:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Kontingen-Kabupaten-Jombang-dilepas-oleh-Bupati-Jombang-Warsubi-dari-Pendopo-Kabupaten.jpg)
Ringkasan Berita:
- Pemkab Jombang menyiapkan bonus bagi atlet peraih medali dan pelatih yang berhasil membawa atlet naik podium.
- Sebanyak 230 atlet dari 23 cabang olahraga dan 13 atlet difabel dari empat cabang paralimpik akan mengikuti POPDA XV dan PEPARPEDA III di Ngawi pada 6–11 November 2026.
- Sebanyak 46 atlet SMP A Wahid Hasyim juga diberangkatkan untuk mewakili Jawa Timur dalam Kejurnas FYBI 2026 di Tangerang, Banten.
Â
Laporan Wartawan Infomalangraya.com, Anggit Puji Widodo
Infomalangraya.com, JOMBANG – Pemerintah Kabupaten Jombang, Jawa Timur, menyiapkan bonus bagi atlet pelajar yang berhasil meraih medali dalam ajang olahraga daerah hingga nasional.
Apresiasi tersebut diberikan untuk memacu semangat para atlet muda yang akan berlaga membawa nama Kabupaten Jombang maupun Jawa Timur.
Komitmen itu disampaikan saat Bupati Jombang Warsubi memimpin pelepasan kontingen Kabupaten Jombang untuk Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XV, Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (PEPARPEDA) III, serta Federasi Youth Band Indonesia (FYBI) 2026.
Acara pelepasan berlangsung di Pendopo Kabupaten Jombang, Senin (2/11/2026). Sebanyak 289 atlet pelajar dari Jombang disiapkan untuk mengikuti berbagai kejuaraan tersebut.
Didampingi Wakil Bupati Jombang KH Salmanudin Yazid atau Gus Salman dan Sekdakab Agus Purnomo, Warsubi secara simbolis memakaikan jaket kontingen kepada perwakilan atlet basket dan paralimpik.
Bupati Jombang Minta Atlet Jaga Sportivitas
Dalam kesempatan tersebut, Warsubi memberikan motivasi kepada para atlet agar bertanding dengan penuh percaya diri dan tidak mudah menyerah. Ia juga berharap kontingen Jombang mampu meraih prestasi terbaik, termasuk membidik gelar juara umum.
“Saya berpesan kepada anak-anakku sekalian, bertandinglah dengan penuh semangat, percaya diri, disiplin, dan senantiasa menjunjung tinggi sportivitas. Pantang menyerah, hormati lawan, serta jaga nama baik Kabupaten Jombang,” ucap Warsubi dalam keterangan yang diterima Infomalangraya.com, Senin (2/11/2026).
Kepastian mengenai bonus bagi atlet disampaikan Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Jombang, Nur Evva Maylia.
Ia memastikan pemerintah daerah telah mengalokasikan bonus khusus bagi atlet yang berhasil meraih medali. Apresiasi juga akan diberikan kepada para pelatih yang sukses mengantarkan atletnya naik podium.
“Tetapi juga bagi jajaran pelatih yang sukses membawa pasukannya naik podium,” ujarnya menambahkan.
Atlet Panahan Bidik Medali Emas
Dukungan Pemkab Jombang tersebut disambut positif oleh sejumlah cabang olahraga. Ketua Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Kabupaten Jombang, M. Zulfani Fahriansyah, menegaskan timnya siap berjuang untuk memenuhi target yang diberikan Bupati.
Cabang panahan membidik setidaknya satu medali emas dalam ajang tersebut.
“Pastinya kami akan berjuang mati-matian untuk memenuhi target,” ungkapnya.
Optimisme kontingen Jombang juga didukung hasil positif dari cabang olahraga akuatik. Cabor tersebut telah lebih dahulu mengamankan medali emas pada pra-event di Ngawi pada akhir Oktober lalu.
Raihan awal itu diharapkan menjadi pemicu bagi kontingen Jombang untuk kembali meraih medali dalam kompetisi berikutnya.
Ratusan Atlet Jombang Berlaga di Ngawi dan Tangerang
Pada ajang tahun ini, Kabupaten Jombang mengirimkan 230 atlet dari 23 cabang olahraga untuk mengikuti POPDA XV.
Selain itu, sebanyak 13 atlet difabel dari empat cabang olahraga paralimpik akan berlaga dalam PEPARPEDA III. Kedua ajang tersebut dijadwalkan berlangsung di Ngawi pada 6-11 November 2026.
Sementara itu, sebanyak 46 atlet dari SMP A Wahid Hasyim turut diberangkatkan untuk mewakili Jawa Timur dalam Kejuaraan Nasional FYBI 2026 di Tangerang, Banten.







