- Ahli: Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 Jadi Momentum Evaluasi Keselamatan Kapal Roro
- 3 Kargo Jenazah Korban KMP Mutiara Santosa Dievakuasi ke RS Bhayangkara Surabaya, 2 Lagi Menyusul
- Gerhana Matahari Total 2026: Wilayah yang Bisa Menyaksikan
- Kecelakaan Maut di Kapuas Hulu, Ibu Tewas Usai Motor Tabrak Bus
- UAS Buka Rahasia Arba Mustakmir Bulan Safar, Istillah Rebo Wekasan Dijelaskan
- Coba Kebiasaan Pagi Ini untuk Vibes Positif Sepanjang Hari
- 7 cara menanam terong hijau sederhana ala Andrew Kalaweit
- Jadwal Kapal Pelni Agustus 2026: Rute Surabaya-Ambon dengan KM Sinabung, Dorolonda, Ciremai, Nggapulu, Leuser
- Renungan Katolik: Iman di Tengah Badai, Senin 3 Agustus 2026
- Putra Mahkota Saudi Peringatkan Trump: Serangan ke Iran Picu Perang Besar di Timur Tengah
Penulis: adm_imr
Perubahan Jabatan di Kejari Kotim dan Penyidikan Korupsi Dana Hibah Kasi Pidsus dan Kasi Intel Kejari Kotim mengalami pergeseran jabatan di tengah penyidikan dugaan korupsi dana hibah sebesar Rp 40 miliar. Informasi yang berhasil dikumpulkan menunjukkan bahwa Kasi Pidsus sebelumnya, Budi Kurniawan Tymbas, dipindahkan ke Kejaksaan Negeri Tabalong, Kalimantan Selatan. Sementara itu, Kasi Intelijen Kejari Kotim, Nofanda Prayuda, bergeser ke Kejaksaan Negeri Sekadau, Kalimantan Barat. Jabatan Kasi Pidsus kini diisi oleh Menahin Kriskana, yang sebelumnya menjabat sebagai Kasi Pidsus di Kejaksaan Negeri Murung Raya, Kalimantan Tengah. Perubahan ini terjadi saat penyidikan kasus dana hibah tahun anggaran 2023–2024 masih berlangsung aktif…
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, saat ini tengah mempertimbangkan untuk membeli wilayah Greenland dari Denmark. Wilayah yang secara hukum dikuasai oleh Denmark tersebut menjadi target ambisi ekspansi AS. Pernyataan Trump saat dilantik sebagai presiden pada Januari 2025 menunjukkan bahwa pemerintahannya akan kembali fokus pada pengembangan negara, peningkatan kekayaan, dan perluasan wilayah. Dalam pidatonya, dia menyatakan bahwa AS akan “mengibarkan bendera negaranya ke cakrawala baru.” Kata-kata Trump, termasuk rencana untuk mengintegrasikan Greenland sebagai bagian dari AS, mengingatkan kita pada tradisi panjang ekspansi teritorial Amerika Serikat. Walter McDougall, sejarawan dari Universitas Pennsylvania, mengatakan bahwa kebijakan Trump mengingatkan kita pada Doktrin Monroe, yang…
Sidang Isbat Penetapan Awal Ramadan 1447 H Dijadwalkan Pada Tanggal 17 Februari 2026 Kementerian Agama akan menyelenggarakan Sidang Isbat untuk menentukan awal bulan Ramadan 1447 H pada tanggal 29 Syakban 1447 H atau 17 Februari 2026. Acara ini akan digelar di Auditorium H.M. Rasjidi, Kantor Kementerian Agama RI, Jakarta. Agenda utama dalam sidang tersebut adalah seminar pemaparan posisi hilal oleh Tim Hisab Rukyat. Berdasarkan data hisab, posisi hilal saat matahari terbenam pada 17 Februari 2026 di seluruh Indonesia berkisar antara -2° 24.71′ hingga 0° 58.08′ dengan sudut elongasi antara 0° 56.39′ sampai 1° 53.60′. Angka-angka tersebut menunjukkan bahwa posisi bulan…
Penilaian Politisi terhadap Pengunduran Diri Pimpinan OJK Anggota Komisi XI DPR RI, Fauzi Amro memberikan penilaian positif terhadap pengunduran diri pimpinan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang dilakukan oleh Mahendra Siregar bersama jajarannya. Ia menilai tindakan tersebut sebagai sikap kesatria dan tanggung jawab moral serta profesional terhadap pasar modal Indonesia. Menurutnya, langkah yang diambil oleh Mahendra Siregar dan rekan-rekannya adalah bentuk tanggung jawab terhadap situasi pasar modal saat ini. Ia juga menekankan bahwa roda organisasi OJK tetap harus berjalan, meskipun ada perubahan dalam struktur kepemimpinan. Rapat Kerja dengan OJK Fauzi mengungkapkan bahwa sebelumnya Komisi XI DPR RI telah menggelar rapat kerja…
Perdebatan Hukum di Balik Kasus Penjambretan Yogyakarta Kasus penjambretan yang berujung pada kematian pelaku setelah dikejar oleh suami korban di Yogyakarta menimbulkan perdebatan hukum yang cukup rumit. Publik terbagi antara rasa empati terhadap korban dan kegelisahan terhadap proses hukum yang mempertemukan suami korban sebagai tersangka, terutama ketika berkas perkara dinyatakan lengkap dan dilimpahkan ke penuntutan. Di tengah situasi ini, muncul pernyataan dari seorang anggota DPR yang juga mantan Kapolda Kalimantan Timur. Ia menyampaikan pandangan bahwa kasus seperti ini seharusnya tidak diproses secara pidana, dengan merujuk pada Pasal 33 KUHP baru yang mengatur tentang overmacht atau keadaan memaksa. Meskipun pernyataan tersebut…
