Doa Puasa Ramadan Hari Ke-11 dan Ke-12
Pada hari ini, Minggu (1/3/2026), bulan suci Ramadan 2026 memasuki hari ke-11 dan ke-12. Bagi umat Islam yang mulai berpuasa pada Kamis (19/2/2026), hari ini adalah hari ke-11 Ramadhan. Sementara itu, bagi yang mulai berpuasa pada Rabu (18/2/2026), hari ini menjadi hari ke-12 Ramadhan. Sepuluh hari pertama bulan ini telah dilewati, dan seharusnya tubuh sudah mulai menyesuaikan diri dengan ritme berpuasa.
Memperbanyak doa merupakan salah satu amalan yang dianjurkan di bulan suci ini. Berikut bacaan doa puasa hari ke-11 dan ke-12 dalam bentuk bahasa Arab, Latin, dan artinya:
Doa Ramadhan Hari Ke-11
Bacaan:
اَللَّهُمَّ حَبِّبْ إِلَيَّ فِيْهِ الْإِحْسَانَ وَ كَرِّهْ إِلَيَّ فِيْهِ الْفُسُوْقَ وَ الْعِصْيَانَ وَ حَرِّمْ عَلَيَّ فِيْهِ السَّخَطَ وَ النِّيْرَانَ بِعَوْنِكَ يَا غِيَاثَ الْمُسْتَغِيْثِيْنَ
Allâhumma habbib ilayya fîhil ihsan wa karrih fîhil fusûq wal ‘isyân wa harrim ‘alayya fîhis sakhatha wannîrân bi’aunika yâ ghiyâtsal mustaghîtsîn
Artinya:
Ya Allah! Mohon tanamkanlah ke dalam diriku kecintaan kepada perbuatan baik, dan tanamkanlah ke dalam diriku kebencian terhadap kemaksiatan dan kefasikan. Mohon jauhkanlah dariku kemurkaan-MU dan api neraka dengan pertolongan-MU, Wahai Penolong orang-orang yang meminta pertolongan.
Doa Ramadhan Hari Ke-12
Bacaan:
اَللَّهُمَّ زَيِّنِّيْ فِيْهِ بِالسِّتْرِ وَ الْعَفَافِ وَ اسْتُرْنِيْ فِيْهِ بِلِبَاسِ الْقُنُوْعِ وَ الْكَفَافِ وَ احْمِلْنِيْ فِيْهِ عَلَى الْعَدْلِ وَالإِنْصَافِ وَ آمِنِّيْ فِيْهِ مِنْ كُلِّ مَا أَخَافُ بِعِصْمَتِكَ يَا عِصْمَةَ الْخَائِفِيْنَ
Allâhumma zayyinî fîhi bissitri wal ‘afâf wasturnî fîhi bilibâsil qunû’i wal kafâf wahmilnî fîhi ‘alal ‘adli wal inshâf wa Wa âminnî fîhi min kulli mâ akhâfu bi’ismatika ya ‘ismatal khâifîn.
Artinya:
Ya Allah, mohon hiasilah aku di bulan ini dengan penutup aib dan kesucian. Tutupilah diriku dengan pakaian kecukupan dan kerelaan diri. Tuntunlah aku untuk senantiasa bersikap adil dan taat. Selamatkanlah aku dari segala sesuatu yang aku takuti. Dengan Perlindungan-MU, Wahai tempat bernaung bagi mereka yang ketakutan.
Bacaan Doa di Sepuluh Hari Kedua Ramadhan
Doa ini dianjurkan dibaca dari hari ke-11 hingga ke-20. Berikut ini doa 10 hari kedua Ramadhan:
Bacaan:
Allahummagfirli dzunuubi ya robbal ‘alamiin
Artinya: Ya Allah ya Tuhanku, ampunilah dosa-dosaku wahai Tuhan Pencipta Semesta Alam.
Keutamaan Puasa dan Tarawih
Keutamaan puasa Ramadhan dan tarawih setiap harinya sangat besar. Berikut beberapa keutamaannya:
Puasa Hari Ke Sebelas
Allah Azza wa Jalla mencatat untuk kalian pahala seperti pahala empat kali orang yang haji dan umrah, setiap yang haji bersama seorang Nabi, dan setiap yang umrah bersama orang yang benar dan yang syahid.
Puasa Hari Kedua Belas
Allah Azza wa Jalla menjadikan bagi kalian keimanan yang dapat merubah keburukan-keburukan menjadi kebaikan-kebaikan yang berlipat-ganda, dan mencatat bagi kalian setiap kebaikan seribu kebaikan.
Keutamaan Tarawih
Salat Tarawih juga memiliki keutamaan yang berbeda-beda setiap harinya. Menurut KH Lukmanul Hakim, “Nabi Muhammad bersabda yang diriwayatkan Ali bin Abi Tholib mengatakan, banyak sekali hikmah salat tarawih yang dilaksanakan tanggal 1 hingga 30 Ramadan tersebut.”
Keutamaan tarawih malam ke-12 dan ke-13:
Ia datang pada hari kiamat sedang wajahnya bagaikan bulan di malam purnama.
Bacaan Penting Saat Puasa
Berikut beberapa bacaan penting saat berpuasa:
1. Bacaan Niat Puasa
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ اَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هذِهِ السَّنَةِ ِللهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i fardhi syahri ramadhaana haadzihis sanati lillahi ta’aala
Terjemahannya: “Saya niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban di bulan Ramadhan tahun ini, karena Allah Ta’ala.”
2. Doa Buka Puasa
اَللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ
Allahumma lakasumtu wabika aamantu wa’alaa rizqika afthartu birahmatika yaa arhamar raahimiin
Terjemahannya: “Ya Allah karenaMu aku berpuasa, denganMu aku beriman, kepadaMu aku berserah dan dengan rezekiMu aku berbuka (puasa), dengan rahmat MU, wahai Allah Tuhan Maha Pengasih.”
3. Niat Shalat Tarawih sebagai Imam
اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ إِمَامًا ِللهِ تَعَالَى
“Ushallii sunnatat-taraawiihi rak’ataini mustaqbilal qiblati imaaman Lillahi Ta’alaa”
Terjemahannya: “Saya niat Shalat sunah Tarawih dua rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta’ala.”
4. Niat Shalat Witir
Niat Shalat Witir – 1 rakaat
اُصَلِّى سُنًّةَ الْوِتْرِرَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً مَأْمُوْمًاِللهِ تَعَالَى
“Ushallii sunnatal witri rok ‘atan mustaqbilal qiblati adaa’an (ma’muman / imaman) lillaahi ta’alaa”
Artinya: “Saya niat Shalat witir satu rakaat menghadap qiblat menjadi makmum karena Allah Ta’alaa.”
Niat Shalat Witir – 3 rakaat
اُصَلِّى سُنًّةَ الْوِتْرِ ثَلاَثَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى
“Ushallii sunnatal witri tsalaasa roka’aatin mustaqbilal qiblati adaa’an (ma’muman/imaman) lillaahi ta’alaa”
Artinya: “Saya berniat Shalat Witir tiga rakaat menghadap kiblat menjadi (ma’muman/imaman) karena Allah Ta’alaa.”







