Pemanggilan Azhar Muzakki ke Timnas Indonesia U-17
Seorang pemain muda Persebaya Surabaya, M. Azhar Muzakki, telah dipanggil oleh Timnas Indonesia U-17 untuk mengikuti agenda internasional bulan Februari ini. Nama Azhar Muzakki kini menjadi sorotan sebagai gelandang andalan yang akan menghadapi Timnas Tiongkok U-17 dalam dua laga uji coba penting.
Pemanggilan ini menunjukkan tingginya kepercayaan terhadap Azhar Muzakki yang masih berusia 16 tahun. Gelandang muda asal Surabaya ini dinilai memiliki kualitas teknik, visi bermain, dan kedewasaan yang luar biasa di lini tengah. Dengan kemampuan tersebut, Azhar dianggap memiliki potensi besar untuk menjadi tulang punggung Garuda Muda.
Persebaya Surabaya kembali membuktikan perannya sebagai salah satu sumber talenta nasional lewat kehadiran Azhar di skuad Garuda Muda. Meskipun sebelumnya ia memperkuat Garuda United U-18, status Azhar masih milik Persebaya Surabaya Youth.
Berdasarkan data Transfermarkt, Azhar Muzakki mencerminkan perjalanan pemain muda yang berkembang cepat dan terarah. Lahir di Surabaya pada 1 November 2009, ia menempati posisi utama sebagai central midfield dengan karakter pengatur tempo permainan.
Azhar resmi bergabung dengan Garuda United U18 pada 1 September 2025 dengan status pinjaman dari Persebaya Surabaya Youth. Kontrak pinjaman itu dijadwalkan berakhir pada 30 Juni 2026, sebelum kembali ke Persebaya Surabaya Youth.
Sebelum menembus level elite usia muda, Azhar memulai kariernya dari salah satu sekolah sepak bola. Pada 1 Juli 2024, ia direkrut Persebaya Surabaya Youth lewat skema transfer bebas, membuka jalan menuju panggung nasional.
Konsistensi permainan bersama klub membuat namanya dilirik tim pelatih Timnas Indonesia U-17. Dalam rencana taktik, Azhar diproyeksikan sebagai penghubung lini belakang dan depan saat menghadapi Tiongkok.
Timnas Indonesia U-17 sendiri tengah menjalani rangkaian International U-17 Friendly Match. Agenda ini menjadi bagian krusial dari persiapan menuju Piala Asia U-17 2026 yang akan digelar di Arab Saudi.
Dalam uji coba internasional tersebut, Garuda Muda dijadwalkan menghadapi Timnas Tiongkok U-17 dalam dua pertandingan. Seluruh laga akan berlangsung di Indomilk Arena, Tangerang, dengan atmosfer kompetitif level Asia.
Pertandingan pertama akan digelar pada Minggu, 8 Februari 2026. Kick-off dijadwalkan pukul 21.00 WIB dan menjadi tolok ukur awal kesiapan skuad Indonesia U-17. Laga kedua kembali mempertemukan Indonesia U-17 melawan Tiongkok U-17 pada Rabu, 11 Februari 2026. Kick-off lebih awal, pukul 18.30 WIB, tetap berlangsung di Indomilk Arena, Tangerang.
Dua pertandingan ini memberi ruang bagi pelatih untuk menguji chemistry dan kedalaman skuad. Peran Azhar Muzakki di lini tengah diharapkan mampu menjaga keseimbangan permainan Garuda Muda.
Sebagai gelandang sentral, Azhar dituntut tampil disiplin sekaligus kreatif. Kemampuannya membaca permainan dan mendistribusikan bola menjadi modal penting menghadapi tekanan fisik Tiongkok. Uji coba ini juga menjadi panggung pembuktian bagi para pemain muda Indonesia. Setiap menit bermain memiliki arti besar dalam persaingan menuju skuad utama Piala Asia U-17 2026.
Kepercayaan kepada Azhar tak lepas dari performanya yang stabil di level klub. Ia dikenal tenang saat menguasai bola dan berani mengambil keputusan di area krusial. Timnas Indonesia U-17 datang ke agenda ini dengan status istimewa. Garuda Muda dipastikan lolos otomatis ke Piala Asia U-17 2026 setelah melangkah ke perempatfinal edisi sebelumnya.
Dengan kepastian itu, fokus tim beralih pada pematangan taktik dan mental bertanding. Laga melawan Tiongkok menjadi simulasi penting menghadapi persaingan ketat di Asia. Piala Asia U-17 2026 akan diikuti oleh 16 negara terbaik. Turnamen tersebut dijadwalkan berlangsung pada 30 April hingga 17 Mei 2026 di Arab Saudi.
Bagi Azhar Muzakki, pemanggilan ini lebih dari sekadar agenda uji coba. Ini adalah momentum emas untuk mengukuhkan statusnya sebagai wonderkid Persebaya Surabaya di level internasional. Dukungan publik Tanah Air pun mengalir seiring antusiasme melihat generasi baru Garuda Muda. Harapan besar disematkan pada Azhar untuk menjadi motor lini tengah Indonesia U-17.
Jika mampu tampil konsisten, jalan Azhar menuju level yang lebih tinggi terbuka lebar. Dari Surabaya ke panggung Asia, langkah wonderkid Persebaya Surabaya ini baru saja dimulai.







