Kekalahan Persija Jakarta dari Arema FC Menimbulkan Kekecewaan
Persija Jakarta kalah 0-2 dari Arema FC dalam laga kandang yang dihelat di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, pada Minggu (8/2/2026). Meski pertandingan ini berlangsung di hadapan lebih dari 50 ribu Jakmania, Macan Kemayoran harus menerima kekalahan tanpa mampu mencetak satu gol pun.
Ketua Umum The Jakmania, Diky Soemarno, menyebut pertandingan tersebut berjalan tidak seperti yang diharapkan. Ia menilai bahwa bermain di kandang dengan atmosfer full house seharusnya menjadi modal besar untuk meraih kemenangan. Namun, kegagalan memaksimalkan peluang membuat Persija harus menerima kekalahan.
“Ini pertandingan yang aneh. Kita bermain di kandang dengan full house, sekitar 56 ribu suporter. Seharusnya tidak ada kata lain selain menang,” ujar Diky di GOR Soemantri, Kuningan, Jakarta, Kamis (12/2/2026).
Diky menilai bahwa Persija sebenarnya memiliki peluang untuk meraih hasil positif. Namun, kegagalan memaksimalkan peluang membuat tim besutan Mauricio Souza tersebut harus menerima kekalahan tanpa mencetak gol.
“Sebenarnya akan sangat bagus kalau kemarin kita menang, tapi nyatanya kita tidak bisa mencetak gol dan justru banyak membuang peluang,” tambahnya.
Terkait evaluasi tim, Diky menyerahkan sepenuhnya kepada jajaran pelatih. Meski demikian, ia menyampaikan aspirasi suporter yang ingin melihat pemain-pemain anyar mendapatkan kesempatan bermain lebih banyak. Nama Shayne Pattynama dan Paulo Ricardo menjadi sorotan. Shayne disebut belum dimainkan secara konsisten dan baru mendapat menit terbatas saat melawan Persita, sementara Paulo Ricardo juga belum terlihat performanya secara menyeluruh.
“Jadi kami belum bisa menilai apakah transfer paruh kedua ini berhasil atau tidak jika mereka belum benar-benar teruji,” jelasnya.
Meski kecewa, Diky menegaskan optimisme masih ada. Ia berharap Persija segera bangkit dan kembali ke jalur kemenangan demi menjaga peluang juara.
“Ke depan tidak ada pilihan lain selain menang di setiap pertandingan. Track record kita masih mengarah ke jalur juara. Secara teori, kalau sudah kalah lebih dari lima kali, akan sangat sulit mengejar gelar,” tegasnya.
Diky juga menekankan pentingnya menjadikan kandang sebagai tempat yang menakutkan bagi lawan. Kekalahan dari Arema FC disebutnya harus menjadi bahan evaluasi serius.
“Kami ingin kandang menjadi tempat yang paling seram bagi lawan. Kekalahan ini harus menjadi bahan evaluasi untuk mengetahui di mana letak kelemahannya,” pungkas Diky.
Dukungan dari Gustavo Almeida
Penyerang Persija Jakarta, Gustavo Almeida, memahami kekecewaan The Jakmania setelah kekalahan dari Arema FC pada laga Minggu lalu. Kekalahan tersebut terasa menyakitkan karena Macan Kemayoran takluk dengan skor 0-2 di kandang sendiri, Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat.
Gustavo Almeida mengajak Jakmania untuk tetap memberikan dukungan kepada tim meski hasilnya belum sesuai harapan. Sebab, perjalanan Persija di Super League musim ini belum berakhir.
“Saya ingin mengatakan kepada para suporter untuk terus percaya kepada kami karena ini belum berakhir,” kata Gustavo Almeida di GOR Soemantri, Kuningang, Jakarta Selatan, Kamis (12/2/2026).
“Dalam sepakbola, ketika Anda menang berkali-kali, tidak banyak yang berbicara, tapi ketika Anda kalah sekali, orang-orang di luar mulai berteriak dan menertawakan kami,” lanjutnya.
Pemain asal Brasil itu menegaskan, seluruh pemain Persija memiliki tekad yang sama untuk bangkit dan berjuang hingga akhir musim ini. Ia mengajak Jakmania untuk terus memberikan dukungan penuh saat Persija berlaga.
“Kami harus tetap fokus dan terus berjuang, saya berharap para suporter tetap percaya dan memberikan energi kepada kami di lapangan,” kata Gustavo Almeida.
“Para pemain memiliki perasaan yang sama untuk terus mencoba dan berjuang sampai pertandingan terakhir, saya berharap musim ini kami bisa mencapai target,” ujarnya.
Selain menyoroti kekalahan dari Arema FC, Gustavo Almeida menanggapi kabar Persija yang terancam tidak bermain di Jakarta dalam tiga laga kandang ke depan. Gustavo Almeida mengakui kondisi tersebut bakal menjadi tantangan bagi timnya.
Seperti diketahui, hingga pekan ke-20 Super League 2025/2026, Persija masih berada di peringkat ketiga dengan mengemas 41 poin atau berjarak enam poin dari Persib Bandung yang berada di puncak klasemen. Pada pertandingan pekan ke-21, Rizky Ridho cs akan melakoni laga away ke markas Bali United, Minggu (15/2/2026).







