Berita Populer Kalimantan Timur
1. Pelantikan Albertina Ho sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Kaltim
Ketua Mahkamah Agung (MA), Sunarto, S.H., melantik Albertina Ho sebagai Ketua Pengadilan Tinggi (KPT) Kalimantan Timur di Gedung Tower MA, Jakarta, pada Selasa (3/2/2026). Pelantikan ini menandai babak baru bagi karier hakim yang dikenal publik karena ketegasan dan integritasnya tersebut.
Albertina dilantik berdasarkan Keputusan Ketua MA Nomor 25/KMA/SK.KP4.1.3/I/2026. Dalam prosesi yang berlangsung khidmat, Sunarto memberikan pesan mendalam bagi para pimpinan pengadilan yang baru dilantik. Beliau menganalogikan jabatan dengan sebuah pohon.
“Semakin tinggi pohon menjulang, semakin kuat pula ia harus berakar pada bumi agar tidak tumbang oleh tiupan angin,” tegas Sunarto.
Sunarto menitipkan tiga poin utama yang wajib dijalankan oleh pimpinan di daerah:
Tanggung Jawab Moral dan Hukum: Menjalankan tugas sesuai aturan dan menjauhi penyimpangan.
Orientasi Pelayanan: Jabatan adalah jembatan kemaslahatan, bukan sekadar “mahkota” untuk menunjukkan dominasi.
Menjadi Teladan*: Sebagai perpanjangan tangan MA di daerah, pimpinan harus menjadi garda terdepan dalam pengawasan.
“Jangan ada lagi hakim yang bermain perkara, melakukan praktik transaksional, atau menyalahgunakan kewenangan,” tambah Guru Besar Unair tersebut.
2. Mati Air PDAM Balikpapan Hari Ini
Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) mengumumkan jadwal mati air yang berlaku mulai hari ini, Jumat (6/2/2026). Gangguan distribusi air bersih disebabkan oleh pekerjaan menghubungkan pipa di kawasan Jalan Soekarno-Hatta, Kecamatan Balikpapan Utara.
Pengerjaan ini membuat distribusi air yang dilayani Instalasi Pengolahan Air (IPA) Km 8 terdampak atau mati air. PTMB menyatakan bahwa pekerjaan menghubungkan jalur pipa distribusi utama (JDU) berdiameter 600 mm di kawasan Jalan Soekarno Hatta Km 5,5 tepatnya di segmen jembatan setelah Perum Bhumi Nirwana.
Jalur pipa distribusi utama adalah saluran besar yang menyalurkan air dari instalasi pengolahan ke jaringan pelanggan, sehingga setiap pekerjaan teknis di jalur ini berpotensi memengaruhi pasokan air ke rumah tangga.
Direktur Utama PTMB, Yudhi Saharuddin, menjelaskan bahwa pekerjaan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan keandalan sistem distribusi air bersih di Balikpapan. Ia mengimbau seluruh pelanggan di kawasan terdampak untuk menampung air secukupnya sebelum pekerjaan dimulai.
Pekerjaan menghubungkan pipa utama ini dijadwalkan berlangsung selama 2 x 24 jam. Meski demikian, PDAM Balikpapan berupaya menyelesaikan lebih cepat jika kondisi lapangan memungkinkan.
Daerah yang mengalami gangguan distribusi air:
* Produksi IPAM KM. 8 BATU AMPAR: Sepanjang Jalur KM.8 sampai dengan Rapak (Jalan Soekarno Hatta), Jl. MT. Haryono Rumah Sakit Umum, RSS Damai III, Komp.PGRI Damai III, Perum Kopri, Perum PT.HER Mandiri, Komp.Perusda, Komp. Bumi Sepinggan Baru, Komp.PLN Spala, Villa Damai Indah, Perum Depsos Ringroad, Sepanjang jalan Syarifuddin Yoes, Perum. Daksa, Sebagian Daerah di Batakan, Perum. WIKA, Sebagian Daun Village, Komp. Pemda BB, Boster AMD Sungai Ampal, Perum H.Ruslan Gn.Guntur, Perum.Pelabuhan Gn.Guntur, Gn. SMD Strat I s/d Strat VI, Jl. Patimura, Jl.Kp.Timur, Jl.Wonorejo, Jl. Sumber Rejo, Jl. Kr.Rejo s/d gg.Buntu, Gg.Rohani, KM09 Komp.AD, KM08, Komp. Klaus Reppe, Komp.Bangun Reksa, Perum PDAM, Perum.Graha Indah, Perum Bhumi Nirwana Indah, Perum.Adi Guna Unggul, Perum Mandastana, Perum Batu Ampar Lestari, Perum.Ramayana, Jl.Brantas, Komp.Perumnas, Jl.Telindung, Jl.Padat Karya, Inpres I s/d IV, Perum.Somber, Jl. Gn.Satu, Jl.Gn.Empat, Jl.Gn.Bugis, Asrama Bukit, Sidomulyo, Kp.baru Ujung, Jumpi, Sidodadi, Jl.Borobudur, Kamp.Baru lir, Gn. Polisi, Seluruh aliran dari IPA Km. 8 BATU AMPAR.
3. Viral Aksi Polisi Menggendong Siswi Saat Banjir
Aksi humanis seorang polisi yang menggendong siswi sekolah saat banjir melanda kawasan Jalan MT Haryono, Balikpapan, viral di media sosial. Video tersebut memperlihatkan seorang anggota polisi membantu seorang siswi berseragam sekolah dengan menggendongnya menembus arus banjir yang cukup deras, saat jam pulang sekolah, Selasa (waktu kejadian sekitar pukul 16.30 Wita).
Belakangan diketahui, polisi tersebut adalah Bripda Nistor Steve Hia, anggota Samapta Polresta Balikpapan. Bripda Nistor mengungkapkan, peristiwa itu terjadi saat dirinya mendapat penugasan untuk melakukan pengecekan dan pengamanan di titik-titik banjir di wilayah Balikpapan.
Ia mengaku sama sekali tidak menyangka aksinya direkam warga dan kemudian viral di media sosial. Bahkan, video tersebut turut diunggah oleh Divisi Humas Polri.
Respons positif pun datang dari satuan maupun keluarga. Orang tuanya mengaku bangga dengan aksi tersebut.
Lahir pada 25 Agustus 2004, Bripda Nistor mengaku cita-citanya menjadi polisi sudah tumbuh sejak SMP, terinspirasi oleh pamannya yang juga anggota Polri.







