Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Harga BBM Naik 1 April, Bahlil Tunggu Arahan Prabowo: Presiden Peduli Rakyat

    5 April 2026

    B Play Surabaya, Pengalaman Imersif di Ciputra World dengan Seni dan Teknologi Interaktif

    5 April 2026

    Saham Blue Chip Turun 24% YTD, Waktunya Beli? Cek Prospek & Target Harga 2026

    5 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Senin, 6 April 2026
    Trending
    • Harga BBM Naik 1 April, Bahlil Tunggu Arahan Prabowo: Presiden Peduli Rakyat
    • B Play Surabaya, Pengalaman Imersif di Ciputra World dengan Seni dan Teknologi Interaktif
    • Saham Blue Chip Turun 24% YTD, Waktunya Beli? Cek Prospek & Target Harga 2026
    • Pemerintah Batasi Pembelian Pertalite dan Solar Mulai 1 April 2026, Ini Rincian Lengkapnya
    • Ramalan Zodiak 1 April 2026: Kesehatan Cancer Naik, Capricorn Waspada Kelelahan
    • Kronologi Siswa SMK Bangka Pusing dan Mual Usai Makan Burger MBG, Roti Berjamur
    • Musim Balap 2026: Dewa United Umumkan Pembalap dan Mobil Baru
    • Istri Kecewa, Suami Diduga Selingkuh dan Tak Bayar Tagihan Listrik
    • Sulit Kembali ke Rutinitas Pasca Liburan
    • Hari Film Indonesia 2026: PARFI’56 Dorong Penguatan Ekosistem Film
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Kuliner»Cara Jaga ASI Lancar Saat Berpuasa

    Cara Jaga ASI Lancar Saat Berpuasa

    adm_imradm_imr21 Februari 20260 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Tips Menyusui Selama Berpuasa di Bulan Ramadan

    Menyusui selama bulan Ramadan memang menjadi tantangan tersendiri. Di satu sisi, Mama harus menahan lapar dan haus, tetapi di sisi lain, Mama juga harus memberikan ASI yang cukup untuk si kecil. Hal ini seringkali membuat Mama merasa lelah dan khawatir akan kualitas serta volume ASI yang diberikan.

    Salah satu hal yang sering menjadi dilema bagi ibu menyusui saat berpuasa adalah mengenai kualitas ASI, terutama komposisi nutrisi dan jumlah produksinya. Namun, dengan persiapan yang tepat dan pengetahuan yang cukup, Mama tetap bisa menjaga kesehatan dan kelancaran ASI meskipun sedang berpuasa.

    Fakta Menyusui Selama Berpuasa

    Sebelum membahas cara agar ASI tetap lancar, penting bagi Mama untuk mengetahui fakta-fakta tentang menyusui selama berpuasa. Dari riset yang dilakukan oleh Rakicioglu dan kawan-kawan pada tahun 2006 dalam Jurnal Pediatrics International, disebutkan bahwa komposisi zat gizi makro dalam ASI tidak mengalami penurunan. Hanya zat gizi mikro seperti Zink, Magnesium, dan Kalium yang mengalami penurunan signifikan. Namun, hal ini dapat diatasi dengan memenuhi asupan nutrisi harian Mama selama waktu non-puasa.

    Oleh karena itu, penting bagi Mama yang menyusui saat berpuasa untuk memperhatikan kebutuhan nutrisi harian dan komponen zat gizi yang harus terpenuhi agar ASI tetap baik dan bermanfaat bagi si kecil.

    Ketahui Kebutuhan Nutrisi Harian Saat Menyusui dan Berpuasa

    Menurut Avliya Quratul Marjan, seorang ahli gizi dari UPN Veteran Jakarta, beberapa komponen zat gizi yang perlu dikonsumsi Mama antara lain:

    • Protein dan lemak

      Dibutuhkan untuk meningkatkan sintesis enzim dan hormon dalam tubuh ibu, seperti prolaktin dan oksitosin, yang berperan selama menyusui.
    • Zat besi

      Dibutuhkan untuk pembentukan sel jaringan dan sel darah pada bayi.
    • Asam folat

      Dibutuhkan untuk pembentukan jaringan dan sel saraf.
    • Kalsium

      Dibutuhkan untuk mendukung produksi ASI dengan kalsium yang tinggi. Jika tidak tercukupi dari makanan, kalsium akan diambil dari tubuh ibu.
    • Vitamin C dan D

      Membantu penyerapan zat besi dan kalsium.

