Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Sampah Menumpuk di Sentani: DLH Keluhkan Solar, SPBU Hawai Bantah Stok Kosong

    7 April 2026

    Gus Ipul Dihadapkan Pidato 4 Bahasa dari Siswa Sekolah Rakyat di Gresik

    7 April 2026

    Rusia Ingin Melegalkan Mobil Curian Eropa

    7 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Selasa, 7 April 2026
    Trending
    • Sampah Menumpuk di Sentani: DLH Keluhkan Solar, SPBU Hawai Bantah Stok Kosong
    • Gus Ipul Dihadapkan Pidato 4 Bahasa dari Siswa Sekolah Rakyat di Gresik
    • Rusia Ingin Melegalkan Mobil Curian Eropa
    • SNBP 2026 di UNEJ Dibanjiri 40 Ribu Pendaftar, Kuota Hanya 4.001
    • Contoh Soal Fikih Akhir Tahun Kelas 5 SD
    • Promo Alfamart dan Indomaret Termurah Hari Ini Selasa 31 Maret, Besok Rabu 1 April 2026 Ada Sirup
    • Resmi! 14 Pemain Timnas Futsal Indonesia di Piala AFF 2026
    • Kesan Naik Kereta Ekonomi: Lebih Nyaman Dibanding Dugaan
    • Pidato lengkap Prabowo di forum bisnis Indonesia-Jepang, Senin (30/3)
    • Cisco dan NVIDIA perluas arsitektur AI aman ke jaringan edge, fokus pada manufaktur
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Internasional»Bantu Ukraina, Inggris Kirim Bantuan Militer Rp11,4 T

    Bantu Ukraina, Inggris Kirim Bantuan Militer Rp11,4 T

    adm_imradm_imr19 Februari 20263 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Pemerintah Inggris Berikan Bantuan Militer Senilai 500 Juta Pound Sterling untuk Ukraina

    Pemerintah Inggris telah mengumumkan akan memberikan bantuan militer senilai 500 juta pound sterling atau sekitar Rp11,4 triliun kepada Ukraina. Pengumuman ini dilakukan oleh Kementerian Pertahanan Inggris pada Kamis (12/2/2026). Bantuan ini bertujuan untuk membantu Ukraina dalam menghadapi serangan pasukan Rusia yang terus berlangsung.

    Menurut pernyataan Menteri Pertahanan Inggris, John Healey, bantuan militer ini diberikan agar Ukraina dapat bertahan dari ancaman serangan yang menargetkan rumah-rumah penduduk dan infrastruktur energi. Ia menyatakan bahwa saat ini, negara-negara Barat lebih komitmen daripada sebelumnya untuk mendukung Ukraina dalam menghadapi invasi yang sudah memasuki tahun kelima.

    Bantuan Militer Berisi Paket Senjata Lengkap

    Dalam pernyataannya, John Healey menjelaskan bahwa bantuan militer yang diberikan Inggris kepada Ukraina berisi paket senjata lengkap. Paket tersebut mencakup 1.000 Rudal Multiguna Ringan (LMM), 1.200 rudal pertahanan udara, dan 200.000 butir amunisi artileri. Semua senjata ini dirancang untuk menangkal serangan drone pasukan Rusia. Selain itu, Ukraina juga sedang kekurangan senjata untuk melawan serangan yang semakin meningkat.

    Healey menambahkan bahwa sebanyak 150 juta pound sterling atau sekitar Rp3 triliun dari total bantuan militer akan digunakan untuk membeli kebutuhan senjata mendesak (PURL) yang telah ditentukan oleh NATO. Kebutuhan senjata ini termasuk sistem pertahanan udara untuk menangkal serangan drone.

    Bantuan Militer Diberikan Saat Rusia Masih Menyerang Ukraina

    Bantuan militer dari Inggris diberikan di tengah serangan Rusia terhadap Ukraina yang masih berlangsung. Serangan terbaru terjadi di wilayah Donetsk pada malam hari waktu setempat. Serangan tersebut melukai beberapa orang. Selain Donetsk, serangan juga terjadi di sebuah pelabuhan dekat wilayah Odessa. Menurut laporan otoritas setempat, serangan ini menggunakan drone, yang menyebabkan satu korban tewas dan enam orang luka-luka.

    Wakil Perdana Menteri Ukraina, Oleksiy Kuleba, mengatakan bahwa Rusia melancarkan serangan besar-besaran terhadap infrastruktur pelabuhan dan kereta api di dekat wilayah Odessa.

    Ukraina Berupaya Meredakan Serangan dengan Diplomasi

    Untuk meredakan serangan Rusia, Presiden Volodymyr Zelenskyy telah melakukan pertemuan trilateral dengan Rusia dan Amerika Serikat sebagai mediator di Abu Dhabi beberapa waktu lalu. Namun, upaya diplomasi ini belum menghasilkan kesepakatan signifikan. Rusia belum bersedia menyetujui gencatan senjata dengan Ukraina.

    Zelenskyy menyatakan bahwa AS telah menyarankan pertemuan lanjutan untuk membahas gencatan senjata antara Rusia dan Ukraina pada pekan depan. Ia berharap pertemuan ini bisa menjadi akhir dari negosiasi perdamaian antara kedua pihak, sehingga gencatan senjata bisa segera dilakukan.

    Gencatan senjata ini sangat penting karena pemilihan umum di Ukraina sudah tertunda sejak 2024 akibat serangan Rusia yang terus berlangsung.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Trump Ancam Hancurkan Fasilitas Energi Iran Jika Selat Hormuz Tutup

    By adm_imr7 April 20260 Views

    Tutup Selat Hormuz Picu Krisis Pupuk Global, Ancam Ketersediaan Pangan Dunia

    By adm_imr6 April 20260 Views

    Update Terkini: 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Trump Kirim Pasukan Penerjun AS

    By adm_imr6 April 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Sampah Menumpuk di Sentani: DLH Keluhkan Solar, SPBU Hawai Bantah Stok Kosong

    7 April 2026

    Gus Ipul Dihadapkan Pidato 4 Bahasa dari Siswa Sekolah Rakyat di Gresik

    7 April 2026

    Rusia Ingin Melegalkan Mobil Curian Eropa

    7 April 2026

    SNBP 2026 di UNEJ Dibanjiri 40 Ribu Pendaftar, Kuota Hanya 4.001

    7 April 2026
    Berita Populer

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    Kabupaten Malang 27 Maret 2026

    Kabupaten Malang— Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang tengah menyiapkan perubahan status dua Unit Pelaksana Teknis…

    Karcis Masuk Pantai Pasir Panjang Disorot, Transparansi Retribusi Dipertanyakan

    7 April 2026

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026

    Halal Bihalal Dinkes Kab. Malang, Bupati Sanusi Bahas Puskesmas Resik dan Tunggu Kebijakan WFH

    27 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?