Ledakan di Pabrik Baja Sidoarjo, Warga Kebingungan dan Korban Jiwa

Ledakan hebat terjadi di sebuah pabrik baja di kawasan Jalan Brigjen Katamso, Sidoarjo, Jawa Timur, pada Senin (6/4) siang. Peristiwa ini mengejutkan warga sekitar karena dentuman yang sangat keras hingga menyebabkan kerusakan pada rumah-rumah dan menimbulkan korban jiwa.
Awalnya, ledakan tersebut dikira sebagai kejadian misterius karena sumber penyebabnya belum diketahui secara pasti. Informasi awal menyebutkan ada tiga orang yang menjadi korban dalam kejadian tersebut. Dua di antaranya mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Ketua RW 2, Desa Janti, Sukani mengungkapkan bahwa ledakan terjadi sekitar pukul 14.30 WIB. Ia mengatakan, “Katanya warga gitu, katanya warga sekitar sini. Keras sekali. Kurang lebih ledakan itu jam 2-an lebih lah. Saya dapat info jam 3 kurang seperempat.”
Situasi di lokasi sempat memicu kepanikan, dengan warga sekitar keluar dari rumah mereka setelah mendengar dentuman keras dari arah pabrik. Beberapa rumah juga mengalami kerusakan akibat getaran dari ledakan tersebut.
Penyebab Ledakan: Aktivitas Pemotongan Besi

Menurut Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Christian Tobing, dugaan awal penyebab ledakan berasal dari aktivitas pemotongan besi menggunakan alat las oleh pekerja di dalam pabrik. Insiden terjadi saat proses pemotongan berlangsung.
“Kronologinya itu ada 2 orang yang melakukan pemotongan atas nama P dan J. Kemudian pada saat pemotongan besi tua menggunakan las blender itu ada terjadi ledakan dari las besi itu,” kata Tobing.
Akibat insiden tersebut, satu orang dilaporkan meninggal dunia, sementara dua lainnya mengalami luka-luka. Polisi masih melakukan olah tempat kejadian perkara untuk memastikan penyebab pasti ledakan.
Kesaksian Warga: Kilatan Cahaya dan Ledakan Berulang

Warga sekitar mengaku melihat kilatan cahaya sebelum ledakan terjadi. Cahaya tersebut bahkan sempat dikira sebagai fenomena alam seperti petir atau benda langit.
“Saya lagi revisi disertasi. Jadi lagi ngerjain ini. Sebelumnya itu kan memang ada kilatan cahaya kayak petir. Nah, karena memang sudah gluduk-gluduk gitu loh, kita pikir mau hujan, tapi kok belum hujan terus ada cahaya,” ujar Astrid (40), warga Wedoro Regency, Sidoarjo.
Setelah itu, terdengar dua kali ledakan keras yang menyebabkan bagian rumah warga rusak, termasuk plafon yang runtuh akibat getaran. “Pertama yang sangat keras, yang kedua itu sedikit lebih pelan, terus habis itu kayak ledakan kecil gitu. Plafon saya rontok,” tambahnya.
Perusahaan: Korban Meninggal adalah Kernet Truk

PT Great Wall Steel (GWS), pihak perusahaan, telah memastikan korban yang terimbas ledakan. Beberapa korban dalam kondisi stabil.
“Alhamdulillah saya juga dari sana. Yang satu kondisi stabil ada di rumah sakit masih perawatan cuma stabil. Yang kedua, yang kedua ini tidak kenapa-kenapa. Tapi karena saya takut dia ada kejadian atau apa, maka saya minta dia melakukan pengecekan di rumah sakit,” ujar Heri Prasetyo, HRD General Affair PT GWS.
Sementara korban meninggal dunia, Heri memastikan bukan karyawannya. Korban ialah kernet truk dari supplier besi. “Nah, yang berikutnya yang satu lagi, korban yang ketiga adalah kernet. Jadi, yang kernet ini yang posisinya kurang lebih lebih dari 50 meter dari jarak kejadian itu yang tanpa diduga dia terkena serpihannya ya dari yang tabung atau besi yang potong tadi itu terkena di bagian tubuhnya, anggota tubuhnya,” katanya.







