Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Wakil Bupati Malang Dorong Percepatan Sertifikasi Tanah Wakaf, Lindungi Aset Umat

    19 Agustus 2026

    Kasus Narkoba Sitiarjo Masih Dikembangkan, Dua Orang Telah Ditahan Polres Malang

    19 Agustus 2026

    Ahli: Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 Jadi Momentum Evaluasi Keselamatan Kapal Roro

    7 Agustus 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Kamis, 20 Agustus 2026
    Trending
    • Wakil Bupati Malang Dorong Percepatan Sertifikasi Tanah Wakaf, Lindungi Aset Umat
    • Kasus Narkoba Sitiarjo Masih Dikembangkan, Dua Orang Telah Ditahan Polres Malang
    • Ahli: Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 Jadi Momentum Evaluasi Keselamatan Kapal Roro
    • 3 Kargo Jenazah Korban KMP Mutiara Santosa Dievakuasi ke RS Bhayangkara Surabaya, 2 Lagi Menyusul
    • Gerhana Matahari Total 2026: Wilayah yang Bisa Menyaksikan
    • Kecelakaan Maut di Kapuas Hulu, Ibu Tewas Usai Motor Tabrak Bus
    • UAS Buka Rahasia Arba Mustakmir Bulan Safar, Istillah Rebo Wekasan Dijelaskan
    • Coba Kebiasaan Pagi Ini untuk Vibes Positif Sepanjang Hari
    • 7 cara menanam terong hijau sederhana ala Andrew Kalaweit
    • Jadwal Kapal Pelni Agustus 2026: Rute Surabaya-Ambon dengan KM Sinabung, Dorolonda, Ciremai, Nggapulu, Leuser
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Internasional»Kapal Bantuan Global Akan Berlayar ke Gaza Bulan Depan

    Kapal Bantuan Global Akan Berlayar ke Gaza Bulan Depan

    adm_imradm_imr8 Februari 20262 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Rencana Operasi Baru Sumud Flotilla Tahun 2026

    Kelompok aktivis internasional yang tergabung dalam Sumud Flotilla sedang menyiapkan operasi baru dengan skala jauh lebih besar untuk menuju Jalur Gaza pada tahun 2026. Rencana ini muncul setelah upaya serupa pada tahun lalu berhasil digagalkan oleh Israel. Perjalanan pada akhir Agustus 2025 melibatkan puluhan kapal yang mengangkut ratusan relawan dari berbagai negara di dunia. Untuk misi lanjutan, keberangkatan dirancang dimulai dari Barcelona pada 29 Maret 2026 dengan sasaran melibatkan lebih dari seratus kapal serta ribuan peserta.

    Operasi Pencegatan Israel Terjadi Dua Gelombang

    Pada 2025, Angkatan Laut Israel menghentikan pergerakan flotilla dalam rangkaian operasi yang terbagi menjadi dua gelombang. Penangkapan tahap pertama dilakukan terhadap 41 kapal pada 1 Oktober 2025, lalu diikuti penyitaan sembilan kapal lain sekitar satu minggu sesudahnya. Jumlah orang yang diamankan dalam operasi tersebut mencapai lebih dari 450 aktivis. Di dalam kelompok itu terdapat sejumlah nama terkenal seperti Greta Thunberg dari Swedia, anggota Parlemen Eropa Rima Hassan, Mandla Mandela yang merupakan cucu Nelson Mandela, serta lebih dari 20 warga negara Malaysia, dengan total peserta berasal dari 45 negara.

    Sebagian aktivis yang sempat ditahan menyampaikan bahwa mereka mengalami perlakuan kasar dan tekanan mental selama berada dalam penguasaan pihak Israel pascapenyergapan. Kejaksaan Israel menyebut operasi pada 2025 sebagai tindakan yang belum pernah ada sebelumnya dari sisi skala maupun cakupan, tersusun secara terpusat, serta bergerak layaknya formasi kapal militer. Pemerintah Israel berpandangan bahwa rangkaian misi flotilla tersebut bersama kegiatan sebelumnya hanya merupakan aksi pencarian perhatian publik.