Keresahan terhadap Mental Kolonial dalam Pemikiran dan Bahasa Tulisan ini berawal dari keresahan penulis yang semakin lama tak kunjung surut setelah melihat potongan klip podcast dari seorang figur akademisi terkemuka. Dalam klip tersebut, ia menegaskan bahwa mental kolonial masyarakat masih tetap mendarah daging hingga saat ini—melalui narasi bahwa pribumi yang menggunakan istilah dan bahasa-bahasa yang sederhana. Dari cara ia menyajikan dan kecondongannya berpihak pada intelektualitas—yang memang harus dipertahankan—tak sedikit orang yang menolak pendapatnya dan bahkan dianggap sebagai kegagalan dalam menyampaikan. Menurutnya, watak pribumi ditakdirkan untuk berpikir sederhana, berbahasa sederhana, sedangkan para pejabat kolonial—yang berorientasi terhadap budaya barat—berpemikiran kompleks, empiris, dan…
Kepemimpinan Baru OJK dan Harapan dari Ketua Banggar DPR RI Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Said Abdullah, menyambut baik kelanjutan kepemimpinan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sebelumnya, beberapa posisi penting di OJK telah berubah, termasuk pengunduran diri Mahendra Siregar selaku Ketua OJK, Mirza Adityaswara selaku Wakil Ketua OJK, serta Inarno Jajadi selaku Kepala Eksekutif Pasar Modal. “Kini tampuk kepemimpinan OJK dirangkap Ibu Friderica Widyasari Dewi selaku Ketua dan Wakil Ketua OJK, dan Pak Hasan Fawzi memegang kendali Kepala Eksekutif Pasar Modal sekaligus merangkap jabatannya yang lama,” jelasnya dalam keterangan tertulis, Minggu (1/2/2026). Said menjelaskan bahwa lewat kepemimpinan baru ini, diharapkan…
Pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dengan sejumlah tokoh di kediamannya di Jalan Kertanegara IV, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Jumat malam, 30 Januari 2026, menarik perhatian publik. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengungkapkan beberapa nama tokoh yang hadir dalam pertemuan tersebut. Meski ada indikasi bahwa para tamu ini dianggap sebagai oposisi oleh sejumlah pihak, Prasetyo menekankan bahwa mereka hanya sekadar tokoh masyarakat yang ingin berdialog dan memberikan masukan kepada Presiden. Daftar Tokoh yang Hadir Dalam wawancara dengan media, Prasetyo menyebutkan dua tokoh utama yang hadir dalam pertemuan tersebut. Pertama adalah Profesor Siti Zuhro, seorang peneliti politik dari Badan Riset dan…
Kasus Pembunuhan dan Pemerkosaan Terhadap Balita di Cilacap Pada akhir bulan Januari 2026, sebuah kejadian mengerikan terjadi di Kota Cilacap, Jawa Tengah. Seorang pria berinisial GR (20 tahun) dituduh telah membunuh dan melakukan tindakan asusila terhadap balita berinisial EH (4 tahun), yang merupakan tetangganya sendiri. Peristiwa ini terjadi antara hari Kamis (29/1/2026) hingga Jumat (30/1/2026), dan mengejutkan seluruh masyarakat setempat. EH dilaporkan hilang sejak Kamis pukul 10.00 WIB. Keluarga korban langsung mencari keberadaannya, namun tidak menyangka bahwa anak mereka sudah menjadi korban pembunuhan. Kejadian ini terungkap setelah jasad EH ditemukan dalam kondisi terbungkus plastik hitam di dalam karung, yang ditemukan…
Kekecewaan Nurul Akmal sebagai PPPK Paruh Waktu Nurul Akmal, lifter Indonesia yang telah mengharumkan nama bangsa di berbagai ajang internasional, merasa kecewa dan tidak adil setelah diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu. Ia merasa bahwa jaminan masa tuanya belum terjamin, sehingga menimbulkan ketidakpuasan terhadap pemerintah. Ia menyampaikan perasaannya melalui unggahan Instagram pribadinya, @nurulakmal_12, pada hari Kamis (29/1/2026). Dalam unggahan tersebut, Nurul membagikan foto dirinya mengenakan seragam Korpri khas ASN. Di dalam captionnya, ia menulis rasa syukur sekaligus kekecewaan mendalam terhadap pemerintah. “Kayak enggak adil saja sih, kek enggak bisa terima gitu. Cuma mau gimana lagi, takutnya…












