Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Survei Deloitte: Potensi AI yang Belum Terealisasi Bisnis

    16 Februari 2026

    Dukung Peningkatan Kualitas Pendidikan, Nawal Kawal Revitalisasi 980 PAUD Jateng

    16 Februari 2026

    Infinix Note 60 Standar Terlihat di Geekbench, Layar AMOLED 144 Hz Menggoda

    16 Februari 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Senin, 16 Februari 2026
    Trending
    • Survei Deloitte: Potensi AI yang Belum Terealisasi Bisnis
    • Dukung Peningkatan Kualitas Pendidikan, Nawal Kawal Revitalisasi 980 PAUD Jateng
    • Infinix Note 60 Standar Terlihat di Geekbench, Layar AMOLED 144 Hz Menggoda
    • Lanjutkan Arahan Sri Sultan, PWI DIY Gelar FGD Pembangunan Grha Pers Pancasila
    • Ulasan Lengkap Midea Tower Air Cooler MAC401R0BPK: Kelebihan dan Kekurangan
    • Trump mengklaim kesepakatan nuklir AS-Iran akan selesai bulan depan
    • Rayakan 60 Tahun, Yamaha Hadirkan Gitar Spesial
    • Ancelotti Didesak Panggil Bintang Brentford Jadi Striker Brasil 2026
    • Ketum Jakmania Kritik Persija: Kalah Meski Stadion Penuh, Arema FC Tampil Mengesankan
    • 7 rekomendasi tempat bukber di Balikpapan saat Ramadhan 2026, nyaman untuk keluarga
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Politik»Lanjutkan Arahan Sri Sultan, PWI DIY Gelar FGD Pembangunan Grha Pers Pancasila

    Lanjutkan Arahan Sri Sultan, PWI DIY Gelar FGD Pembangunan Grha Pers Pancasila

    adm_imradm_imr16 Februari 20260 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Pembangunan Grha Pers Pancasila di Yogyakarta Mulai Diprogramkan

    Pembangunan Grha Pers Pancasila (GPP) di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kini mulai bergerak cepat. PWI DIY, dalam upaya memenuhi arahan Sri Sultan Hamengku Buwono X, telah melakukan serangkaian langkah strategis untuk mewujudkan rencana tersebut. Salah satu tahap penting adalah pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) penyusunan Naskah Akademik Pembangunan GPP.

    FGD ini dilaksanakan di Yayasan Asram Foundation, Sleman, pada hari Kamis (12/2/2026). Acara ini dihadiri oleh pengurus PWI DIY, Dewan Penasehat, Dewan Pakar PWI DIY, sejumlah akademisi, serta perwakilan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) DIY. FGD ini menjadi tindak lanjut atas instruksi dari Sri Sultan yang ingin memperkuat posisi Yogyakarta sebagai pusat pengkajian dan pengembangan Pers Pancasila di Indonesia.

    Peran Naskah Akademik dalam Pembangunan GPP

    Ketua PWI DIY, Drs Hudono SH, membuka acara FGD tersebut. Dalam pembukaannya, ia menyampaikan bahwa naskah akademik menjadi fondasi utama dalam pembangunan GPP. Naskah ini tidak hanya berisi data teknis, tetapi juga harus mencakup landasan filosofis, sosiologis, dan yuridis secara komprehensif.

    Prof Dr Sudjito, Guru Besar Fakultas Hukum UGM, menekankan pentingnya naskah akademik sebagai dasar konseptual. Menurutnya, GPP bukan sekadar bangunan fisik, tetapi bagian dari strategi membangun ekosistem pers yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila. “Grha Pers Pancasila harus menjadi wadah pengembangan Pers Pancasila ke depan. Nilai-nilai Pancasila perlu diimplementasikan secara nyata dalam praktik pers, baik dalam pemberitaan, etika, maupun tanggung jawab sosial,” ujarnya.

    Sejarah dan Potensi Yogyakarta sebagai Pusat Pengkajian Pers Pancasila

    Dalam paparannya, Pemimpin Redaksi Kedaulatan Rakyat sekaligus mantan Ketua PWI DIY, Dr Octo Lampito, menyampaikan pandangan historis tentang lahirnya PWI di Surakarta. Meskipun Yogyakarta saat itu sedang bergejolak, kota ini memiliki koran tertua yang masih terbit hingga kini, yakni Kedaulatan Rakyat. “Keberadaan Grha Pers Pancasila akan memperkokoh Yogyakarta sebagai kota perjuangan. Sejarah pers dan sejarah perjuangan bangsa tidak bisa dipisahkan,” ujarnya.

