Melinda Gates mengungkapkan kekecewaannya terhadap mantan suaminya, Bill Gates, terkait berkas yang melibatkan Jeffrey Epstein, pelaku kejahatan seksual anak. Berkas tersebut dirilis oleh Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DOJ) dan mencakup berbagai informasi yang menimbulkan pertanyaan tentang keterlibatan Bill Gates dalam kasus tersebut.
Dalam wawancara di acara podcast ‘Wild Card’ milik NPR pada Selasa (3/2), Melinda menyampaikan rasa sedihnya setelah melihat nama Bill Gates muncul dalam dokumen baru terkait Epstein. Ia menekankan bahwa semua pertanyaan yang ada harus dijawab oleh pihak-pihak yang terlibat, bukan oleh dirinya sendiri.
“Saya sangat senang bisa menjauh dari segala kekacauan yang ada,” ujarnya.
Beberapa miliarder teknologi seperti Elon Musk hingga Bill Gates disebutkan dalam jutaan berkas yang dirilis DOJ. Nama Bill Gates muncul dalam konteks dugaan hubungan dengan Epstein, termasuk isu perselingkuhan dan penggunaan narkoba ilegal.
Melinda juga merasa terganggu dengan informasi mengenai korban-korban perdagangan manusia dan kejahatan seksual yang tercantum dalam berkas tersebut. Ia mengingat masa remajanya dan putri-putrinya yang memiliki usia serupa dengan para korban.
Bill Gates adalah salah satu dari beberapa tokoh penting yang disebutkan dalam berkas Epstein. Dalam email-email yang dikirim Epstein kepada dirinya sendiri sejak 2013, ia tampaknya menyiratkan bahwa Bill Gates berselingkuh dan mencari narkoba ilegal. Juru bicara Bill Gates membantah klaim tersebut dengan menyatakan bahwa pernyataan itu “tidak masuk akal dan sepenuhnya salah.”
Email-email Epstein disebut sebagai langkah frustrasi karena tidak lagi bisa berkomunikasi dengan Bill Gates. Mereka juga dianggap sebagai upaya untuk menjebak dan mencemarkan nama baik Gates. Dalam salah satu emailnya, Epstein menyatakan mundur dari peran di Gates Foundation dan BG3, lembaga think tank yang didirikan oleh Bill Gates. Alasan mundurnya adalah karena perselisihan rumah tangga antara Melinda dan Bill.
Epstein menulis bahwa hubungannya dengan Bill Gates memicu tindakan yang tidak pantas secara moral dan bahkan potensial ilegal. Ia menggambarkan aktivitas tersebut sebagai upaya membantu Bill Gates mendapatkan narkoba dan obat penyakit seksual menular, serta memfasilitasi pertemuan rahasia dengan perempuan yang sudah menikah.
Melinda dan Bill Gates menikah selama 27 tahun sebelum bercerai pada 2021. Perceraian terjadi setelah tersiar kabar bahwa Bill berselingkuh dengan staf Microsoft pada 2019. Bill mengakui perselingkuhan itu dalam pernyataan kepada The New York Times pada 2021.
“Saya harus meninggalkan pernikahan. Saya merasa pada akhirnya saya perlu meninggalkan yayasan ini,” kata Melinda.
Tokoh-tokoh lain yang disebutkan dalam berkas Epstein antara lain Presiden Donald Trump, Elon Musk, mantan Pangeran Andrew, dan mantan Presiden Bill Clinton. Semua tokoh tersebut membantah telah melakukan kejahatan, meskipun belum ada tuduhan resmi dari pihak berwenang.
Epstein meninggal di balik jeruji besi saat menunggu persidangan atas tuduhan perdagangan seks pada 2019. Kematiannya dinyatakan sebagai bunuh diri.
Melinda mengungkapkan bahwa detail tentang Bill Gates dalam berkas Epstein sangat menyakitkan baginya. Hal ini membangkitkan kembali kenangan masa-masa sulit dalam pernikahannya.
“Ia sengaja menepisnya dan melanjutkan hidup,” katanya. “Saya berada di titik yang sangat indah dan tak terduga dalam hidup saya.”
Bagi Melinda, ia sudah bisa melanjutkan hidup dan berharap adanya keadilan bagi para perempuan yang menjadi korban.







