Close Menu
Info Malang Raya
  • Malang Raya
    • Kota Malang
    • Kabupaten Malang
    • Kota Batu
  • Daerah
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Hukum
    • Politik
    • Undang-Undang
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Hiburan
    • Otomotif
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Tips
    • Wisata
  • Kajian Islam
  • Login
Berita *Terbaru*
Seni Mengendalikan Hasrat Belanja: Membedakan Kebutuhan Hakiki dan Keinginan Semu

Seni Mengendalikan Hasrat Belanja: Membedakan Kebutuhan Hakiki dan Keinginan Semu

17 October 2026
Menembus Dinding Gelar Sarjana: Mengubah Ketidaksesuaian Keahlian Menjadi Peluang Karier Industri Masa Depan

Menembus Dinding Gelar Sarjana: Mengubah Ketidaksesuaian Keahlian Menjadi Peluang Karier Industri Masa Depan

16 October 2026
Jebak Intai Overtraining: Mengapa Istirahat Aktif Menjadi Kunci Utama Kebugaran Fisik Jangka Panjang

Jebak Intai Overtraining: Mengapa Istirahat Aktif Menjadi Kunci Utama Kebugaran Fisik Jangka Panjang

16 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
Saturday, 17 October 2026
Trending
  • Seni Mengendalikan Hasrat Belanja: Membedakan Kebutuhan Hakiki dan Keinginan Semu
  • Menembus Dinding Gelar Sarjana: Mengubah Ketidaksesuaian Keahlian Menjadi Peluang Karier Industri Masa Depan
  • Jebak Intai Overtraining: Mengapa Istirahat Aktif Menjadi Kunci Utama Kebugaran Fisik Jangka Panjang
  • Trik Jitu Mendeteksi Odometer Mobil Bekas yang Di-Reset Agar Tidak Tertipu Penjual Nakal
  • Seni Menetapkan Batasan Diri demi Menjaga Kesehatan Mental dan Keseimbangan Hidup
  • Seni Merawat Diri Tanpa Kuras Kantong: Rahasia Sehat dan Tampil Bugar Pasca-Pandemi
  • Strategi Praktis Membangun Dana Darurat dari Nol Tanpa Mengorbankan Gaya Hidup Perkotaan
  • Panduan Merawat Kesehatan Mata bagi Pekerja Digital agar Bebas dari Kelelahan Visual
  • Bahaya Overtraining dan Rahasia Restorasi Tubuh Lewat Pemulihan Aktif bagi Penggiat Olahraga
  • Strategi Rebut Kembali Kendali Diri dan Ketenangan Batin di Tengah Riuh Jagat Digital
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
Info Malang RayaInfo Malang Raya
Login
  • Malang Raya
    • Kota Malang
    • Kabupaten Malang
    • Kota Batu
  • Daerah
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Hukum
    • Politik
    • Undang-Undang
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Hiburan
    • Otomotif
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Tips
    • Wisata
  • Kajian Islam
  • Login
Info Malang Raya
  • Malang Raya
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Hiburan
  • Kajian Islam
  • Login
Home»Daerah»Arisan bodong artis dangdut Surabaya korbankan 84 orang, kerugian Rp 1,8 miliar

Arisan bodong artis dangdut Surabaya korbankan 84 orang, kerugian Rp 1,8 miliar

adm_imradm_imr19 May 20267 Views
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Penyanyi Dangdut di Surabaya Jadi Korban Arisan Fiktif dengan Kerugian Rp 1,8 Miliar

Sejumlah penyanyi dangdut di Surabaya, Jawa Timur, mengaku menjadi korban dugaan arisan fiktif berkedok jual beli arisan. Kasus ini menimbulkan kerugian hingga mencapai Rp 1,8 miliar. Total korban yang tercatat saat ini sebanyak 84 orang, dan jumlah tersebut kemungkinan akan terus bertambah.

Kasus ini mulai ramai dibicarakan setelah delapan penyanyi dangdut di Surabaya mendatangi rumah dinas Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji atau Cak Ji, untuk meminta pendampingan dan solusi atas masalah yang mereka alami. Mereka merasa tertipu oleh seorang pelaku berinisial N yang menawarkan iming-iming keuntungan besar dalam waktu singkat.

Awal Terlibat dalam Skema Arisan

Salah satu korban, Dea Bonita, mengungkapkan bahwa awalnya dia tertarik mengikuti skema tersebut karena penawaran keuntungan hingga 20 persen dalam waktu singkat. “Awalnya dia menawarkan jual beli arisan dengan keuntungan 20 persen. Saya pertama nitip uang Rp 1 juta, lalu kembali Rp 1.150.000 sampai Rp 1,2 juta,” ujarnya.

Menurut Dea, sistem tersebut berjalan lancar pada awalnya. Pelaku bahkan membuka slot investasi hampir setiap hari sehingga membuat korban semakin percaya. “Awalnya bulanan, lalu berubah jadi dua minggu, seminggu, sampai akhirnya harian. Karena lancar terus, banyak yang tergiur,” katanya.

Dea Bonita mengaku mengalami kerugian total Rp 40 juta dari kasus ini. Dia juga menyebutkan bahwa pembayaran mulai macet setelah beberapa waktu berjalan.

