Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Hasil Akhir Final FIFA 2026: Indonesia Juara Kedua Setelah Kalahkan Bulgaria 0-1

    6 April 2026

    Daftar saham paling terkonsentrasi di BEI: BREN, RLCO, DSSA, AGII

    6 April 2026

    Niat Sholat Tabah: Tulisan Arab, Latin, dan Artinya Lengkap

    6 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Senin, 6 April 2026
    Trending
    • Hasil Akhir Final FIFA 2026: Indonesia Juara Kedua Setelah Kalahkan Bulgaria 0-1
    • Daftar saham paling terkonsentrasi di BEI: BREN, RLCO, DSSA, AGII
    • Niat Sholat Tabah: Tulisan Arab, Latin, dan Artinya Lengkap
    • Mengintip Prospek Saham Kendaraan Listrik ASII, VKTR, dan IMAS di Tengah Isu BBM
    • Kru Kapal Nazila 05 yang Tenggelam di Perairan Utara Taliabu
    • Tekan BBM Tanpa WFH, DPRD Sidoarjo Dorong Transportasi Umum untuk ASN
    • Pencarian Bocah Hilang di DAM Colo Karanganyar, Relawan Sisir 4 Titik Air
    • Mensos Sosialisasi Digitalisasi Bansos di Kabupaten Malang untuk Data yang Lebih Akurat
    • 7 cara meningkatkan kesehatan usus, jangan lewatkan
    • Drama Ikan Lele Mentah MBG
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Politik»Impor Energi 15 Miliar Dolar dari AS, Peluang dan Risikonya

    Impor Energi 15 Miliar Dolar dari AS, Peluang dan Risikonya

    adm_imradm_imr16 Februari 20262 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Kesepakatan Dagang Timbal Balik Antara Indonesia dan Amerika Serikat

    Pada 19 Februari 2026, Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, akan melakukan kunjungan resmi ke Amerika Serikat. Dalam kunjungan tersebut, ia dijadwalkan untuk menandatangani Agreement on Reciprocal Trade (ART) dengan Presiden AS Donald Trump. Kesepakatan ini bertujuan untuk memperkuat hubungan perdagangan antara dua negara.

    Kesepakatan dagang timbal balik ini mencakup komitmen Indonesia untuk membeli produk energi dari AS senilai sekitar US$ 15 miliar atau setara Rp 250 triliun, dengan asumsi kurs Rp 16.700 per dolar AS. Produk energi yang akan diimpor meliputi liquefied petroleum gas (LPG), minyak mentah (crude oil), serta bahan bakar minyak (BBM).

    Pilar Utama ART

    Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyebut pembelian energi menjadi salah satu pilar utama ART, yang dirancang untuk menyeimbangkan neraca perdagangan Indonesia–AS. Detail teknis kerja sama akan dimatangkan dalam rangkaian pertemuan bilateral selama kunjungan Presiden Prabowo.

    Dari sisi operator, Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Muhammad Baron menyatakan bahwa Pertamina akan menjalankan mandat pemerintah dengan mengedepankan tata kelola yang baik dan mendukung target ketahanan energi nasional dalam kerangka Asta Cita.

    Manfaat Ekonomi dan Ketahanan Pasokan

    Ekonom Universitas Andalas Syafruddin Karimi menilai, kesepakatan ini berpotensi memberikan manfaat ekonomi apabila dirancang secara disiplin. Beberapa manfaat yang bisa diperoleh antara lain:

    • Kontrak pembelian LPG dan crude oil dari AS dapat mengurangi risiko gangguan pasokan di tengah volatilitas pasar global, baik akibat cuaca ekstrem, gangguan jalur pelayaran, maupun tensi geopolitik.
    • Kontrak LNG jangka menengah dengan fleksibilitas destinasi bisa memperkuat pasokan gas untuk pembangkit dan industri, terutama saat pasar global mengalami pergeseran.

    Selain itu, bila ART benar-benar memberikan imbal balik berupa penurunan tarif atau kepastian akses pasar bagi produk ekspor Indonesia, kenaikan impor energi dapat dikompensasi oleh peningkatan ekspor manufaktur dan produk padat karya ke AS.

