Pemain Muda Persebaya Surabaya, Ahmad Mujtaba Ilham Akbar, Resmi Bergabung dengan Tim Utama
Ahmad Mujtaba Ilham Akbar resmi menjadi pemain full back baru Persebaya Surabaya di era pelatih Bernardo Tavares. Nama pemain muda kelahiran 2007 ini masuk dalam daftar penutupan bursa transfer paruh musim Super League 2025/2026 pada 6 Februari 2026. Keputusan ini menunjukkan komitmen klub untuk memaksimalkan potensi pemain binaan internal.
Mujtaba bergabung dengan Persebaya Surabaya setelah promosi dari Persebaya Future League dan EPA Persebaya Surabaya. Jalur pembinaan berjenjang yang telah ia lalui kini membawanya ke level yang lebih tinggi bersama tim utama Green Force. Di dalam skuad, Mujtaba diplot sebagai defender dengan posisi utama sebagai left-back dengan nomor punggung 78. Peran ini sejalan dengan kebutuhan Persebaya Surabaya yang mengandalkan bek sayap agresif di era kepelatihan Bernardo Tavares.
Berdasarkan data Transfermarkt, Ahmad Mujtaba Ilham Akbar lahir pada 8 Juni 2007 dan kini berusia 18 tahun. Ia berstatus Warga Negara Indonesia dan dikenal sebagai pemain bertahan dengan karakter menyerang. Saat ini, Mujtaba tercatat sebagai pemain Persebaya Surabaya U-20. Ia resmi bergabung pada 1 September 2025 dan masih terikat kontrak pengembangan bersama klub.
Performa Mujtaba bersama Persebaya Surabaya U-20 terbilang menjanjikan. Ia mencatatkan 10 penampilan dengan torehan satu gol dari sektor pertahanan. Selain produktif, kontribusinya terlihat dari kedisiplinan dan konsistensi bermain. Mujtaba hanya mengoleksi satu kartu kuning sepanjang musim berjalan. Total menit bermainnya mencapai 736 menit. Catatan ini menunjukkan kepercayaan pelatih kepadanya sebagai pilihan utama di sisi kiri pertahanan.
Promosi Mujtaba ke level senior tak lepas dari filosofi Bernardo Tavares. Pelatih asal Portugal itu dikenal berani memberi ruang bagi pemain muda potensial. Era Bernardo Tavares di Persebaya Surabaya identik dengan regenerasi dan intensitas tinggi. Kehadiran Mujtaba menambah opsi sekaligus kompetisi sehat di posisi full back kiri.
Langkah ini juga menunjukkan kesinambungan program pembinaan Persebaya Surabaya. Pemain dari jalur Future League dan EPA kembali membuktikan kualitasnya. Bagi Mujtaba, promosi ini menjadi titik penting dalam perjalanan karier profesionalnya. Ia kini berada di panggung yang menuntut konsistensi dan mental kuat.
Respons Bonek terhadap promosi Mujtaba pun sangat positif. Dukungan langsung mengalir di kolom komentar media sosial. Beberapa komentar seperti “Cocok dadi pesainge arek2 ????,” dan “Josjiss leee @mujtabailham_,” menunjukkan antusiasme terhadap persaingan sehat di skuad Persebaya Surabaya. Reaksi seperti “Joss????” dan “Suangarrr ark iki????” memperlihatkan penerimaan yang hangat. Sementara itu, “Alhamdulillah ????????????” menunjukkan rasa syukur atas langkah promosi pemain hasil binaan sendiri.
Masuknya Mujtaba ke tim utama juga mempertegas identitas Persebaya Surabaya sebagai klub pengembang talenta. Jalur akademi bukan sekadar formalitas, tetapi benar-benar dimanfaatkan. “Tugas kalian adalah mencetak pemain dengan menit main di tim utama, tugas memenangkan pertandingan adalah tugas kami!” ujar Bernardo Tavares ke Persebaya Future League.
Dalam konteks kompetisi Super League 2025/2026, kedalaman skuad menjadi kunci. Kehadiran full back muda memberi fleksibilitas taktik bagi pelatih. Mujtaba dikenal memiliki kecepatan dan keberanian dalam duel satu lawan satu. Karakter ini cocok dengan pola permainan agresif yang diusung tim. Ia juga dinilai mampu membantu serangan melalui overlap dari sisi kiri. Kontribusi golnya di level U-20 menjadi sinyal positif.
Promosi ini bukan akhir, melainkan awal tantangan baru. Mujtaba harus membuktikan kapasitasnya saat bersaing dengan pemain senior. Persebaya Surabaya sendiri menutup bursa transfer dengan langkah yang terukur. Klub memilih memperkuat fondasi jangka panjang ketimbang sekadar solusi instan.
Ahmad Mujtaba Ilham Akbar menjadi full back baru Persebaya Surabaya di era Bernardo Tavares bukan sekadar kabar transfer. Ini adalah simbol keberlanjutan, kepercayaan, dan masa depan hijau yang sedang dibangun.