Pengakuan Korban Lain

Korban lainnya, Tika, mengungkapkan bahwa dirinya sudah mengenal N sejak lama karena sama-sama bekerja sebagai penyanyi dangdut di Surabaya. “Kenal sejak sekitar 2010. Kami sering satu panggung di Surabaya,” ujarnya.

Menurut Tika, pada awalnya arisan berjalan normal dan lancar. Namun persoalan mulai muncul ketika pembayaran mulai terlambat sejak akhir April 2026. “Awalnya arisan biasa, bayar Rp 500 ribu bisa dapat Rp 5 juta sesuai giliran. Lancar terus sampai akhirnya macet tanggal 29 kemarin,” katanya.

Tika mengaku mulai curiga ketika sistem pembayaran berubah menjadi lebih cepat dengan keuntungan semakin besar dalam waktu singkat. “Awalnya satu bulan, lalu jadi dua minggu, seminggu, bahkan empat hari. Untungnya makin besar dan orang jadi tergoda,” tuturnya.

Tika menambahkan, pelaku sempat memperlihatkan tangkapan layar seolah ada peserta lain yang menjual slot arisan karena membutuhkan uang cepat. “Ternyata belakangan kami tahu itu bodong. Tidak ada jual beli arisan seperti yang dijelaskan,” ucapnya.

Akibat kasus itu, Tika mengaku mengalami kerugian pokok sekitar Rp 25 juta dengan total keuntungan yang dijanjikan mencapai Rp 37 juta. “Harapan kami sebenarnya uang pokok kembali saja sudah cukup. Kalau memang tidak ada iktikad baik, ya kemungkinan menempuh jalur hukum,” tegasnya.

Tanggapan Wakil Wali Kota Surabaya

Menanggapi kasus tersebut, Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tergiur investasi dengan keuntungan tinggi dan instan. “Peristiwa seperti ini sudah berulang kali terjadi. Kami terus mengedukasi masyarakat agar jangan gampang tergiur bunga tinggi,” kata Armuji.

Menurutnya, pola semacam ini kerap menyerupai skema penipuan berkedok investasi maupun arisan bodong. “Awalnya korban diberi keuntungan supaya percaya, padahal uang yang dipakai membayar berasal dari korban lainnya,” jelasnya.

Armuji juga menilai banyak masyarakat masih tergoda karena ingin mendapatkan keuntungan cepat tanpa mempertimbangkan risiko. “Orang ingin semuanya instan dan cepat kaya. Padahal justru itu sering menjadi modus penipuan,” ujarnya.

Pemantauan oleh For Justice Surabaya

Sementara itu, Sekretaris For Justice Surabaya, Yudhistira Eka Putra, mengatakan pihaknya saat ini mendampingi para korban dan menunggu iktikad baik N sebelum membawa kasus tersebut ke ranah hukum. “Kerugian sementara ditaksir sekitar Rp 1,8 miliar dengan jumlah korban 84 orang dan kemungkinan masih bertambah,” kata Yudhistira.

Ia menjelaskan sebagian besar korban merupakan warga Surabaya dengan profesi yang sama, yakni penyanyi dangdut. “Rata-rata korban dan pelaku saling mengenal karena berasal dari profesi yang sama,” ujarnya.

Menurut Yudhistira, pelaku sempat membuat surat pernyataan untuk menyelesaikan persoalan dalam waktu 14 hari. “Kami masih menunggu sampai 17 Mei 2026. Kalau tidak ada penyelesaian atau iktikad baik, kemungkinan akan diproses hukum,” tegasnya.


Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Berita Terkait

Awalnya Dikira Selingkuh, Pengakuan Pegawai Taman Krida Budaya Ini Justru Bikin Syok!

By redaksi8 October 202613,046 Views

Muktamar NU ke-35 di Jombang Bawa Berkah bagi UMKM Lokal

By adm_imr27 August 20265 Views

Persebaya Pulang, Bawa Hadiah dari Thailand Menuju Super League 2026/2027

By adm_imr27 August 20261 Views
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru
Seni Mengendalikan Hasrat Belanja: Membedakan Kebutuhan Hakiki dan Keinginan Semu

Seni Mengendalikan Hasrat Belanja: Membedakan Kebutuhan Hakiki dan Keinginan Semu

17 October 2026
Menembus Dinding Gelar Sarjana: Mengubah Ketidaksesuaian Keahlian Menjadi Peluang Karier Industri Masa Depan

Menembus Dinding Gelar Sarjana: Mengubah Ketidaksesuaian Keahlian Menjadi Peluang Karier Industri Masa Depan

16 October 2026
Jebak Intai Overtraining: Mengapa Istirahat Aktif Menjadi Kunci Utama Kebugaran Fisik Jangka Panjang

Jebak Intai Overtraining: Mengapa Istirahat Aktif Menjadi Kunci Utama Kebugaran Fisik Jangka Panjang

16 October 2026
Trik Jitu Mendeteksi Odometer Mobil Bekas yang Di-Reset Agar Tidak Tertipu Penjual Nakal

Trik Jitu Mendeteksi Odometer Mobil Bekas yang Di-Reset Agar Tidak Tertipu Penjual Nakal

16 October 2026
Berita Populer

HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

Kota Malang 1 April 2026

Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

29 April 2026

Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

28 February 2026

Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

4 June 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
© 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?