Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Trump Beri Peringatan Baru ke Teheran, Iran Anggap Usulan Damai AS Tidak Realistis

    6 April 2026

    Hafifah Bella Novitasari Menggapai Mimpi Melalui Pendidikan dan Membongkar Stigma dengan Dedikasi

    6 April 2026

    Kronologi Pemeriksaan Dude Harlino dan Alyssa Soebandono di Bareskrim Terkait Kasus DSI

    6 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Senin, 6 April 2026
    Trending
    • Trump Beri Peringatan Baru ke Teheran, Iran Anggap Usulan Damai AS Tidak Realistis
    • Hafifah Bella Novitasari Menggapai Mimpi Melalui Pendidikan dan Membongkar Stigma dengan Dedikasi
    • Kronologi Pemeriksaan Dude Harlino dan Alyssa Soebandono di Bareskrim Terkait Kasus DSI
    • Perbanyak Istighfar, Sholat Sunnah Taubat, dan Baca Doa Setelah Sholat
    • Krisis Iran Dorong Peningkatan Penjualan Mobil Listrik Bekas Eropa
    • Bahlil Jawab Kenaikan Harga Pertamax Jadi Rp17.850 per 1 April 2026, Tunggu Keputusan Presiden
    • Aksi pencurian motor di parkiran kos Surabaya gagal, dua pelaku ditangkap satu kabur
    • Inspektorat Jenderal Pantau Ketat Seluruh Tahapan Haji
    • Benarkah Penis Bisa Membesar Akibat Hernia?
    • 7 Jenis Teh Sehat Jantung, Ada Favoritmu?
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Tips»Krisis Iran Dorong Peningkatan Penjualan Mobil Listrik Bekas Eropa

    Krisis Iran Dorong Peningkatan Penjualan Mobil Listrik Bekas Eropa

    adm_imradm_imr6 April 20261 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Perubahan Besar di Pasar Otomotif Eropa

    Pasar otomotif di seluruh Eropa mengalami pergeseran besar akibat memanasnya konflik bersenjata di Iran. Lonjakan harga bahan bakar minyak (BBM) yang dipicu oleh gangguan pasokan energi global memaksa ribuan warga mulai meninggalkan kendaraan konvensional demi menekan biaya pengeluaran harian. Kondisi darurat ini memicu lonjakan permintaan mobil listrik (EV) bekas di berbagai platform perdagangan daring sebagai solusi mobilitas yang lebih efisien. Di tengah ketidakpastian ekonomi saat ini, kendaraan listrik tangan kedua kini dianggap sebagai pilihan paling masuk akal bagi masyarakat untuk melindungi finansial mereka dari fluktuasi harga energi yang terus membengkak.

    Penjualan Mobil Listrik Bekas di Eropa Melonjak Pesat



    Transaksi kendaraan listrik bekas di berbagai pasar utama Eropa saat ini mencapai titik tertinggi. Platform jual beli Finn.no di Norwegia mencatat penjualan unit bertenaga elektrik kini resmi melampaui mobil bermesin diesel. Kondisi serupa dilaporkan oleh perusahaan ritel otomotif daring Aramisauto di Prancis. Pangsa penjualan kendaraan listrik mereka melonjak hampir dua kali lipat menjadi 12,7 persen hanya dalam waktu tiga minggu. Sebaliknya, penjualan mobil bensin dan diesel merosot masing-masing menjadi 28 persen dan 10 persen.

    “Hal yang menarik adalah minat pada mobil listrik sebenarnya sudah mulai naik sejak awal. Namun, ketidakstabilan dunia saat ini mempercepat proses perpindahan ke kendaraan listrik yang memang sudah berjalan di seluruh wilayah,” kata Chief Executive Officer grup OLX, Christian Gisy.

