Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Meisya Siregar Kembali ke Indonesia, Istri Bebi Romeo Minta Doa

    11 Maret 2026

    HDL vs LDL: Kolesterol Baik dan Jahat

    11 Maret 2026

    Diplomasi Gelas di Kuala Lumpur: Sate dan Persaudaraan

    11 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Rabu, 11 Maret 2026
    Trending
    • Meisya Siregar Kembali ke Indonesia, Istri Bebi Romeo Minta Doa
    • HDL vs LDL: Kolesterol Baik dan Jahat
    • Diplomasi Gelas di Kuala Lumpur: Sate dan Persaudaraan
    • Berapa Kuat Nuklir Tiongkok Jika Perang Dunia III Pecah?
    • Jadwal Imsak Nusa Tenggara Barat 8 Maret 2026
    • 50 Soal Essay Seni Budaya Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban Terbaru
    • Proyek Listrik Kereta Api Malaysia Selesai Lebih Cepat
    • Kecelakaan Maut di Surabaya, Mobil HR-V Terbalik 2 Meter Dekat Masjid Al Akbar
    • Kronologi pemuda Makassar tewas ditembak polisi saat pembubaran pertandingan Omega
    • Arcfox Listrik Siap Jadi Pemain Utama, Target Naik 200% untuk BAIC Indonesia
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Kesehatan»HDL vs LDL: Kolesterol Baik dan Jahat

    HDL vs LDL: Kolesterol Baik dan Jahat

    adm_imradm_imr11 Maret 20261 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Pengertian HDL dan LDL

    Kolesterol sering dianggap sebagai nutrisi yang buruk bagi tubuh, padahal kolesterol terbagi menjadi dua jenis, yaitu baik dan jahat. Kolesterol baik (High-Density Lipoprotein) memiliki banyak manfaat untuk tubuh dan diperlukan dalam berbagai proses. Sementara itu, yang perlu dikurangi adalah kolesterol jahat (Low-Density Lipoprotein). Kedua jenis kolesterol ini dibutuhkan oleh tubuh karena masing-masing memiliki fungsi tertentu, namun dengan kadar yang berbeda. Lantas, apa perbedaan antara HDL dan LDL? Berikut penjelasannya.

    Definisi HDL dan LDL



    Kolesterol terdiri dari dua jenis, yaitu HDL (High-Density Lipoprotein) atau kolesterol baik dan LDL (Low-Density Lipoprotein) atau kolesterol jahat. Lipoprotein merupakan lemak dan protein yang berfungsi sebagai kendaraan agar kolesterol bisa bergerak melewati darah. Menurut informasi dari Harvard Health Publishing, HDL memiliki densitas tinggi sedangkan LDL memiliki densitas rendah. Densitas tersebut merujuk pada kepadatan partikel lipoprotein. Dengan demikian, HDL adalah “kendaraan” pengangkut kolesterol dengan kepadatan lipoprotein tinggi, sedangkan LDL adalah “kendaraan” pengangkut kolesterol dengan kepadatan lipoprotein rendah.

    Fungsi dalam Tubuh



    Fungsi HDL dan LDL berbeda meskipun keduanya sama-sama mengangkut kolesterol. Hati bertugas memproses lemak menjadi kolesterol, kemudian kolesterol masuk ke darah dalam bentuk HDL dan LDL. HDL berfungsi mengangkut kolesterol yang ada dalam darah dari seluruh tubuh kembali ke hati. Dengan fungsi ini, HDL dapat mencegah plak, melindungi penyakit kardiovaskular ateroklerotik, serta melindungi arteri. Oleh karena itu, HDL sering disebut sebagai kolesterol baik.

    Sementara itu, tugas LDL adalah mengangkut kolesterol dari hati ke seluruh bagian tubuh yang membutuhkan. Sayangnya, LDL mengandung lebih banyak kolesterol daripada protein. Jika kadar LDL terlalu tinggi, akan terjadi penumpukan plak yang berpotensi menyebabkan penyakit jantung, otak, maupun kaki dan lengan. Oleh karena itu, LDL sering disebut sebagai kolesterol jahat.

