Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    5 tantangan membuka kafe di era ini, masih menguntungkan?

    16 Mei 2026

    Festival Rujak Uleg Surabaya Dorong Perekonomian Rakyat

    16 Mei 2026

    Ammar Zoni Kembali Dikirim ke Lapas Nusakambangan Usai Permohonan Ditolak

    16 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Minggu, 17 Mei 2026
    Trending
    • 5 tantangan membuka kafe di era ini, masih menguntungkan?
    • Festival Rujak Uleg Surabaya Dorong Perekonomian Rakyat
    • Ammar Zoni Kembali Dikirim ke Lapas Nusakambangan Usai Permohonan Ditolak
    • Jadwal Live TV SCTV: Pertandingan Final Liga Champion Arsenal vs PSG, Fakta Menarik Berebut Trofi Eropa
    • Populer Kaltim: Pria Tewas Usai Jatuh dari Pohon Mangga Saat Perampokan Kurir
    • 50 Soal Ujian Agama Islam Kelas 8 Terbaru 2026-2027
    • PMT Siapkan Pelayaran Perdana CMA CGM ke Tiongkok Selatan
    • Disporapar Kota Malang Kembangkan Kampung Tematik dengan Inovasi dan Kolaborasi
    • Bayern Munich Incar Striker Baru, Pengganti Harry Kane
    • Pajak Gula Jerman: Perdebatan Kesehatan dan Intervensi Negara
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Kuliner»Warga Toboali Basel Bingung Anaknya Terus Diberi Menu MBG Kacang-kacangan

    Warga Toboali Basel Bingung Anaknya Terus Diberi Menu MBG Kacang-kacangan

    adm_imradm_imr17 Maret 20264 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Program Makan Bergizi Gratis di Bangka Selatan Dikritik

    Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Bangka Selatan kini tengah menjadi sorotan setelah ditemukan adanya masalah dalam pemberian menu makanan yang tidak sesuai dengan usia balita. Hal ini menimbulkan kekhawatiran dari warga terutama para orang tua yang merasa bahwa program tersebut belum sepenuhnya mempertimbangkan kebutuhan gizi anak-anak.

    Keluhan Warga Terhadap Menu Makanan

    Salah satu keluhan datang dari Udi, seorang warga Kelurahan Toboali, yang menyatakan bahwa paket makanan untuk anak laki-lakinya yang baru berusia 10 bulan mengandung menu kering seperti kacang polong, kacang telur, dan kacang koro. Kondisi ini dinilai tidak sesuai karena bayi tersebut belum memiliki gigi yang cukup untuk mengunyah makanan keras.

    Udi mengungkapkan bahwa meskipun ada beberapa kali menu yang lebih relevan seperti puding, telur, dan buah, dominasi makanan kering tetap menjadi perhatian serius. Ia meminta agar SPPG melakukan evaluasi menyeluruh agar distribusi menu kedepannya disesuaikan dengan profil usia penerima manfaat.

    Kritik Serupa dari Warga Lain

    Irna, seorang warga Kecamatan Pulau Besar, juga menyampaikan kritik terhadap komposisi menu kering yang diberikan kepada anak usia sekolah menengah atas. Meskipun paket makanan memiliki variasi seperti keripik tempe dan telur, ia merasa standar kecukupan gizi untuk mendukung produktivitas siswa tetap perlu ditinjau ulang secara transparan.

    Tanggapan dari Dinas Kesehatan

    Menanggapi gejolak di masyarakat, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Bangka Selatan mulai melakukan langkah-langkah peninjauan serius. Kepala Dinas Kesehatan Bangka Selatan, dr Agus Pranawa, mengonfirmasi bahwa meski menu telah mengacu pada rekomendasi ahli gizi, terdapat celah dalam teknis pemberian di lapangan.

    Agus Pranawa menjelaskan bahwa meskipun menunya sesuai dengan rekomendasi ahli gizi, masih ada beberapa menu yang berada di bawah Angka Kecukupan Gizi (AKG). Penyajian makanan yang monoton tanpa kuah atau sayur dinilai menyulitkan peserta didik tingkat PAUD hingga sekolah dasar untuk mengonsumsi paket nutrisi tersebut.

    Masalah Pemberian Protein Nabati

    Pihak dinas secara khusus menyoroti kekeliruan pemberian protein nabati berupa kacang-kacangan keras untuk balita yang secara fisik belum mampu mengonsumsinya. Agus Pranawa menegaskan bahwa meskipun secara gizi benar dan mengandung protein, pemberian tersebut salah karena tidak sesuai dengan usia anak.

    Peringatan Terkait Kualitas Pengemasan

    Pemerintah daerah juga mewanti-wanti seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk menjamin kualitas pengemasan agar tidak ada lagi temuan makanan yang tidak matang atau berjamur. Kejadian makanan tidak layak konsumsi dipandang dapat merusak citra program, terutama dengan adanya pengawasan ketat dari masyarakat melalui media sosial saat ini.

    Komitmen Dinas Kesehatan

    Dinkes Bangka Selatan menyatakan komitmennya untuk mendampingi SPPG dalam menyusun komposisi menu yang tetap bergizi di tengah fluktuasi harga bahan pangan pokok. Komunikasi terbuka antara pengelola program dengan ahli gizi di setiap puskesmas diharapkan menjadi solusi agar kejadian salah sasaran menu tidak terulang kembali.

    Setiap SPPG jangan takut berdiskusi dengan kami terkait menu program MBG, ujar Agus Pranawa.


    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Pajak Gula Jerman: Perdebatan Kesehatan dan Intervensi Negara

    By adm_imr16 Mei 20261 Views

    Tikar Perang Pasar Durian: Indonesia vs Thailand

    By adm_imr16 Mei 20261 Views

    Keracunan MBG Menyerang 500 Siswa Klaten, Tambah Lagi 252 Siswa di Cakung

    By adm_imr16 Mei 20262 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    5 tantangan membuka kafe di era ini, masih menguntungkan?

    16 Mei 2026

    Festival Rujak Uleg Surabaya Dorong Perekonomian Rakyat

    16 Mei 2026

    Ammar Zoni Kembali Dikirim ke Lapas Nusakambangan Usai Permohonan Ditolak

    16 Mei 2026

    Jadwal Live TV SCTV: Pertandingan Final Liga Champion Arsenal vs PSG, Fakta Menarik Berebut Trofi Eropa

    16 Mei 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026

    Kejagung Sita Aset Kasus Ekspor CPO di Kota Malang, Tanah 157 Meter Persegi Dipasangi Plang

    2 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?