangan maupun kegagalan, dianggap sebagai bagian penting dalam proses kehidupannya.
Warisan Besar Sang Kapten untuk Green Force
Bruno Moreira pertama kali bergabung dengan Persebaya Surabaya pada musim 2021/2022. Setelah sempat berpisah, ia kembali memperkuat Green Force sejak 2023 hingga kontraknya berakhir pada 31 Mei 2026.
Selama dua periode tersebut, kontribusinya sangat besar. Pemain kelahiran Cajamar, Brasil, itu tampil dalam 119 pertandingan resmi bersama Persebaya Surabaya. Dari jumlah tersebut, ia berhasil mencetak 39 gol dan menyumbang 18 assist. Catatan ini menjadikannya salah satu pemain asing paling berpengaruh dalam sejarah modern klub.
Pada musim 2025/2026 saja, Bruno Moreira mengoleksi 12 gol dan 8 assist dari 28 pertandingan Super League. Performa konsisten tersebut membuat nilai pasarnya mencapai Rp 7,82 miliar.
Kini perjalanan Bruno Moreira bersama Persebaya Surabaya resmi berakhir. Namun jejak kepemimpinan, dedikasi, dan kenangan yang ditinggalkannya akan terus hidup di hati Bonek, Bonita, serta keluarga besar Green Force.






