Persebaya Turun ke Posisi Enam, Persib dan Borneo Memimpin Klasemen
Persebaya Surabaya harus turun ke posisi enam klasemen Liga 1 setelah kalah telak 1-5 dari Borneo FC pada pekan ke-25. Kekalahan ini membuat Bajol Ijo mengoleksi 39 poin dari 24 pertandingan. Mereka kini tertinggal dari Persita Tangerang yang naik ke posisi lima dengan 41 poin.
Persib Bandung masih memimpin klasemen dengan 54 poin. Borneo FC menempel ketat di posisi kedua dengan 53 poin. Persija Jakarta ada di posisi ketiga dengan 51 poin. Malut United berada di posisi empat dengan 45 poin, sementara Persita Tangerang di posisi lima dengan 41 poin.
Kekalahan dari Borneo FC membuat Persebaya kehilangan momentum untuk menjaga posisi lima besar. Kini mereka harus bersaing ketat dengan Persita dan Malut United untuk kembali masuk zona elite.
Jadwal Pertandingan yang Bisa Mengubah Posisi Persebaya
Beberapa laga pekan ke-25 dan ke-26 akan sangat menentukan posisi Persebaya di klasemen:
- Persib vs Persik (9 Maret 2026) – Jika Persib menang, mereka semakin kokoh di puncak. Persik yang berada di papan tengah bisa menjadi lawan yang memberi kejutan.
- PSBS Biak vs Semen Padang (9 Maret 2026) – Laga tim papan bawah, hasilnya tidak memengaruhi langsung Persebaya, tetapi penting dalam perebutan zona degradasi.
- Bhayangkara vs Arema (10 Maret 2026) – Kedua tim papan tengah, hasilnya bisa mendekatkan mereka ke Persebaya jika Bajol Ijo kembali kehilangan poin.
- PSIM vs Persijap (11 Maret 2026) – Laga papan bawah, tidak memengaruhi langsung posisi Persebaya.
- Persis Solo vs Bali United (12 Maret 2026) – Bali United yang berada di papan atas bisa menambah tekanan bagi Persebaya jika meraih kemenangan.
Persebaya sendiri akan menghadapi laga penting berikutnya melawan Persita Tangerang pada 4 April 2026 di Stadion Gelora Bung Tomo. Pertandingan ini menjadi krusial karena Persita saat ini berada tepat di atas Persebaya. Kemenangan akan mengembalikan Bajol Ijo ke posisi lima besar, sementara kekalahan bisa membuat mereka semakin tertinggal.
Jalannya Laga Borneo FC vs Persebaya
Pertandingan di Stadion Segiri menjadi salah satu laga paling emosional musim ini. Borneo FC merayakan ulang tahun ke-12 dengan pesta gol, sementara Persebaya harus menerima kenyataan pahit.
Borneo tampil dominan sejak awal dengan penguasaan bola rapi dan serangan kolektif. Juan Villa mencetak dua gol (15’, 59’). Mariano Peralta menambah satu gol (62’). Koldo Obieta memperbesar keunggulan (68’). Marcos Astina menutup pesta gol di menit 90+4. Persebaya hanya mampu membalas lewat gol Leo Lelis menit 72.
Statistik menunjukkan dominasi Borneo: 67 persen penguasaan bola, 12 peluang, dan 19 tendangan dengan 10 tepat sasaran. Persebaya hanya mencatat 33 persen penguasaan bola, 6 peluang, dan 13 tendangan dengan 4 tepat sasaran.
Pelatih Fabio Lefundes menyebut kemenangan ini sebagai momen fantastis. “Ini momen fantastis. Selamat Borneo bisa mencetak lima gol,” ujarnya. Sementara Bernardo Tavares mengakui timnya kalah kualitas. “Hari ini, Borneo menunjukkan permainan tanpa bola yang baik. Mereka jauh lebih baik dari kami,” katanya.
Kapten Persebaya, Bruno Moreira, tak bisa menyembunyikan kekecewaan. “Kami datang ke sini untuk mendapatkan tiga poin dan tentu saja kami tidak menyangka akan kebobolan lima gol dan hanya mencetak satu gol,” ujarnya.







