Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Pernyataan Media Israel tentang Kematian 3 Prajurit TNI di Lebanon, Tanyakan Asal Peluru Pemicu Ledakan

    7 April 2026

    Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan, Tidak Ada Hujan

    7 April 2026

    Eks Kepala Kas BNI Serahkan Diri Usai Kabur ke Australia Setelah Gelapkan Dana Gereja Rp 28 Miliar

    7 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Selasa, 7 April 2026
    Trending
    • Pernyataan Media Israel tentang Kematian 3 Prajurit TNI di Lebanon, Tanyakan Asal Peluru Pemicu Ledakan
    • Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan, Tidak Ada Hujan
    • Eks Kepala Kas BNI Serahkan Diri Usai Kabur ke Australia Setelah Gelapkan Dana Gereja Rp 28 Miliar
    • Ahli tambang Prediksi Produksi Batu Bara Tembus 700 Juta Ton Tahun Ini
    • Vitamin C atau D, yang lebih efektif tingkatkan imunitas?
    • Berapa Lama Duri Ikan Mengganggu Tenggorokan? Ini Jawabannya
    • Fakta Pembunuhan Maria Simaremare, Pelaku Suharlan Masih Berkeliaran Dua Tahun
    • Jadwal Kapal Pelni KM Nggapulu 1-22 April 2026: 2 Kali Surabaya-Jakarta, 1 Kali Sandar di Bitung
    • 7 idola JYP paling terampil menggambar, bakat seni luar biasa!
    • Motor Tanpa Kunci Bisa Dicuri?
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Malang Raya»Ahli tambang Prediksi Produksi Batu Bara Tembus 700 Juta Ton Tahun Ini

    Ahli tambang Prediksi Produksi Batu Bara Tembus 700 Juta Ton Tahun Ini

    adm_imradm_imr7 April 20260 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link



    Prospek Produksi Batu Bara Indonesia di Tahun 2026

    Pada tahun 2026, proyeksi produksi batu bara di Indonesia diperkirakan akan melebihi 700 juta ton. Hal ini didorong oleh perubahan kebijakan pemerintah yang mulai mengizinkan peningkatan produksi setelah sebelumnya membatasi volume produksi menjadi sekitar 600 juta ton pada tahun ini. Angka tersebut jauh lebih rendah dibandingkan realisasi produksi pada 2025 yang mencapai 790 juta ton. Namun, kenaikan harga komoditas dan meningkatnya permintaan akibat konflik di kawasan Timur Tengah membuat pemerintah mempertimbangkan relaksasi kebijakan.

    Menurut Rizal dari Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (Perhapi), kuota produksi batu bara untuk tahun 2026 diperkirakan berada di atas kisaran 700 juta ton. Meski angka pastinya belum dirilis oleh Kementerian ESDM, situasi geopolitik saat ini menunjukkan bahwa harga dan permintaan akan terus meningkat.

    Saat ini, Kementerian ESDM baru saja menyetujui RKAB (Rencana Kerja dan Anggaran) batu bara tahun buku 2026 sebesar 580 juta ton. Proses persetujuan ini membutuhkan waktu lebih lama karena adanya penyesuaian terhadap sistem aplikasi baru. Persetujuan RKAB sangat penting karena masa relaksasi aktivitas penambangan akan berakhir pada 31 Maret 2026.

    Rizal menilai bahwa momentum penguatan harga dan kelangkaan energi global saat ini dapat dimanfaatkan pemerintah untuk meningkatkan pendapatan negara dan devisa. Selain itu, pemerintah juga harus memastikan ketahanan energi nasional dengan menjaga kebutuhan energi masyarakat maupun industri.

    Perang di kawasan Timur Tengah telah menyebabkan kelangkaan BBM dan gas secara global. Salah satu penyebabnya adalah ditutupnya Selat Hormuz, jalur distribusi minyak utama dari Timur Tengah. Akibatnya, beberapa negara seperti Filipina, Thailand, hingga Amerika Serikat (AS) telah menaikkan harga BBM untuk mengantisipasi kenaikan harga minyak mentah global.

    Indonesia saat ini masih belum terlalu terdampak karena memiliki stok BBM yang cukup. Pemerintah juga masih mampu menanggung subsidi BBM meskipun harga minyak global sudah naik signifikan. Namun, jika konflik di Timur Tengah berlangsung terus-menerus, dampaknya bisa segera terasa.

    Untuk menjaga ketahanan energi nasional, Rizal menyarankan agar pemerintah lebih memanfaatkan potensi energi dalam negeri. Beberapa sumber energi yang bisa dikembangkan antara lain energi baru terbarukan (EBT) seperti sinar matahari, angin, air, laut, panas bumi, nabati, biomassa, serta bahan bakar fosil seperti batu bara.

    Batubara dapat digunakan sebagai sumber energi untuk kelistrikan dan industri yang membutuhkan pasokan stabil. Banyak negara saat ini sedang meningkatkan penggunaan batu bara untuk memenuhi kebutuhan energi dalam negerinya.

    Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan bahwa pemerintah berpeluang merelaksasi kebijakan pengetatan produksi batu bara dan nikel pada tahun ini. Relaksasi ini akan dilakukan secara terukur dan tidak boleh memicu kelebihan pasokan yang menekan harga komoditas nasional di pasar global.

    Bahlil menegaskan bahwa relaksasi akan terbatas dan tetap menjaga keseimbangan antara supply dan demand serta harga. Meski demikian, hingga saat ini belum ada perubahan kebijakan terkait pengelolaan batu bara dan nikel. Pemerintah akan terus memantau dinamika pasar global.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    SNBP 2026 di UNEJ Dibanjiri 40 Ribu Pendaftar, Kuota Hanya 4.001

    By adm_imr7 April 20261 Views

    Karcis Masuk Pantai Pasir Panjang Disorot, Transparansi Retribusi Dipertanyakan

    By redaksi7 April 20269,387 Views

    DPRD Kota Malang Dorong Regulasi dan Peran Orang Tua Atas Pembatasan Media Sosial Anak

    By adm_imr6 April 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Pernyataan Media Israel tentang Kematian 3 Prajurit TNI di Lebanon, Tanyakan Asal Peluru Pemicu Ledakan

    7 April 2026

    Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan, Tidak Ada Hujan

    7 April 2026

    Eks Kepala Kas BNI Serahkan Diri Usai Kabur ke Australia Setelah Gelapkan Dana Gereja Rp 28 Miliar

    7 April 2026

    Ahli tambang Prediksi Produksi Batu Bara Tembus 700 Juta Ton Tahun Ini

    7 April 2026
    Berita Populer

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    Kabupaten Malang 27 Maret 2026

    Kabupaten Malang— Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang tengah menyiapkan perubahan status dua Unit Pelaksana Teknis…

    Karcis Masuk Pantai Pasir Panjang Disorot, Transparansi Retribusi Dipertanyakan

    7 April 2026

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026

    Halal Bihalal Dinkes Kab. Malang, Bupati Sanusi Bahas Puskesmas Resik dan Tunggu Kebijakan WFH

    27 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?