Kalender Liturgi Katolik untuk Pekan V Prapaskah Tahun A
Kalender liturgi Katolik untuk Pekan V Prapaskah Tahun A telah disiapkan dengan berbagai bacaan yang mengandung makna mendalam dan pengajaran penting bagi umat. Hari Minggu Prapaskah V memiliki warna liturgi ungu, yang merupakan simbol dari penyesalan dan persiapan spiritual menuju Paskah.
Berikut adalah bacaan-bacaan yang akan dibacakan pada hari Minggu tersebut:
Bacaan Pertama: Yeh. 37:12-14
Oleh sebab itu, bernubuatlah dan katakan kepada mereka: Beginilah firman Tuhan ALLAH: Sungguh, Aku membuka kubur-kuburmu dan membangkitkan kamu, hai umat-Ku, dari dalamnya, dan Aku akan membawa kamu ke tanah Israel. Dan kamu akan mengetahui bahwa Akulah TUHAN, pada saat Aku membuka kubur-kuburmu dan membangkitkan kamu, hai umat-Ku, dari dalamnya. Aku akan memberikan Roh-Ku ke dalammu, sehingga kamu hidup kembali dan Aku akan membiarkan kamu tinggal di tanahmu. Dan kamu akan mengetahui bahwa Aku, TUHAN, yang mengatakannya dan membuatnya, demikianlah firman TUHAN.
Mazmur Tanggapan: Mzm. 130:1-2,3-4ab,4c-6,7-8
Nyanyian ziarah. Dari jurang yang dalam aku berseru kepada-Mu, ya TUHAN!
Tuhan, dengarkanlah suaraku! Biarlah telinga-Mu menaruh perhatian kepada suara permohonanku.
Jika Engkau, ya TUHAN, mengingat-ingat kesalahan-kesalahan, Tuhan, siapakah yang dapat tahan?
Tetapi pada-Mu ada pengampunan, supaya Engkau ditakuti orang.
Aku menanti-nantikan TUHAN, jiwaku menanti-nanti, dan aku mengharapkan firman-Nya.
Jiwaku mengharapkan Tuhan lebih dari pada pengawal mengharapkan pagi, lebih dari pada pengawal mengharapkan pagi.
Berharaplah kepada TUHAN, hai Israel! Sebab pada TUHAN ada kasih setia, dan Ia banyak kali mengadakan pembebasan.
Dialah yang akan membebaskan Israel dari segala kesalahannya.
Bacaan Kedua: Rm. 8:8-11
Mereka yang hidup dalam daging, tidak mungkin berkenan kepada Allah. Tetapi kamu tidak hidup dalam daging, melainkan dalam Roh, jika memang Roh Allah diam di dalam kamu. Tetapi jika orang tidak memiliki Roh Kristus, ia bukan milik Kristus.
Tetapi jika Kristus ada di dalam kamu, maka tubuh memang mati karena dosa, tetapi roh adalah kehidupan oleh karena kebenaran. Dan jika Roh Dia, yang telah membangkitkan Yesus dari antara orang mati, diam di dalam kamu, maka Ia, yang telah membangkitkan Kristus Yesus dari antara orang mati, akan menghidupkan juga tubuhmu yang fana itu oleh Roh-Nya, yang diam di dalam kamu.
Injil Katolik: Yoh. 11:1-45 (panjang) atau Yoh. 11:3-7,17,20-27,33b-45 (singkat)
Pada injil ini, kita mengikuti kisah Yesus yang datang ke Betania untuk menyembuhkan Lazarus, saudara Marta dan Maria. Meskipun Yesus tahu bahwa Lazarus sudah mati, Ia berkata bahwa penyakit itu tidak akan membawa kematian, tetapi akan menyatakan kemuliaan Allah.
Ketika Yesus tiba, Ia menemukan Lazarus sudah empat hari berbaring di dalam kubur. Marta pergi menjumpai Yesus dan berkata, “Tuhan, sekiranya Engkau ada di sini, saudaraku pasti tidak mati.” Yesus menjawab, “Saudaramu akan bangkit.” Marta merasa percaya bahwa Lazarus akan bangkit pada akhir zaman, namun Yesus berkata, “Akulah kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati.”
Setelah Yesus memanggil Lazarus keluar dari kubur, banyak orang yang percaya kepada-Nya. Bahkan, beberapa orang bertanya, “Ia yang memelekkan mata orang buta, tidak sanggupkah Ia bertindak, sehingga orang ini tidak mati?”
Bacaan Khusus (BCO): Bil 12:1-15
Bacaan ini mengisahkan tentang Miryam dan Harun yang mengatai Musa karena ia telah mengambil seorang perempuan Kush. Mereka merasa bahwa Tuhan hanya berbicara kepada Musa, bukan kepada mereka. Namun, Tuhan menegaskan bahwa Musa adalah hamba-Nya yang setia. Murka Tuhan terhadap mereka pun turun, dan Miryam terkena kusta. Setelah Musa memohon kepada Tuhan, Ia memerintahkan agar Miryam dikucilkan selama tujuh hari.







