Strategi Pemasaran Unik yang Membuat Burger Aldi Taher Laku Keras
Cara unik Aldi Taher dalam mempromosikan bisnis burger miliknya membuat banyak orang terkesan. Dikenal sebagai mantan suami dari Dewi Perssik, ia kini fokus pada usaha kuliner yang menawarkan produk dengan harga beragam dan rasa yang menggugah selera.
Burger Aldi Taher dipasarkan dengan strategi yang tidak biasa, mengandalkan keviralan, kejujuran, dan kejenakaan. Ia sering mempromosikan bisnisnya melalui media sosial pribadinya dengan gaya santai dan spontan. Salah satu ciri khas dari bisnis ini adalah “Galager Burger” (ukuran super jumbo), yang menjadi daya tarik utama bagi pelanggan.
Harga burger yang ditawarkan bervariasi, mulai dari Rp20.000-an untuk versi ekonomis hingga Rp60.000-an untuk ukuran besar. Produk ini menonjolkan roti lembut, patty tebal yang dibuat sendiri, serta mayones yang melimpah. Hal ini menjadikannya sebagai pilihan yang menarik bagi konsumen yang mencari rasa dan nilai tambah.
Pemasaran Nyeleneh dan Jujur
Strategi promosi Aldi Taher tidak hanya menarik perhatian, tetapi juga dianggap nyeleneh dan jujur. Ia sering kali mengakui secara blak-blakan bahwa bisnisnya sedang “BU” (Butuh Uang). Bahkan, ia juga mempromosikan burger kompetitor seperti Burger Bangor/Blenger, yang justru menarik perhatian netizen. Pendekatan ini memberikan kesan jujur dan tidak terlalu formal.
Selain itu, Aldi Taher fokus pada konten viral yang diunggah melalui Reels atau Shorts di Instagram dan YouTube. Konten-konten ini sering kali diulas oleh para influencer, sehingga meningkatkan visibilitas bisnisnya.
Julukan S3 Marketing
Fenomena ini membuat Aldi Taher dijuluki sebagai S3 Marketing karena strategi pemasarannya yang tak terduga. Meski begitu, ia mengaku tidak memiliki strategi khusus dan promosi jualannya juga tidak direncanakan.
“Pada bilang Aldi Taher S3 Marketing, nggak. Saya ini orang bodoh, saya nggak punya ilmu apa-apa,” ujar Aldi Taher di kawasan Sarinah, Jakarta Pusat, Sabtu (11/4/2026).
Ide Promosi Muncul Setelah Baca Al-Qur’an
Aldi Taher menyebutkan bahwa semua ide kreatif yang ia lakukan muncul secara spontan. Ia mengatakan bahwa gagasan tersebut hadir seiring kebiasaannya mendekatkan diri kepada Tuhan. Menurutnya, ide tentang Aldi’s Burger muncul setelah membaca Al-Qur’an.
“Bismillah, idenya dari efek baca Al-Qur’an. Saya juga nggak tahu, tiba-tiba ada ide Aldi’s Burger coba mampir, rotinya lembut, dagingnya susu sapi pilihan itu ide dari baca Qur’an, kebaikan Allah,” jelas Aldi Taher.
Ia juga menegaskan bahwa keberhasilannya tidak terlepas dari perjuangannya dalam memenuhi kebutuhan keluarga sekaligus membiayai pendidikan anak-anaknya. Terlebih, ia merupakan seorang penyintas kanker.
“Bismillah saya cuma minta rida ibu saya, rida ayah saya, istri, anak,” ungkap Aldi Taher.
Mengejar Keberkahan
Aldi Taher menegaskan tujuan hidupnya saat ini adalah mengejar keberkahan. Ia meyakini bahwa selama mendapatkan rida orang tua, jalan menuju kesuksesan akan terbuka dengan sendirinya. Keberhasilannya dalam mengembangkan UMKM yang dinilai jujur dan inspiratif mulai menarik perhatian sejumlah tokoh penting.
Salah satunya datang dari Gubernur Jakarta, Pramono Anung, yang disebut memberikan dukungan agar Aldi terus mengembangkan usahanya. Hal ini juga terlihat dari unggahan yang dibagikan Aldi.
“Alhamdulillah kemarin Pak Pramono Anung juga mendoakan, mendukung UMKM bertumbuh,” ungkap Aldi Taher.
“Aldi’s Burger terus insyaallah meroket, laris manis, buka banyak cabang. Beliau bahkan mau kasih saya tempat nanti di Balai Kota untuk buat buka cabang,” tambahnya.
Prinsip Hidup yang Selalu Berhusnuzon
Lebih lanjut, Aldi Taher kembali menegaskan prinsip hidupnya untuk selalu berhusnuzon dalam menghadapi setiap ujian. “Semuanya milik Allah tanpa terkecuali,” ucap Aldi dengan jargon khasnya.
Sebagai tambahan, Aldi Taher kerap berkomentar di berbagai akun sosial media netizen serta kalangan artis. Hal uniknya di antaranya yakni usaha kuliner miliknya, Aldi’s Burger selalu ditambahkan jargon ciri khasnya, “daging lembut juicy luicy, Mahalini, Rizky Febian bisa pesan online.”
Jargon tersebut hampir selalu ia tuliskan di berbagai komentarnya di sosial media bahkan unggahannya. Karena itu, Aldi Taher jadi viral dan membuat antusiasme pembeli pun tinggi, bahkan banyak yang rela mengantre berjam-jam demi mencicipi produknya.







