Persebaya Surabaya mendapatkan hasil yang sangat baik dalam tiga pertandingan Grup B Piala Presiden 2026 dengan mengumpulkan sembilan poin. Namun, pelatih tim, Jefferson Silva, menilai bahwa ada beberapa hal yang masih perlu diperbaiki sebelum menghadapi Arema FC di semifinal.
Penyerangan yang Perlu Ditingkatkan
Jefferson Silva menyoroti pentingnya peningkatan ketajaman lini serang Persebaya Surabaya. Meskipun tim berhasil mencatat tiga kemenangan beruntun, ia melihat bahwa efektivitas serangan masih perlu ditingkatkan agar bisa lebih dominan dalam pertandingan selanjutnya.
Beberapa pertandingan yang lalu menunjukkan bahwa Persebaya Surabaya mampu mencetak gol, tetapi masih ada ruang untuk memperbaiki cara mereka menyerang. Hal ini menjadi fokus utama dalam evaluasi menjelang pertemuan dengan Arema FC.
- Jefferson Silva menyatakan bahwa tim perlu lebih tajam dalam menyerang.
- Ia menegaskan bahwa keberhasilan dalam pertandingan tidak boleh membuat tim berhenti melakukan evaluasi.
Penguasaan Bola yang Lebih Baik
Selain penyerangan, Jefferson Silva juga menekankan pentingnya penguasaan bola yang lebih baik. Menurutnya, penguasaan bola dapat membantu Green Force mengontrol jalannya pertandingan dan mengurangi tekanan dari lawan.
Ia menilai bahwa penguasaan bola yang lebih baik akan memungkinkan tim untuk bermain sesuai rencana dan mengurangi risiko kehilangan bola.
- Penguasaan bola menjadi salah satu aspek yang harus diperbaiki.
- Kehilangan bola terlalu mudah bisa membuat tim kehilangan kendali pertandingan.
Mengurangi Kesalahan Kehilangan Bola
Jefferson Silva juga menyoroti kebutuhan untuk mengurangi kesalahan ketika menguasai bola. Baginya, kehilangan bola terlalu sering bisa memberikan kesempatan kepada lawan untuk membangun serangan.
Ia menekankan bahwa Persebaya Surabaya perlu lebih hati-hati dalam menguasai bola agar tidak mudah kehilangan kontrol.
- Kehilangan bola terlalu mudah bisa menjadi masalah besar.
- Tim perlu lebih waspada dalam menguasai bola.
Persiapan Menuju Semifinal
Persebaya Surabaya dipastikan menghadapi Arema FC di semifinal setelah menyelesaikan fase grup sebagai juara Grup B. Mereka mengumpulkan sembilan poin dari tiga pertandingan, sedangkan Arema FC lolos sebagai runner-up Grup A.
Evaluasi yang dilakukan oleh Jefferson Silva menjadi penting karena pertemuan dengan Arema FC akan menjadi tantangan baru bagi tim.
- Persebaya Surabaya tidak hanya membutuhkan hasil positif, tetapi juga kemampuan mengontrol permainan.
- Catatan sempurna di fase grup menjadi modal penting, tetapi tidak boleh membuat tim cepat puas.
Evaluasi Sebagai Proses Panjang
Jefferson Silva menekankan bahwa kemenangan di fase grup adalah bagian dari proses panjang persiapan tim menuju kompetisi resmi. Ia ingin tim tetap fokus pada peningkatan performa, bukan hanya pada hasil sementara.
Ia dan rekan-rekannya harus segera menerapkan evaluasi yang telah dibuat agar kesalahan kehilangan bola dan ketajaman serangan tidak menjadi masalah di semifinal.
- Evaluasi dilakukan untuk memastikan tim siap menghadapi Arema FC.
- Persebaya Surabaya tidak ingin terlena dengan hasil sementara.