    Menurut Octo, GPP berpotensi menjadi pusat literasi media sekaligus laboratorium pers. Sebagai kota pelajar, Yogyakarta memiliki modal sosial dan akademik untuk mengembangkan pendidikan serta kajian Pers Pancasila. Mahasiswa dapat dilibatkan dalam kunjungan, riset, maupun praktik jurnalistik berbasis nilai kebangsaan. Bahkan, GPP dapat dikembangkan sebagai destinasi edukasi dan wisata sejarah pers.

    Relevansi Yogyakarta sebagai Kota Budaya dan Pendidikan

    Prof Dr Edy Suandi Hamid, Rektor UWM, menilai posisi Yogyakarta sebagai kota budaya dan pendidikan sangat relevan untuk menjadi pusat pendidikan Pers Pancasila. Tradisi dialog publik yang sehat di DIY dinilai menjadi modal penting dalam membangun ekosistem pers yang beretika dan bertanggung jawab.

    Ia juga menekankan pentingnya kelengkapan data pendukung dalam naskah akademik, termasuk status kepemilikan tanah dan dokumen administratif lainnya, guna memperkuat argumentasi pembangunan GPP. “Dengan ekosistem pendidikan dan kebudayaan yang kuat, sangat relevan jika Yogyakarta dikembangkan sebagai pusat pendidikan dan pengkajian Pers Pancasila,” tambahnya.

    Tindak Lanjut dan Harapan Masa Depan

    Ketua PWI DIY, Hudono, menyampaikan bahwa hasil FGD akan segera ditindaklanjuti. PWI DIY berencana melakukan audiensi dengan Ketua DPRD DIY untuk membahas dukungan terhadap rencana pembangunan GPP. “Kami akan segera menindaklanjuti kegiatan hari ini dengan audiensi ke Ketua DPRD DIY. Saat ini kami masih menunggu jadwal karena agenda beliau cukup padat,” ujarnya.

    Melalui FGD tersebut, PWI DIY berharap naskah akademik pembangunan Grha Pers Pancasila dapat segera dimatangkan, sehingga kehadiran GPP benar-benar menjadi tonggak penguatan peran pers dalam menjaga nilai-nilai Pancasila dan keutuhan bangsa.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Impor Energi 15 Miliar Dolar dari AS, Peluang dan Risikonya

    By adm_imr16 Februari 20260 Views

    Jurusan langka peminat di Unmul, ITK, Polnes untuk SNBP 2026

    By adm_imr16 Februari 20261 Views

    Kisah iPad Ketua Muhammadiyah yang Hilang di Kereta Gajayana

    By adm_imr16 Februari 20262 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Survei Deloitte: Potensi AI yang Belum Terealisasi Bisnis

    16 Februari 2026

    Dukung Peningkatan Kualitas Pendidikan, Nawal Kawal Revitalisasi 980 PAUD Jateng

    16 Februari 2026

    Infinix Note 60 Standar Terlihat di Geekbench, Layar AMOLED 144 Hz Menggoda

    16 Februari 2026

    Lanjutkan Arahan Sri Sultan, PWI DIY Gelar FGD Pembangunan Grha Pers Pancasila

    16 Februari 2026
    Berita Populer

    Kejari Kabupaten Malang Geledah Kantor Dispora, Dalami Dugaan Penyelewengan Dana Hibah KONI

    Kabupaten Malang 6 Februari 2026

    Kabupaten Malang– Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Malang menggeledah Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten…

    Keluhan Pasien Poli Gigi Puskesmas Arjuno, Kadinkes Kota Malang Beri Penjelasan

    6 Februari 2026

    Kabar Transfer: AC Milan Beralih dari Vlahovic ke Striker Nomor 9

    9 Februari 2026

    Unduh Jadwal Imsakiyah Ramadan 2026, Lengkap Muhammadiyah dan Kemenag

    8 Februari 2026
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?