    Momentum Pasar yang Kondusif

    Momentum pasar juga dinilai relatif kondusif. Pasokan minyak global cenderung longgar, seiring produksi AS yang kembali mendekati rekor dan lonjakan stok minyak mentah akibat gangguan operasional kilang. Kondisi ini membuka ruang negosiasi harga yang lebih kompetitif bagi pembeli seperti Indonesia.

    Risiko Defisit Migas dan Tekanan Kurs

    Namun, ART bukan tanpa risiko. Syafruddin mengingatkan, komitmen impor energi sebesar US$ 15 miliar berpotensi memperlebar defisit migas dan menekan neraca berjalan jika imbal dagang di sektor ekspor tidak terealisasi secara nyata. Pemerintah perlu menetapkan target yang terukur, seperti pos tarif yang diturunkan, tambahan nilai ekspor, dan jadwal implementasi yang jelas.

    Risiko lain datang dari struktur kontrak LNG. Skema take-or-pay yang kaku berpotensi menimbulkan beban fiskal jika harga spot turun atau permintaan domestik melambat. Fleksibilitas volume, klausul price review, serta opsi pengalihan kargo menjadi kunci mitigasi.

    Dari sisi makro, pembelian energi berbasis dolar AS meningkatkan eksposur nilai tukar. Tanpa strategi lindung nilai (hedging) yang memadai, volatilitas kurs dapat langsung menekan inflasi domestik.

    Aspek Biaya dan Daya Saing Ekspor

    Praktisi migas Hadi Ismoyo menyoroti aspek biaya. Menurutnya, impor minyak dan gas dari AS relatif kurang kompetitif dari sisi shipping cost, ketersediaan armada, dan asuransi dibandingkan pemasok regional. Untuk komoditas migas memang lebih mahal. Tapi dari perspektif lebih luas, imbal dagang ini menyelamatkan ekspor Indonesia ke AS.

    Hadi menilai, secara total kesepakatan tersebut masih bersifat win-win, mengingat nilai ekspor Indonesia ke AS lebih besar dan berperan menjaga keberlangsungan ribuan tenaga kerja berorientasi ekspor, setidaknya hingga Indonesia menemukan pasar alternatif non-AS.

    Kesimpulan

    Dengan nilai komitmen mencapai Rp 250 triliun, ART Indonesia–AS menjadi salah satu kesepakatan strategis terbesar dalam sektor energi dan perdagangan bilateral. Implementasi yang disiplin, transparan, serta terukur akan menjadi penentu apakah kesepakatan ini mampu memperkuat ketahanan energi sekaligus menjaga stabilitas eksternal perekonomian nasional.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Perang AS-Iran: Krisis Global atau Kekacauan Berlebihan?

    By adm_imr6 April 20261 Views

    Walikota Andi Harun Kritik Keterlambatan Penerbitan Surat Rekomendasi Pj Sekda di Pemprov Kaltim

    By adm_imr5 April 20262 Views

    Soal dan Jawaban B Indonesia Kelas 10 Halaman 126-128 Bab 5

    By adm_imr5 April 20262 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Hasil Akhir Final FIFA 2026: Indonesia Juara Kedua Setelah Kalahkan Bulgaria 0-1

    6 April 2026

    Daftar saham paling terkonsentrasi di BEI: BREN, RLCO, DSSA, AGII

    6 April 2026

    Niat Sholat Tabah: Tulisan Arab, Latin, dan Artinya Lengkap

    6 April 2026

    Mengintip Prospek Saham Kendaraan Listrik ASII, VKTR, dan IMAS di Tengah Isu BBM

    6 April 2026
    Berita Populer

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    Kabupaten Malang 27 Maret 2026

    Kabupaten Malang— Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang tengah menyiapkan perubahan status dua Unit Pelaksana Teknis…

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026

    Halal Bihalal Dinkes Kab. Malang, Bupati Sanusi Bahas Puskesmas Resik dan Tunggu Kebijakan WFH

    27 Maret 2026

    Buka Musrenbang RKPD 2027, Wali Kota Malang Tekankan Kolaborasi dan Pembangunan Inklusif

    31 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?