Elon Musk, orang terkaya di dunia, memiliki berbagai obsesi unik yang menghabiskan banyak uang demi kepuasan pribadi. Dari mobil selam James Bond hingga roket untuk menerbangkan Tesla, dan yang terbaru adalah rencana membuat data center di bulan untuk melampaui batas pengembangan artificial intelligence (AI). Berikut ini adalah daftar aset termahal milik Elon Musk yang menarik untuk disimak:
Mobil Selam Lotus Esprit Wet Nellie
Musk membeli mobil selam “Wet Nellie” dari film James Bond, The Spy Who Loved Me tahun 1977. Ia membelinya dengan harga sekitar US$1 juta dari pasar lelang di London pada 2013. Menurut kabar, mobil ini dibuat pada tahun 1970 dengan biaya sekitar US$100.000 untuk digunakan dalam syuting di bawah air.
Meskipun bentuknya seperti mobil, Wet Nellie sebenarnya adalah kapal selam yang bisa digunakan secara penuh. Musk bahkan mengungkapkan rencananya untuk memodifikasi mobil ini menggunakan mesin Tesla agar bisa berjalan di darat.
Koleksi Jet Pribadi
Elon Musk beberapa kali membeli jet pribadi. Salah satu yang pertama adalah Dassault Falcon 900B pada 2012 dengan harga sekitar US$26 juta. Namun, pesawat ini hanya digunakan sampai 2016 untuk kepentingan perusahaan.
Pada 2016, Musk membeli Gulfstream G650ER seharga US$70 juta sebagai transportasi jarak jauh. Ia juga membeli dua unit Gulfstream G550 pada 2020 dan 2021 untuk perjalanan yang lebih pendek. Terbaru, pada 2023, Musk membeli jet elite Gulfstream G700 dengan harga US$78 juta dan kabin yang lebih luas serta interior yang lebih mewah.
The Boring Company
Perusahaan bernilai sekitar US$5,7 miliar ini lahir dengan cerita pemasaran yang unik. Awalnya, Musk viral karena mengaku ingin menjual flamethrower. Setelah itu, The Boring Company resmi diluncurkan pada 2016.
Kata “boring” di sini bukan berarti membosankan, tetapi benar-benar perusahaan yang akan menggali terowongan bawah tanah di perkotaan Amerika Serikat untuk menghindari kemacetan. Saat ini, Las Vegas Convention Center (LVCC) Loop telah beroperasi sejak 2021, menghubungkan antaraula konvensi dengan mobil Tesla. Perjalanan yang biasanya memakan waktu 25 menit kini hanya butuh 2 menit.
Nantinya, proyek ini akan diperluas menjadi Vegas Loop, menghubungkan pusat kota, bandara, stadion, dan stasiun.
Neuralink
Elon Musk dikenal sebagai penggemar kisah fiksi ilmiah. Tidak heran, ia mendirikan Neuralink pada 2016 untuk menciptakan antarmuka otak dengan cip komputer.
Saat ini, cip otak buatan Neuralink sudah bisa membantu pasien yang menderita lumpuh untuk bergerak. Perusahaan ini bernilai sekitar US$8,7 miliar.
X.com
Jagat maya sempat heboh karena Elon Musk bersikeras membeli Twitter pada 2022 demi obsesinya terhadap kebebasan berekspresi. Akhirnya, Twitter berganti nama menjadi X.com dan bernilai sekitar US$44 miliar.
Tesla
Meskipun bukan pendiri Tesla, Musk memiliki kepemilikan saham mayoritas sejak 2004. Saat ini, kepemilikan sahamnya mencapai 15,7% atau setara US$235 miliar.
Meski sempat hampir bangkrut pada 2008 dan tertatih-tatih pada awal 2010-an, kini Tesla menjadi raksasa teknologi kendaraan listrik (EV) yang paling disegani.
Menariknya, Musk pernah menerbangkan Tesla Roadster ke luar angkasa bersama manekin berbaju astronot ‘Starman’ pada 2018. Mobil listrik sport merah ini melakukan perjalanan mengelilingi matahari dan saat ini lebih dekat dengan orbit Mars. Publik sempat bisa melihat siaran langsung perjalanan Starman dari kamera mobil.
Jika nanti mobil ini kembali mendekati orbit Bumi, akan menarik untuk melihat kondisi aset marketing ini setelah terserempet meteor dan menjadi bahan penelitian radiasi matahari.
SpaceX dan XAI
SpaceX merupakan wujud dari dua ambisi Musk, yakni membangun peradaban menuju Mars dan memiliki roket yang bisa digunakan kembali.
Awal tahun ini, SpaceX resmi digabungkan dengan perusahaan AI milik Musk, xAI, sehingga menjadi aset bernilai US$1,25 triliun. Tujuan utamanya adalah membangun infrastruktur pusat data berbasis di bulan sebagai landasan eksplorasi interstellar, bahkan membawa pengembangan AI melampaui batas.







