Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    UIN Saizu tingkatkan kapasitas media UKM melalui FGD sosial media

    25 April 2026

    Penipu Diburu Polisi! Skema Segitiga Marak Di Kota Malang. Korban Rugi Ratusan Juta Rupiah

    25 April 2026

    Khutbah Jumat: Keterbukaan Relasi Suami-Istri dalam Islam

    25 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Sabtu, 25 April 2026
    Trending
    • UIN Saizu tingkatkan kapasitas media UKM melalui FGD sosial media
    • Penipu Diburu Polisi! Skema Segitiga Marak Di Kota Malang. Korban Rugi Ratusan Juta Rupiah
    • Khutbah Jumat: Keterbukaan Relasi Suami-Istri dalam Islam
    • 10 Makanan Kaya Kolagen untuk Kulit Sehat
    • Park Bom Minta Maaf pada 2NE1 dan Publik, Ini Alasannya
    • Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan, Suhu Capai 34 Derajat Celsius
    • Ramalan Zodiak Besok Sabtu 25 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces
    • Korban Konflik di Puncak Papua: 12 Tewas, Ratusan Mengungsi
    • Profil dan Kekayaan Anak Bupati Malang yang Jadi Kepala Dinas LH, PDIP: Lulusan Doktor Cum Laude
    • Banting Setir Jadi Chef, Ummurais Culinary Melesat
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Internasional»Trump mengklaim kesepakatan nuklir AS-Iran akan selesai bulan depan

    Trump mengklaim kesepakatan nuklir AS-Iran akan selesai bulan depan

    adm_imradm_imr16 Februari 20262 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Optimisme Trump terhadap Kesepakatan Nuklir AS-Iran

    Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menunjukkan optimisme bahwa kesepakatan nuklir antara AS dan Iran dapat tercapai dalam waktu sebulan. Pernyataan ini disampaikan saat ia berbicara dengan wartawan di Gedung Putih, menjawab pertanyaan mengenai perkembangan terbaru negosiasi antara Washington dan Teheran.

    “Saya kira dalam sebulan ke depan, hal seperti itu akan terjadi dengan cepat,” ujar Trump, sebagaimana dikutip dari Anadolu.

    Optimisme Presiden AS ini didorong oleh perkembangan terbaru dalam jalur diplomasi yang kembali dibuka setelah sempat terhenti selama beberapa bulan. Kembalinya dialog langsung antara kedua pihak melalui pertemuan di Oman pada pekan lalu menjadi momentum penting dalam proses perundingan. Pembicaraan tersebut merupakan yang pertama sejak ketegangan militer pada Juni 2025 silam dan menandai berakhirnya masa jeda sekitar delapan bulan.

    Pembicaraan ini dipandang sebagai tanda bahwa Iran masih membuka ruang kompromi, sehingga proses perundingan dinilai dapat bergerak lebih cepat dari sebelumnya. Selain faktor diplomasi, optimisme Trump juga dipengaruhi oleh dukungan dari sekutu regional dan mitra internasional untuk menjaga jalur diplomasi tetap berjalan.

    Beberapa negara Timur Tengah sebelumnya mendorong Washington agar tidak membatalkan pembicaraan dengan Iran dan tetap mengejar solusi damai. Dukungan tersebut memperkuat keyakinan bahwa kesepakatan masih memiliki peluang realistis jika negosiasi dilanjutkan secara intensif dengan tujuan menghindari dampak yang lebih besar.

    Tekanan Militer Tetap Disiapkan Jika Negosiasi Gagal

    Lebih lanjut, Trump menegaskan bahwa Washington tidak hanya mengandalkan jalur diplomasi dalam perundingan nuklir dengan Iran, tetapi juga tetap membuka opsi peningkatan tekanan jika pembicaraan tidak menghasilkan kesepakatan. Dalam pernyataannya, Trump mengingatkan bahwa kegagalan negosiasi dapat membawa konsekuensi serius bagi Teheran.