    Nilai HDL dan LDL dalam Jumlah Rendah, Normal, hingga Tinggi



    Nilai normal HDL dan LDL dalam tubuh juga berbeda. Ada tingkatan nilai mulai dari rendah hingga tinggi, bahkan nilai HDL dibedakan berdasarkan jenis kelamin. Berikut ini kadar HDL dan LDL yang disarankan:

    HDL

    – Rendah: Di bawah 40 mg/dL (laki-laki), di bawah 50 mg/dL (perempuan)

    – Normal: 40–80 mg/dL (laki-laki), 50–80 mg/dL (perempuan)

    – Tinggi: Di atas 80 mg/dL (laki-laki dan perempuan)

    LDL

    – Normal: Di bawah 100 mg/dL

    – Hampir optimal: 100–129 mg/dL

    – Batas tinggi: 130–159 mg/dL

    – Tinggi: 160–189 mg/dL

    – Sangat tinggi: 190 mg/dL

    Makanan yang Mengandung HDL dan LDL



    Untuk menjaga nilai HDL dan LDL tetap normal, penting untuk memperhatikan asupan makanan sehari-hari. Untuk meningkatkan nilai HDL, biasakan mengonsumsi alpukat, kacang-kacangan, minyak zaitun, kedelai, serta ikan berlemak. Selain itu, konsumsi makanan kaya antioksidan seperti buah beri, buah bit, kubis ungu, kubis, bayam, dan paprika merah.

    Sementara itu, makanan yang mengandung LDL bisa ditemukan pada daging merah seperti sapi, babi, dan domba. LDL juga terdapat pada makanan yang digoreng, daging olahan, dan kue kering seperti pastry dan cake. Makanan-makanan ini bisa membuat nilai LDL tinggi.

    Cara Mengontrol Kolesterol



    Untuk menjaga kesehatan, kuncinya adalah menjaga nilai HDL dan LDL tetap normal dalam tubuh. Caranya mulai dari meningkatkan asupan makanan kaya HDL hingga mengubah kebiasaan sehari-hari. Berikut cara terbaik untuk mengontrol nilai HDL dan LDL dalam tubuh:

    • Hindari merokok karena berhenti merokok dapat meningkatkan HDL
    • Ubah pola makan dengan makanan rendah lemak dan tinggi serat
    • Mulai berolahraga seperti aerobik dan lainnya
    • Jaga berat badan karena obesitas dapat meningkatkan LDL
    • Kurangi stres karena stres dapat meningkatkan LDL dan menurunkan HDL

    Dengan mengetahui perbedaan HDL dan LDL, kita bisa mulai mengubah pola hidup agar nilai HDL dan LDL tetap normal. Pola hidup sehat dimulai dari asupan makanan dan kebiasaan untuk tetap bergerak setiap hari. Namun, jika ada keluhan terkait kolesterol, sebaiknya segera berkonsultasi dengan tenaga kesehatan atau rumah sakit.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    7 penyebab kulit kering selama kehamilan, perhatikan pilihan sabun

    By adm_imr11 Maret 20261 Views

    7 rekomendasi suplemen untuk kembali lancarkan ASI

    By adm_imr11 Maret 20262 Views

    Penjelasan Prof. Dr. Malik Saepudin: Vape Lebih Berbahaya Daripada Rokok?

    By adm_imr10 Maret 202610 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Meisya Siregar Kembali ke Indonesia, Istri Bebi Romeo Minta Doa

    11 Maret 2026

    HDL vs LDL: Kolesterol Baik dan Jahat

    11 Maret 2026

    Diplomasi Gelas di Kuala Lumpur: Sate dan Persaudaraan

    11 Maret 2026

    Berapa Kuat Nuklir Tiongkok Jika Perang Dunia III Pecah?

    11 Maret 2026
    Berita Populer

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    Kabupaten Malang 28 Februari 2026

    Malang – Aparat dari Polres Malang mengungkap dugaan tindak pidana membuat dan menguasai bahan peledak…

    Kejari Kabupaten Malang Geledah Kantor Dispora, Dalami Dugaan Penyelewengan Dana Hibah KONI

    6 Februari 2026

    Jadwal MotoGP Thailand 2026 Live Trans7, Bagnaia Tunjukkan Tanda Bertahan

    1 Maret 2026

    Keluhan Pasien Poli Gigi Puskesmas Arjuno, Kadinkes Kota Malang Beri Penjelasan

    6 Februari 2026
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?