Sejarah dan Keindahan Masjid-Masjid Bersejarah di Istanbul
Istanbul, sebuah kota yang berada di antara dua benua, Eropa dan Asia, merupakan destinasi wisata yang semakin diminati. Selain memiliki kekayaan budaya dan sejarah, kota ini juga menyimpan banyak tempat ibadah yang menarik bagi para pengunjung, terutama para wisatawan muslim dan pencinta sejarah. Di antara berbagai bangunan bersejarah, masjid-masjid yang berdiri megah menjadi salah satu daya tarik utama. Dari ratusan masjid yang ada, berikut lima masjid yang wajib dikunjungi saat berkunjung ke Istanbul.
1. Blue Mosque (Masjid Sultan Ahmed Camii)
Blue Mosque, atau Masjid Sultan Ahmed Camii, adalah salah satu bangunan paling megah dari Kerajaan Ottoman. Masjid ini selesai dibangun pada abad ke-17, tepatnya antara tahun 1609 hingga 1616. Terletak di dekat Hippodrome Bizantium dan di seberang Hagia Sophia, masjid ini memiliki enam menara, yang berbeda dari biasanya empat menara. Arsitek masjid tersebut, Sedefkar Mehmed Ağa, berhasil menciptakan struktur yang proporsional dan sempurna.
Masjid ini dikenal dengan interior yang indah yang terdiri dari 20.000 ubin keramik buatan tangan dari İznik, yang dihiasi dengan motif bunga, pohon, dan pola abstrak. Warna biru yang dominan pada dinding membuat masjid ini disebut sebagai Masjid Biru. Selain itu, terdapat lebih dari 250 jendela kaca patri yang memungkinkan cahaya matahari masuk dengan leluasa. Sultan Ahmed I, yang memerintahkan pembangunan masjid ini, meninggal tidak lama setelah masjid selesai dibangun dan dimakamkan di luar tembok masjid.
2. Hagia Sophia (Ayasofya)

Hagia Sophia adalah monumen penting dari era Bizantium di Istanbul. Awalnya dibangun sebagai gereja oleh Kaisar Justinian I, gereja ini kemudian menjadi katedral Katolik Roma, lalu kembali menjadi gereja Ortodoks Timur selama beberapa abad. Pada tahun 1453, ketika Konstantinopel jatuh ke tangan pasukan Ottoman, Sultan Mehmed II mengubah gereja ini menjadi masjid. Sejak saat itu, Hagia Sophia menjadi masjid kekaisaran pertama di Istanbul.
Bangunan ini mencerminkan perubahan keagamaan yang telah terjadi di wilayah tersebut selama berabad-abad, dengan kombinasi menara dan prasasti Islam serta mosaik mewah Kristen. Hagia Sophia tetap menjadi simbol penting dari sejarah Istanbul dan perpaduan budaya yang kaya.
3. Masjid Mihrimah Sultan, Üsküdar & Karagümrük

Masjid Mihrimah Sultan terletak di dua lokasi, yaitu Üsküdar dan Karagümrük. Kedua masjid ini dibangun atas perintah putri kesayangan Sultan Suleiman, Mihrimah Sultan. Masjid di Üsküdar, yang selesai dibangun sekitar tahun 1548, memiliki proporsi elegan dan kubah tunggal. Sementara itu, masjid di Karagümrük, yang selesai dibangun sekitar tahun 1565, memiliki kubah yang luas dan dinding yang dipenuhi ratusan jendela.
Masjid-masjid ini mencerminkan keseimbangan dan keanggunan dalam arsitektur Ottoman, serta menjadi ekspresi seni yang puitis. Mihrimah Sultan dikenal sebagai sosok yang memegang peran penting dalam politik dan pengembangan arsitektur di era Ottoman.
4. Masjid Arap (Arap Camii)

Masjid Arap, awalnya dibangun sebagai gereja, berubah menjadi masjid setelah kemenangan Sultan Mehmed II. Gereja ini awalnya didirikan oleh para biarawan Ordo Dominikan pada tahun 1325 dan didedikasikan untuk Santo Paulus. Setelah diubah menjadi masjid, nama masjid ini berganti menjadi Masjid Galata. Pada tahun 1492, masjid ini diberikan kepada pengungsi muslim dari Al-Andalus.
Selama masa pemerintahan Sultan Bayezid II, air mancur umum, air mancur minum, dan air mancur wudhu dibangun. Interior kayu dan tempat berkumpul diubah menjadi gaya baroque pada masa pemerintahan Sultan Saliha. Masjid ini juga mengalami restorasi besar pada tahun 1913–1919, termasuk perubahan pada dinding halaman dan penambahan ruang baru.
5. Masjid Süleymaniye

Masjid Süleymaniye dibangun atas perintah Sultan Suleiman dan dirancang oleh Mimar Sinan. Berdiri megah di salah satu dari tujuh bukit Istanbul, masjid ini mendominasi The Golden Horn. Meskipun bukan masjid terbesar, masjid ini merupakan salah satu yang termegah dan terindah. Kompleks masjid ini memiliki külliye yang lengkap, termasuk imaret, madrasah, hamam, dan darüşşifa.
Kini, kompleks ini berfungsi sebagai Perpustakaan Süleymaniye dan beberapa restoran populer. Masjid ini tetap menjadi simbol kejayaan dan keindahan arsitektur Ottoman.
Itulah lima masjid yang menarik untuk dikunjungi saat berkunjung ke Istanbul. Jangan lupa tambahkan dalam daftar bucket list kamu!







