:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Mutasi-jabatan-di-Pemerintah-Kota-Pemkot-Batu-akhirnya-terealisasi.jpg)
Ringkasan Berita:
- Pemkot Batu menggelar mutasi jabatan pada Senin (2/11/2026) malam di Graha Pancasila, Balai Kota Among Tani.
- Pelantikan mencakup sejumlah posisi strategis, termasuk kepala OPD yang sebelumnya masih dijalankan pelaksana tugas (Plt).
- Wali Kota Batu Nurochman meminta pejabat baru meningkatkan kinerja, memperkuat sinergi, dan memastikan program kerja berdampak langsung bagi masyarakat.
Laporan Wartawan Infomalangraya.com, Dya Ayu
Infomalangraya.com, BATU – Pemerintah Kota (Pemkot) Batu akhirnya menggelar mutasi jabatan pada Senin (2/11/2026) malam.
Puluhan pejabat dilantik untuk mengisi sejumlah posisi strategis, termasuk jabatan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) yang selama ini masih dijalankan pelaksana tugas (Plt).
Pelantikan berlangsung di Graha Pancasila, Balai Kota Among Tani. Wali Kota Batu Nurochman memimpin langsung pengambilan sumpah dan pelantikan pejabat yang terdiri dari Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas, Fungsional, hingga Kepala Puskesmas.
Dalam arahannya, Nurochman mengingatkan bahwa jabatan baru harus diikuti peningkatan tanggung jawab, kapasitas kepemimpinan, serta kemampuan menyelesaikan persoalan pemerintahan.
Ia meminta seluruh pejabat memastikan program kerja masing-masing perangkat daerah tetap sejalan dengan visi dan misi pembangunan Kota Batu.
“Jabatan bukan sekadar perubahan kedudukan, tetapi peningkatan tanggung jawab. Saya membutuhkan pejabat yang memiliki kapasitas manajerial, mampu mengambil keputusan, menggerakkan organisasi, dan menyelesaikan persoalan,” kata Nurochman, Senin (2/11/2026).
Minta Program dan Anggaran Tepat Sasaran
Nurochman juga menyoroti penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Tahun Anggaran 2027. Ia meminta setiap perangkat daerah mengevaluasi program yang diusulkan agar anggaran yang disusun memiliki sasaran dan manfaat yang jelas.
Menurutnya, kinerja pejabat tidak cukup dinilai dari aktivitas administrasi maupun kegiatan seremonial. Hasil kerja harus bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.
Ia juga meminta peningkatan kualitas pelayanan publik melalui komunikasi yang cepat, ramah, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Hentikan ego sektoral dan bangun sinergi antar perangkat daerah. Jangan merasa keberhasilan hanya milik satu dinas atau persoalan masyarakat hanya menjadi tanggung jawab dinas tertentu,” tegasnya.
Nurochman berharap para pejabat yang baru dilantik mampu membangun pola kepemimpinan yang mendorong kerja sama, kedisiplinan, dan profesionalitas di lingkungan masing-masing.
Ia juga meminta seluruh aparatur sipil negara (ASN) Pemkot Batu menjadikan pergantian jabatan sebagai kesempatan untuk memperbaiki budaya kerja dan meningkatkan inovasi.
“Saya ingin seluruh ASN Pemerintah Kota Batu saling menguatkan dan menghadirkan hasil nyata bagi masyarakat,” tuturnya.
Isi Sejumlah Jabatan Kepala OPD
Mutasi yang sebelumnya direncanakan berlangsung pada Agustus lalu itu baru terealisasi pada awal November 2026. Salah satu tujuannya adalah mengisi sejumlah jabatan kepala OPD yang selama ini masih dijalankan Plt.
Beberapa posisi yang mendapatkan pejabat definitif di antaranya Kepala Dinas Perhubungan, Dinas Pendidikan, Diskumperindag, BKPSDM, Satpol PP, Sekretaris DPRD, Kepala BKAD, serta DP3AP2KB.
Selain mengisi kekosongan jabatan, pelantikan tersebut juga menjadi bagian dari perombakan sejumlah posisi kepala dinas di lingkungan Pemkot Batu.
Sebelum pelantikan, Pemkot Batu telah melaksanakan uji kompetensi terhadap 40 pejabat eselon III pada 12-13 Oktober 2026.
Sementara itu, 10 pejabat pimpinan tinggi pratama mengikuti penilaian kompetensi di Gedung Assessment Center BKD Provinsi Jawa Timur, Surabaya, pada 23 Juni 2026.






