Penyimpanan Telur yang Benar
Telur sering dianggap sebagai bahan dapur yang aman, namun banyak orang masih salah dalam menyimpannya. Penyimpanan yang tidak tepat dapat mengurangi kesegaran telur dan membuatnya tidak cocok digunakan untuk berbagai hidangan. Untuk menjaga kualitas dan rasa telur, penting untuk memahami cara penyimpanannya dengan benar.
Tips Menyimpan Telur
Presiden Association of Culinary Professionals (ACP) Indonesia, Rafael Triloko Basanto, memberikan panduan tentang cara menyimpan telur yang benar. Berikut beberapa tipsnya:
Simpan Telur di Suhu Ruang
Telur bisa disimpan di suhu ruang asalkan ruang penyimpanannya bersih dan memiliki ventilasi.
“Bisa disimpan dalam suhu ruang, tapi ruangannya harus berventilasi karena telur itu mempunyai pori,” ujar Chef Rafael saat dihubungi.
Jika ruang penyimpanan tidak cukup bersih, bakteri bisa masuk melalui pori-pori telur.
“Karena telur itu mempunyai pori makanya bisa jadi telur asin. Diaduk air asin dan bagian dalamnya jadi asin karena dia berpori. Kalau enggak, otomatis dia akan cepat busuk,” tambahnya.Simpan Telur di Kulkas
Menurut Chef Rafael, penyimpanan telur di kulkas adalah cara paling aman. Lemari pendingin membantu menjaga kesegaran telur lebih lama dan mengurangi risiko kontaminasi bakteri.
“Yang paling bagus disimpannya sih di dalam suhu kulkas. Jadi di ruang pendingin,” kata Chef Rafael.
“Kita semua di hotel juga simpan telur di chiller, tidak ada yang di suhu ruang,” lanjutnya.
Namun, perlu diketahui bahwa telur dingin dari kulkas kurang tepat jika digunakan untuk membuat kue.
“(Kuenya) akan kurang naik, kurang mengembang (kalau pakai telur dingin),” ujar Chef Rafael.
Jika ingin menggunakan telur dingin untuk kue, keluarkan dari kulkas dan biarkan di suhu ruang selama tiga hingga empat jam, bahkan semalaman. Dengan begitu, suhu telur akan menyesuaikan dan aman digunakan.Ubah Posisi Telur
Selama disimpan, telur sebaiknya dibolak-balik secara berkala. Jika tidak, kuning telur bisa menempel pada salah satu sisi cangkang.
Akibatnya, saat telur dipecahkan, posisi kuning dan putih telur tidak lagi berada di tengah, melainkan menempel di satu sisi.
Karena itu, sebaiknya simpan telur dalam kulkas dengan posisi stabil agar kualitasnya tetap terjaga.
Berapa Lama Telur Bisa Disimpan?
Chef Rafael menyarankan agar telur yang sudah dibeli tidak disimpan terlalu lama. Ia menyarankan waktu penyimpanan tidak lebih dari seminggu.
“Telur paling bagus jangan disimpan lebih dari seminggu karena kita enggak tahu berapa umur telur pas beli dari pasar,” ujar Chef Rafael.
Namun demikian, selama kondisi telur masih bagus, tidak retak, dan tidak berbau busuk, telur tersebut masih tetap aman dikonsumsi.







