Persebaya Surabaya kembali mencatatkan kemenangan penting dalam pertandingan melawan Bali United. Kemenangan ini diraih dengan skor 3-1 pada pekan ke-20 Super League 2025/2026. Pertandingan berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Sabtu (7/2/2026) malam.
Kemenangan ini memiliki makna tersendiri karena Persebaya Surabaya berhasil mengakhiri catatan kurang ideal mereka di kandang Bali United. Hasil ini juga menjaga peluang Persebaya untuk tetap bersaing ketat di papan atas klasemen. Dengan tambahan tiga poin, Persebaya Surabaya kini berada di posisi kelima klasemen sementara dengan koleksi 35 poin.
Salah satu yang menarik perhatian adalah penampilan Alfan Suaib dari bangku cadangan. Pemain muda akademi Persebaya Surabaya itu tampil sebagai supersub dan mencetak gol kedua pada menit ke-69. Gol tersebut menjadi titik balik yang menenangkan permainan Persebaya Surabaya. Keberanian Alfan menusuk pertahanan Bali United menunjukkan mentalitas pemain muda yang siap menjawab kepercayaan.
Bagi Alfan, gol tersebut bukan sekadar catatan statistik. Ia mengaku bersyukur atas kesempatan yang diberikan oleh pelatih dan seluruh tim. “Gol ini saya persembahkan untuk orang tua saya dan seluruh Bonek yang selalu memberikan dukungan,” ujar Alfan. “Terima kasih juga kepada para pemain senior. Saya sangat bangga bisa mencetak gol hari ini.”
Secara statistik, kontribusi Alfan dalam waktu singkat terlihat sangat menjanjikan. Dalam satu laga dengan 43 menit bermain, ia mampu mencetak satu gol dari satu percobaan. Expected Goals Alfan tercatat 0,37 dengan akurasi tembakan mencapai 100 persen. Ia juga mencatat satu umpan kunci, satu dribel sukses, dan dilanggar dua kali oleh lawan.
Dalam aspek permainan tim, Alfan membukukan delapan umpan dengan enam di antaranya sukses. Akurasi umpan 75 persen menunjukkan kedewasaan bermain meski baru turun sebagai pengganti. Performa singkat namun efektif ini terasa penting di tengah krisis pemain yang dialami Persebaya Surabaya. Kehadiran Alfan memberi energi baru sekaligus opsi segar bagi lini serang Green Force.
Bernardo Tavares pun tidak menutup mata terhadap dampak positif tersebut. Ia memuji kerja kolektif tim, tetapi memberi sorotan khusus kepada pemain muda binaan klub. Menurut Tavares, Alfan adalah contoh nyata hasil dari kerja keras dan kesabaran. Ia ingin para pemain muda lain melihat laga ini sebagai cermin masa depan mereka.
“Percayalah pada mimpimu dan teruslah berjuang,” ucap Tavares penuh emosi. “Jika kamu bekerja keras, kesempatan akan datang. Dan jika mampu memanfaatkannya, kamu bisa seperti Alfan Suaib hari ini.”
Pesan itu menggema lebih dari sekadar ruang konferensi pers. Kalimat tersebut seolah menjadi pengingat filosofi Persebaya Surabaya yang selalu memberi ruang bagi talenta lokal. Kemenangan atas Bali United juga mempertegas karakter Persebaya Surabaya sebagai tim yang tidak mudah menyerah. Bermain di kandang lawan, Green Force tampil disiplin dan penuh keyakinan.
Mentalitas inilah yang ingin terus dijaga oleh Tavares. Ia menilai kepercayaan diri pemain muda akan tumbuh jika didukung oleh kerja keras dan lingkungan yang tepat. Bagi Alfan, laga ini bisa menjadi titik awal perjalanan panjang bersama tim senior. Keberhasilannya memanfaatkan momen membuktikan kesiapan bersaing di level tertinggi.
Dukungan Bonek pun menjadi elemen penting dalam cerita ini. Gol Alfan seolah menjadi hadiah manis bagi suporter yang setia mendampingi Persebaya Surabaya di mana pun berlaga. Usai kemenangan di Gianyar, Persebaya Surabaya dijadwalkan kembali bermain di kandang. Stadion Gelora Bung Tomo akan menjadi panggung berikutnya bagi Green Force.
Pada Sabtu (14/2/2026) mendatang, Persebaya Surabaya akan menjamu Bhayangkara Presisi Lampung. Laga tersebut menjadi kesempatan melanjutkan tren positif sekaligus membuka ruang bagi cerita baru pemain muda.
Pesan haru Bernardo Tavares kini menggantung di ruang ganti Persebaya Surabaya. Kamu bisa seperti Alfan Suaib, kalimat itu menunggu untuk dibuktikan oleh generasi berikutnya.







