Strategi Daihatsu dalam Menghadapi Era Elektrifikasi
PT Astra Daihatsu Motor (ADM) tidak terburu-buru dalam menghadirkan kendaraan listrik murni (battery electric vehicle/BEV) untuk pasar massal Indonesia. Di tengah agresivitas merek-merek asal China yang meluncurkan kendaraan elektrifikasi di kota-kota besar, Daihatsu menilai bahwa karakter pasar dan konsumennya masih didominasi kendaraan bermesin pembakaran internal (internal combustion engine/ICE), terutama di luar area Jabodetabek.
Marketing & Corporate Function Director PT Astra Daihatsu Motor Rokky Irvayandi menyatakan bahwa pihaknya terus memantau perkembangan teknologi serta perubahan kebutuhan konsumen sebelum menentukan waktu peluncuran produk elektrifikasi berikutnya. Menurut dia, Daihatsu tetap mengembangkan teknologi ramah lingkungan, tetapi implementasinya akan disesuaikan dengan kondisi pasar.
“Kami terus melakukan pengembangan. Namun untuk waktunya nanti akan kami informasikan pada saat yang tepat,” ujar Rokky di sela GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 di ICE BSD City, Tangerang, Sabtu (1/8/2026).
Keputusan tersebut juga dipengaruhi struktur pasar otomotif nasional yang hingga kini masih didominasi kendaraan bermesin ICE. Marketing & Customer Relation Division Head PT Astra International Tbk Daihatsu Sales Operation Tri Mulyono menyebut sekitar 73 persen penjualan mobil nasional masih berasal dari segmen tersebut. Berdasarkan data ini, produk Daihatsu saat ini dinilai masih mampu menjawab kebutuhan mayoritas konsumen.
Selain kondisi pasar, persebaran konsumen Daihatsu juga menjadi pertimbangan. Berbeda dengan tren kendaraan listrik yang saat ini lebih banyak berkembang di Jabodetabek dan sejumlah kota besar di Pulau Jawa, basis konsumen Daihatsu justru lebih kuat di luar wilayah tersebut.
Tri menjelaskan sekitar 60 persen pasar otomotif nasional memang berada di Pulau Jawa dan 40 persen di luar Jawa. Namun, komposisi penjualan Daihatsu justru didominasi wilayah luar Jawa dengan kontribusi mencapai sekitar 55 persen. Di wilayah ini, perkembangan infrastruktur mobil listrik belum semasif di Jabodetabek.

Daihatsu New Sigra di booth Daihatsu pada ajang GIIAS 2026 di BSD City, Tangerang. – (Infomalangraya.com/Israr Itah)
“Kalau bicara penjualan Daihatsu, kami memang harus melihat total Indonesia karena mayoritas penjualan kami justru berasal dari luar Jawa,” kata Tri.
Ia mengatakan karakter konsumen Daihatsu yang didominasi pembeli mobil pertama juga membuat permintaan banyak berasal dari wilayah remote dan rural. Karena itu, perusahaan terus memperluas penetrasi pasar di daerah sembari memperkuat layanan purna jual melalui lebih dari 300 unit Daihatsu Mobile Service yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
Meski belum menghadirkan mobil listrik murni untuk pasar massal, Daihatsu mulai memasuki era elektrifikasi melalui Rocky Hybrid. Hingga akhir Juli 2026, penjualan model tersebut telah mencapai sekitar 800 unit. Sebanyak 300 unit sudah dikirim kepada konsumen, sedangkan sekitar 500 unit lainnya masih berada dalam daftar tunggu dengan estimasi pengiriman satu hingga dua bulan.
Daihatsu menegaskan akan terus memantau perkembangan pasar kendaraan elektrifikasi di Indonesia. Selain mempertimbangkan tren teknologi global, perusahaan juga akan melihat kesiapan infrastruktur, kebutuhan konsumen, serta karakter pasar nasional sebelum memperluas portofolio kendaraan elektrifikasinya.
Segarkan Tiga Lini Produk
Daihatsu memanfaatkan ajang GIIAS 2026 untuk menyegarkan tiga model andalannya, yakni New Sigra, Terios Special Edition, dan Gran Max Blind Van varian baru. Penyegaran tersebut menyasar segmen kendaraan penumpang hingga komersial, sekaligus mempertahankan daya saing model-model yang selama ini menjadi tulang punggung penjualan Daihatsu di Indonesia.
New Sigra mendapat penyegaran pada varian tertinggi 1.2 R, baik transmisi manual maupun otomatis. Ubahan meliputi pilihan warna two-tone, grille dan bumper depan dengan aksen merah, shark fin antenna, pelek baru, rear spoiler, serta sentuhan hitam pada spion, gagang pintu, dan garnish belakang. Di dalam kabin, tersedia aksen merah pada dasbor dan door trim serta head unit baru yang telah mendukung Android Auto dan Apple CarPlay. New Sigra 1.2 R dipasarkan dengan harga mulai Rp173,2 juta hingga Rp195,9 juta, tergantung varian.

Manajemen Astra Daihatsu Motor berfoto dengan penyegaran tiga produk mobil Daihatsu yang dihadirkan di GIIAS 2026, ICE BSD City, Tangerang, Jumat (31/7/2026). – (dok Daihatsu)
Pada segmen SUV, Daihatsu menghadirkan Terios Special Edition berbasis varian 1.5 X A/T yang diproduksi terbatas hanya 20 unit selama GIIAS 2026. Model ini dibekali atap hitam (two-tone), pelek black gloss, emblem dark chrome, side sticker baru, serta sentuhan hitam pada spion dan gagang pintu. Interiornya mendapat aksen silver dan black metallic, ditambah kamera belakang untuk membantu manuver parkir. Terios edisi khusus tersebut dipasarkan seharga Rp264,35 juta.
Sementara itu, di segmen kendaraan niaga, Daihatsu meluncurkan Gran Max Blind Van 1.5 M/T AC PS. Varian baru ini mengusung mesin 1.500 cc Dual VVT-i bertenaga 97 HP dengan torsi maksimum 134 Nm, serta dilengkapi Electronic Power Steering, intermittent wiper, dan roda 14 inci. Kendaraan tersebut ditawarkan dengan harga Rp195,1 juta sebagai pilihan bagi pelaku usaha yang membutuhkan kendaraan operasional lebih bertenaga dengan harga tetap kompetitif.
Selama GIIAS 2026, Daihatsu juga menawarkan berbagai program penjualan, antara lain bunga kredit mulai 2,99 persen, paket pembiayaan khusus, benefit trade-in hingga Rp18 juta, gratis biaya administrasi, asuransi kesehatan dan kecelakaan, serta lucky dip dan berbagai promo lainnya. Program tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan mendorong penjualan selama pameran berlangsung.
Rokky mengatakan, penyegaran produk tersebut diharapkan dapat memperluas pilihan konsumen, baik di segmen kendaraan penumpang maupun komersial. “Kami ingin menghadirkan solusi mobilitas berkelanjutan melalui berbagai kemudahan, termasuk menghadirkan tiga model dengan penyegaran dan pilihan baru di GIIAS 2026 yang dapat menjadi pilihan bagi pelanggan,” ujar Rokky.







