Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    12 Nama Lolos Administrasi Baznas Sijunjung, Berebut Kursi Pimpinan 2026-2031

    2 Mei 2026

    Modus SK ASN Palsu Gresik: Gunakan 2 HP dan Laptop untuk Tipu 14 Korban

    2 Mei 2026

    Krisis Sampah Jadi Peluang Ekonomi Warga Kuala Tanjung

    2 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Sabtu, 2 Mei 2026
    Trending
    • 12 Nama Lolos Administrasi Baznas Sijunjung, Berebut Kursi Pimpinan 2026-2031
    • Modus SK ASN Palsu Gresik: Gunakan 2 HP dan Laptop untuk Tipu 14 Korban
    • Krisis Sampah Jadi Peluang Ekonomi Warga Kuala Tanjung
    • Pengasuh Daycare Little Aresha Jaga 10 Anak, Polisi: Korban Diikat Sejak Pagi
    • Skyland Malang tawarkan pemandangan alam dari ketinggian dengan latar pegunungan, harga tiket masuknya
    • Doa Qunut Lengkap: Arab, Latin, dan Terjemahan
    • Lipsus: Perawat Muncul di Rumah Sakit Palembang, Bantu Administrasi dan Temani Pasien
    • Mantra lokal jadikan masakan nusantara sebagai jalan mengenal identitas daerah
    • Naskah Pembawa Acara Peringatan Hardiknas 2 Mei 2026
    • MBG Dianggap Efektif dan Akuntabel dengan Dasar Hukum Undang-Undang
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Internasional»Beberapa Jam Lagi, Trump Akan Serang Iran: Listrik, Jembatan, dan Militer Jadi Target

    Beberapa Jam Lagi, Trump Akan Serang Iran: Listrik, Jembatan, dan Militer Jadi Target

    adm_imradm_imr11 April 20263 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Presiden Trump Menetapkan Tenggat Waktu untuk Iran

    Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan bahwa ia telah menetapkan tenggat waktu hari Selasa bagi Iran untuk mencapai kesepakatan yang bersifat final. Pernyataan ini disampaikan pada hari Senin, di mana ia juga menegaskan bahwa proposal yang diajukan oleh Iran tidak akan mengurangi tindakan Amerika Serikat.

    Trump menyampaikan pernyataannya kepada para wartawan di Gedung Putih, menjelaskan bahwa proposal tersebut merupakan langkah signifikan, meskipun belum cukup baik. Ia menambahkan bahwa para perantara sedang berada dalam proses negosiasi saat ini.

    Pada hari Minggu sebelumnya, Trump memperingatkan bahwa kecuali Teheran setuju untuk mengizinkan kapal-kapal melintas bebas melalui Selat Hormuz pada malam hari Selasa, ia akan memerintahkan serangan terhadap infrastruktur vital seperti pembangkit listrik dan jembatan di Iran.

    Selat Hormuz merupakan jalur air strategis yang menghubungkan Teluk Persia dengan Samudra Hindia. Dalam kondisi normal, sekitar 20 persen pasokan minyak dunia melewati jalur ini.

    Pakistan Mengusulkan Gencatan Senjata

    Pada hari Senin, Pakistan mengajukan proposal gencatan senjata selama 45 hari setelah pertemuan yang bertujuan mencari solusi diplomatik atas perang yang dipicu oleh serangan Israel dan Amerika Serikat terhadap Iran. Namun, Iran dilaporkan menolak usulan tersebut dan menyerukan pengakhiran permusuhan secara permanen.

    Proposal Iran terdiri dari 10 klausul, termasuk pengakhiran konflik di kawasan, protokol jalur aman melalui Selat Hormuz, pencabutan sanksi, serta rekonstruksi. Mojtaba Ferdousi Pour, kepala misi diplomatik Iran di Kairo, menegaskan bahwa mereka hanya akan menerima pengakhiran perang dengan jaminan bahwa mereka tidak akan diserang lagi.

    Penolakan Terhadap Gencatan Senjata

    Gedung Putih mengonfirmasi bahwa usulan gencatan senjata sedang dipertimbangkan, tetapi Trump belum menyetujuinya. Operasi Epic Fury masih berlanjut sesuai dengan pernyataan pejabat Gedung Putih kepada kantor berita AFP.

    Trump kemudian menegaskan bahwa ia sangat tidak mungkin menunda tenggat waktu pukul 8 malam waktu Washington pada hari Selasa (00.00 GMT). Ia menambahkan bahwa Iran sudah diberi banyak waktu.

    Trump juga memperingatkan bahwa Amerika Serikat dapat membom Iran hingga kembali ke zaman batu kecuali Teheran menyetujui kesepakatan. Ketika ditanya apakah ia khawatir serangan terhadap infrastruktur dapat diklasifikasikan sebagai kejahatan perang, Trump menjawab bahwa ia tidak khawatir tentang hal itu.

    “Kejahatan perang itu adalah membiarkan Iran memiliki senjata nuklir,” tambahnya, seraya menyebut para pemimpin Iran sebagai “binatang” yang, menurutnya, telah membunuh puluhan ribu demonstran.

    Serangan Israel terhadap Pabrik Petrokimia Iran

    Pada hari Senin, militer Iran menyatakan bahwa pernyataan Trump mengalami delusi dan menyebut peringatannya sebagai retorika kasar, arogan, dan ancaman tanpa dasar.

    Serangan Israel terhadap pabrik petrokimia utama di ladang gas South Pars menewaskan dua komandan Korps Garda Revolusi Islam. Israel mengklaim bertanggung jawab atas serangan terhadap fasilitas di Asaluyeh, lokasi kunci bagi sektor energi Iran dan perekonomiannya secara luas.

    Serangan tersebut tampaknya terpisah dari ancaman dan tenggat waktu yang disampaikan Trump. Cengkeraman Iran atas Selat Hormuz telah menyebabkan lonjakan harga minyak dan mengguncang perekonomian global.

    Perusahaan Petrokimia Nasional Iran menyatakan situasi “terkendali” setelah serangan tersebut dan tingkat kerusakan masih dalam penilaian. “Kebakaran telah berhasil dikendalikan. Situasi saat ini terkendali, dan aspek teknis serta tingkat kerusakan sedang diselidiki,” demikian pernyataan perusahaan minyak tersebut seperti dilaporkan IRNA, seraya menambahkan bahwa tidak ada laporan korban luka.


    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    PBB Beri Penghormatan Akhir untuk Praka Rico Pramudia, Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

    By adm_imr2 Mei 20261 Views

    Iran Sebut AS Cari Jalan ‘Selamatkan Muka’ dari Kekalahan Perang, Trump: Mereka Bisa Telepon Kapan Saja

    By adm_imr30 April 20261 Views

    Uni Eropa-AS Kompak Lindungi Mineral Kritis, Tahan Dominasi Tiongkok

    By adm_imr30 April 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    12 Nama Lolos Administrasi Baznas Sijunjung, Berebut Kursi Pimpinan 2026-2031

    2 Mei 2026

    Modus SK ASN Palsu Gresik: Gunakan 2 HP dan Laptop untuk Tipu 14 Korban

    2 Mei 2026

    Krisis Sampah Jadi Peluang Ekonomi Warga Kuala Tanjung

    2 Mei 2026

    Pengasuh Daycare Little Aresha Jaga 10 Anak, Polisi: Korban Diikat Sejak Pagi

    2 Mei 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026

    Karcis Masuk Pantai Pasir Panjang Disorot, Transparansi Retribusi Dipertanyakan

    7 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?