    Mahalnya Harga Bensin Membuat Warga Beralih ke Kendaraan Listrik



    Eskalasi militer di Selat Hormuz telah menghambat distribusi sekitar 20 persen pasokan minyak dunia. Hal ini memicu lonjakan harga bensin di Uni Eropa sebesar 12 persen hingga menyentuh rata-rata 1,84 euro (Rp35,99 ribu) per liter sejak akhir Februari hingga pertengahan Maret. Kenaikan harga ini menciptakan tekanan psikologis yang signifikan bagi konsumen, terutama ketika biaya transportasi harian dirasa makin tidak terkendali. Menanggapi fenomena tersebut, CEO platform Aramisauto, Romain Boscher mengungkapkan perubahan perilaku konsumen secara instan.

    “Ketika harga bensin sudah menembus angka 2 euro (Rp39,12 ribu) per liter, hal itu meninggalkan kesan mendalam yang sulit dilupakan oleh masyarakat,” kata Boscher. Lonjakan harga ini menjadi pendorong utama bagi masyarakat untuk segera beralih ke teknologi mobil hibrida atau listrik sepenuhnya.

    “Konsumen sangat peka terhadap angka di pom bensin. Krisis energi saat ini secara efektif mempercepat kesadaran masyarakat tentang pentingnya menghemat biaya kepemilikan kendaraan,” kata Direktur Intelijen Ekonomi CarGurus, Kevin Roberts.

    Mobil Listrik Bekas Terbukti Lebih Murah dan Cepat Didapat

    Keunggulan utama yang mendorong lonjakan penjualan mobil listrik bekas adalah faktor ekonomi. Harga unit di pasar sekunder bisa 40 persen lebih murah dibandingkan model baru. Selain itu, unit mobil bisa langsung digunakan tanpa masa tunggu pengiriman dari pabrik.

    Selisih harga antara kendaraan listrik bekas dan mobil bensin juga telah menyusut drastis menjadi hanya sekitar 1.334 dolar AS (Rp22,68 juta). Hal ini diperkuat oleh banyaknya pasokan unit bekas dari perusahaan penyewaan seperti Hertz, yang menciptakan harga yang lebih terjangkau bagi masyarakat luas. Di Inggris, dealer kendaraan listrik melaporkan aktivitas penjualan yang sangat padat. Pemilik dealer EV Experts, Estelle Miller, menjelaskan tingginya permintaan dari pelanggan yang khawatir akan kenaikan harga bensin di masa depan.

    Kepercayaan konsumen terhadap kualitas kendaraan bekas juga meningkat berkat penerapan sertifikat kesehatan baterai yang transparan.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Tarif Listrik 1-10 April 2026: Daftar Pelanggan Subsidi dan Non Subsidi

    By adm_imr6 April 20263 Views

    Mengintip Prospek Saham Kendaraan Listrik ASII, VKTR, dan IMAS di Tengah Isu BBM

    By adm_imr6 April 20265 Views

    Istri Kecewa, Suami Diduga Selingkuh dan Tak Bayar Tagihan Listrik

    By adm_imr5 April 20264 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Trump Beri Peringatan Baru ke Teheran, Iran Anggap Usulan Damai AS Tidak Realistis

    6 April 2026

    Hafifah Bella Novitasari Menggapai Mimpi Melalui Pendidikan dan Membongkar Stigma dengan Dedikasi

    6 April 2026

    Kronologi Pemeriksaan Dude Harlino dan Alyssa Soebandono di Bareskrim Terkait Kasus DSI

    6 April 2026

    Perbanyak Istighfar, Sholat Sunnah Taubat, dan Baca Doa Setelah Sholat

    6 April 2026
    Berita Populer

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    Kabupaten Malang 27 Maret 2026

    Kabupaten Malang— Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang tengah menyiapkan perubahan status dua Unit Pelaksana Teknis…

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026

    Halal Bihalal Dinkes Kab. Malang, Bupati Sanusi Bahas Puskesmas Resik dan Tunggu Kebijakan WFH

    27 Maret 2026

    Buka Musrenbang RKPD 2027, Wali Kota Malang Tekankan Kolaborasi dan Pembangunan Inklusif

    31 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?