    Persiapan Misi 2026 Diperluas Lintas Sektor

    Dalam rencana terbaru, pihak penyelenggara menyusun keterlibatan lebih dari seribu tenaga medis yang meliputi dokter, perawat, serta beragam profesional kesehatan lainnya, disertai kelompok pembangun berwawasan lingkungan dan tim penyelidik kejahatan perang. Armada kapal dijadwalkan berlabuh di Tunisia, Italia, serta sejumlah pelabuhan lain di kawasan Mediterania guna merekrut partisipan tambahan dan menambah pasokan logistik.

    Pendekatan multidisiplin yang diterapkan kali ini dinilai sebagai pengembangan besar dibandingkan misi 2025 yang terutama menitikberatkan pada pengiriman bantuan kemanusiaan. Informasi mengenai rencana tersebut diumumkan melalui konferensi pers yang ditayangkan langsung dari Nelson Mandela Foundation di Johannesburg. Mandla Mandela menyampaikan pandangannya dalam acara itu.

    “Ini adalah perjuangan … bagi mereka yang ingin bangkit dan berdiri untuk keadilan dan martabat bagi semua. Kami ingin memobilisasi … komunitas global untuk bergabung dengan kami,” katanya.

    Konvoi Darat Turut Disiapkan Dukung Misi

    Di samping perjalanan laut, panitia juga merancang pelaksanaan Sumud land convoys. Satu konvoi akan bergerak dari kawasan Afrika Utara, menembus wilayah Mesir, lalu menuju perbatasan Rafah dengan membawa bantuan berupa perlengkapan medis, bahan makanan, dan kebutuhan lain, didampingi dokter, insinyur, serta berbagai tenaga ahli. Rute konvoi kedua direncanakan berangkat dari Asia Selatan, tetapi detail pelaksanaannya akan diumumkan pada waktu berikutnya. Seorang aktivis mengungkapkan bahwa inisiatif tersebut dianggap penting karena akses melalui perbatasan Rafah masih sangat dibatasi.

    “Jadi koridor-koridor bertenaga manusia ini adalah tanggung jawab kami, dan kami benar-benar harus mengambil tanggung jawab kami sebagai orang-orang dari seluruh dunia,” katanya.

    Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim telah menegaskan pada 2026 bahwa pemerintah Malaysia akan berpartisipasi langsung dalam misi Sumud yang akan datang. Pihak penyelenggara menyebut program ini sebagai pilihan lain dari gagasan Trump, dengan menempatkan rakyat Palestina sebagai pihak yang berhak menentukan proses pembangunan kembali wilayah mereka sendiri. Kegiatan itu dipaparkan sebagai langkah yang sejalan dengan ketentuan hukum maritim internasional serta bertujuan menentang pembatasan yang diberlakukan Israel terhadap akses menuju Gaza dan menarik perhatian dunia pada situasi kemanusiaan di sana, meskipun kapal-kapal yang terlibat tidak benar-benar memasuki wilayah Gaza.

    “Kami mungkin belum mencapai Gaza secara fisik (tetapi) kami telah mencapai … rakyat di Gaza. Mereka tahu bahwa kami peduli, bahwa kami tak akan berhenti pada apa pun sampai kami benar-benar mematahkan pengepungan,” kata Aktivis, Susan Abdallah.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Putra Mahkota Saudi Peringatkan Trump: Serangan ke Iran Picu Perang Besar di Timur Tengah

    By adm_imr7 Agustus 20262 Views

    Franco Baresi Meninggal, Dunia Sepak Bola Berduka dan Milanisti di Pontianak Kehilangan Simbol Kesetiaan

    By adm_imr7 Agustus 20263 Views

    Jadwal libur Agustus 2026 dengan long weekend lengkap

    By adm_imr7 Agustus 20264 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Wakil Bupati Malang Dorong Percepatan Sertifikasi Tanah Wakaf, Lindungi Aset Umat

    19 Agustus 2026

    Kasus Narkoba Sitiarjo Masih Dikembangkan, Dua Orang Telah Ditahan Polres Malang

    19 Agustus 2026

    Ahli: Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 Jadi Momentum Evaluasi Keselamatan Kapal Roro

    7 Agustus 2026

    3 Kargo Jenazah Korban KMP Mutiara Santosa Dievakuasi ke RS Bhayangkara Surabaya, 2 Lagi Menyusul

    7 Agustus 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026

    Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

    4 Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?