    Ia bahkan menyinggung serangan Amerika Serikat terhadap fasilitas nuklir Iran pada Juni lalu sebagai gambaran tindakan yang bisa kembali terjadi apabila upaya diplomatik tidak membuahkan hasil. Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa strategi pemerintah AS saat ini menggabungkan dua pendekatan sekaligus, yakni diplomasi dan tekanan.

    Di satu sisi, Washington terus melanjutkan pembicaraan untuk mencari solusi damai. Namun di sisi lain, Amerika juga memperkuat posisi militernya sebagai bentuk peringatan agar Iran menunjukkan keseriusan dalam negosiasi. Seiring berlangsungnya proses dialog, Amerika Serikat diketahui meningkatkan kehadiran militernya di kawasan Timur Tengah. Salah satu langkah yang diambil adalah pengerahan kapal induk USS Abraham Lincoln beserta armadanya.

    Penguatan militer ini dipandang sebagai sinyal tegas bahwa Washington ingin melihat kemajuan nyata dalam perundingan. Langkah tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan posisi tawar Amerika Serikat sekaligus mencegah kemungkinan eskalasi jika pembicaraan menemui jalan buntu.

    Trump juga mengungkapkan bahwa ia telah menggelar pertemuan dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sehari sebelumnya. Meski Israel dikenal sebagai pihak yang skeptis terhadap perundingan dengan Iran, Trump menegaskan bahwa keputusan akhir tetap berada di tangan pemerintah AS. Ia menambahkan bahwa jika kesepakatan yang dihasilkan tidak dianggap adil dan menguntungkan, maka Iran akan menghadapi masa yang sulit.

    Kendati demikian, Trump mengakui bahwa pertemuan tersebut belum menghasilkan kesepakatan konkret selain komitmen untuk melanjutkan negosiasi.

    Perbedaan Sikap Masih Tajam

    Sejauh ini, jadwal negosiasi putaran lanjutan masih direncanakan, meski jadwal resminya belum diumumkan. Namun, pembicaraan masih menghadapi sejumlah hambatan besar, terutama terkait isu pengayaan uranium. Washington menuntut Iran menghentikan pengayaan uranium dan memindahkan stok uranium yang telah diperkaya tinggi ke luar negeri.

    Selain itu, AS ingin memasukkan isu program rudal balistik Iran serta dukungan Teheran terhadap kelompok bersenjata di kawasan ke dalam perundingan. Sebaliknya, pemerintah Iran berulang kali menolak memperluas negosiasi di luar isu nuklir. Iran menolak tuntutan tersebut dan menegaskan bahwa program nuklirnya bersifat damai. Teheran juga meminta pencabutan sanksi ekonomi Barat sebagai syarat utama kesepakatan.

    Dengan perbedaan posisi yang masih tajam terkait pengayaan uranium, sanksi ekonomi, dan isu keamanan regional, jalan menuju kesepakatan dinilai masih penuh tantangan. Jika negosiasi berhasil, kesepakatan baru berpotensi menurunkan ketegangan di Timur Tengah. Akan tetapi, kegagalan dapat meningkatkan risiko eskalasi konflik antara AS, Iran, dan sekutu masing-masing di kawasan.


    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Potensi Gagalnya Perdamaian Putaran Kedua, Iran Siap Tutup Selat Hormuz

    By adm_imr25 April 20261 Views

    Iran ungkap jaringan mata-mata AS-Israel, 69 agen ditangkap di Mazandaran

    By adm_imr25 April 20264 Views

    Kapal Perang AS Terdeteksi di Selat Malaka, Cari Semua Kapal Iran di Dunia

    By adm_imr25 April 20262 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    UIN Saizu tingkatkan kapasitas media UKM melalui FGD sosial media

    25 April 2026

    Penipu Diburu Polisi! Skema Segitiga Marak Di Kota Malang. Korban Rugi Ratusan Juta Rupiah

    25 April 2026

    Khutbah Jumat: Keterbukaan Relasi Suami-Istri dalam Islam

    25 April 2026

    10 Makanan Kaya Kolagen untuk Kulit Sehat

    25 April 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026

    Karcis Masuk Pantai Pasir Panjang Disorot, Transparansi Retribusi Dipertanyakan

    7 April 2026

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?