    Selain itu, Mama juga perlu memperhatikan jumlah konsumsi makanan sesuai dengan kebutuhan nutrisi harian sesuai usia dan periode menyusui. Berikut adalah contoh kebutuhan nutrisi harian untuk Mama yang berusia 19-29 tahun:

    Periode Menyusui 6 Bulan Pertama

    • Kebutuhan Energi: 2580 Kkal
    • Protein: 80 g
    • Karbohidrat: 405 g
    • Besi: 18 mg
    • Kalsium: 1200 mg
    • Folat: 500 mikrogram
    • Zink: 13 mg
    • Serat: 37 g
    • Vitamin C: 120 mg
    • Air: 3150 L

    Periode Menyusui 6 Bulan Kedua

    • Kebutuhan Energi: 2650 Kkal
    • Protein: 75 g
    • Karbohidrat: 415 g
    • Besi: 18 mg
    • Kalsium: 1200 mg
    • Folat: 500 mikrogram
    • Zink: 13 mg
    • Serat: 38 g
    • Vitamin C: 120 mg
    • Air: 3000 L

    Untuk Mama yang berusia 30-49 tahun, kebutuhan nutrisi harian sedikit berbeda, namun prinsipnya sama, yaitu memenuhi kebutuhan zat gizi yang diperlukan untuk menjaga kesehatan dan kelancaran ASI.

    Cara Agar ASI Lancar Saat Berpuasa

    Agar ASI tetap lancar selama puasa, Mama perlu memperhatikan pola asupan, terutama saat sahur dan berbuka puasa. Berikut beberapa tips yang bisa Mama lakukan:

    • Terapkan waktu makan tiga kali (saat berbuka, sebelum tidur, dan saat sahur) dengan konsumsi air putih 12-13 gelas selama waktu diperbolehkan makan.
    • Tambahkan suplemen vitamin, mineral, dan booster ASI jika diperlukan.
    • Tingkatkan konsumsi makanan kaya antioksidan seperti tomat, pepaya, dan kacang-kacangan.
    • Jika anak terbiasa minum ASIP, biasakan power pumping di malam hari untuk meningkatkan produksi ASI.
    • Konsumsi sayuran seperti daun katuk, edamame, dan daun kelor sebagai booster ASI.
    • Perbanyak buah-buahan dengan kandungan air tinggi seperti melon, semangka, dan jeruk.
    • Pastikan konsumsi protein hewani cukup untuk menjaga energi dan produksi ASI.

    Tanda Bahaya yang Perlu Diperhatikan

    Meski tidak ada bukti bahwa menyusui saat berpuasa berbahaya, Mama perlu waspada terhadap tanda-tanda berikut:

    • Ubun-ubun bayi terlihat cekung (menunjukkan dehidrasi).
    • Bayi masih rewel meski sudah disusui dalam waktu lama.
    • Air seni bayi sangat keruh dan berbau tidak sedap.
    • Bayi terlihat sangat lemas dan tidak aktif.
    • Ibu mengalami rasa haus yang sangat tidak tertahankan.
    • Ibu mengalami pusing dan lemas meski sudah beristirahat.

    Jika Mama mengalami gejala tersebut, segera berhenti berpuasa dan mengonsumsi makanan atau minuman untuk mengganti cairan tubuh. Jika gejala terjadi pada bayi, segera temui dokter untuk penanganan lebih lanjut.

    Dengan persiapan yang baik dan pemahaman yang cukup, Mama tetap bisa menjaga kelancaran ASI selama berpuasa. Semoga informasi ini membantu Mama tetap semangat menjalani ibadah Ramadan dengan tenang dan percaya diri.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Kronologi Siswa SMK Bangka Pusing dan Mual Usai Makan Burger MBG, Roti Berjamur

    By adm_imr5 April 20263 Views

    7 Makanan yang Membantu Embrio Menempel di Rahim

    By adm_imr5 April 20261 Views

    Kisah Mariani, Perempuan Batam yang Sukses dari Kerupuk Ikan

    By adm_imr5 April 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Harga BBM Naik 1 April, Bahlil Tunggu Arahan Prabowo: Presiden Peduli Rakyat

    5 April 2026

    B Play Surabaya, Pengalaman Imersif di Ciputra World dengan Seni dan Teknologi Interaktif

    5 April 2026

    Saham Blue Chip Turun 24% YTD, Waktunya Beli? Cek Prospek & Target Harga 2026

    5 April 2026

    Pemerintah Batasi Pembelian Pertalite dan Solar Mulai 1 April 2026, Ini Rincian Lengkapnya

    5 April 2026
    Berita Populer

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    Kabupaten Malang 27 Maret 2026

    Kabupaten Malang— Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang tengah menyiapkan perubahan status dua Unit Pelaksana Teknis…

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026

    Halal Bihalal Dinkes Kab. Malang, Bupati Sanusi Bahas Puskesmas Resik dan Tunggu Kebijakan WFH

    27 Maret 2026

    Buka Musrenbang RKPD 2027, Wali Kota Malang Tekankan Kolaborasi dan Pembangunan Inklusif

    31 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?