Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    5 Tips Rahasia Cowok di Dating App, Cepat Dapat Match!

    3 April 2026

    Bacaan Itikaf di Masjid untuk Menjemput Malam Kemuliaan

    3 April 2026

    Waspadai Kekurangan Energi Akibat Perang Timur Tengah, Warga Bali Khawatir Harga BBM Naik

    3 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Jumat, 3 April 2026
    Trending
    • 5 Tips Rahasia Cowok di Dating App, Cepat Dapat Match!
    • Bacaan Itikaf di Masjid untuk Menjemput Malam Kemuliaan
    • Waspadai Kekurangan Energi Akibat Perang Timur Tengah, Warga Bali Khawatir Harga BBM Naik
    • Libur Lebaran 2026 Tingkatkan Wisata Keluarga dan Religi di Lamongan, WBL Jadi Favorit
    • Sifat Weton Jum’at Pahing: Jodoh, Karir, dan Rezeki
    • Sangkakala Temukan Mayat Terpotong di Freezer Ayam Geprek, Pelaku Tertangkap
    • Aglomerasi Surabaya dan Malang Jatim Jadi Lokasi Proyek Waste to Energy
    • 5 Diet yang Bantu Kendalikan Eksim
    • Smoothie atau Jus, Mana yang Lebih Sehat?
    • Daftar Hadiah Kejuaraan Asia 2026: Kenaikan Signifikan, Juara Raup Rp700 Juta
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Teknologi»Militer AS Gunakan AI Palantir dan Anthropic dalam Perang di Iran, Seberapa Canggih?

    Militer AS Gunakan AI Palantir dan Anthropic dalam Perang di Iran, Seberapa Canggih?

    adm_imradm_imr12 Maret 20263 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Penggunaan teknologi kecerdasan buatan (AI) oleh militer Amerika Serikat (AS) dalam berbagai operasi militer telah menjadi perhatian utama. Salah satu alat yang digunakan adalah model AI Claude dari perusahaan Anthropic, yang menjadi bagian dari sistem yang dikembangkan oleh Palantir, sebuah perusahaan teknologi perang yang bekerja sama dengan Departemen Pertahanan AS (DoD). Dalam beberapa tahun terakhir, kerja sama ini semakin berkembang dan mencakup berbagai aplikasi strategis.

    Penggunaan AI dalam Operasi Militer

    Model AI Claude dirancang untuk menganalisis data intelijen dalam jumlah besar, memilih target, dan melakukan simulasi medan perang. Teknologi ini disebut mampu mempercepat proses identifikasi target hingga persetujuan hukum dan peluncuran serangan, sehingga memperpendek rantai pembunuhan. Hal ini memberikan keuntungan signifikan dalam pengambilan keputusan taktis di medan perang.

    Palantir Technologies, yang didirikan pada 2003, menyediakan perangkat lunak analitik big data yang fokus pada penyediaan platform terintegrasi untuk organisasi kompleks, intelijen pemerintah, dan sektor komersial. Perusahaan ini telah bekerja sama dengan Pentagon sejak 2017 melalui proyek Maven atau Algorithmic Warfare Cross Functional Team (AWCFT), yang bertujuan mempercepat adopsi mesin pembelajaran dan integrasi data di seluruh alur kerja intelijen militer AS.

    Kerja Sama dengan Berbagai Pihak

    Proyek Maven melibatkan berbagai kontraktor seperti Google, Palantir, Anduril, Amazon Web Services, dan Anthropic. Namun, Google menarik diri pada 2018 setelah protes dari ribuan karyawan terkait penggunaan teknologi AI untuk bisnis perang. Untuk mengimplementasikan strategi penggunaan AI secara terkoordinasi, Pentagon mendirikan Joint Artificial Intelligence Center (JAIC) pada 2018.

    Pada 2022, Project Maven berkembang menjadi Maven Smart System (MSS) yang dikelola oleh Palantir Technologies. Kontrak untuk MSS meningkat dari US$ 1,3 miliar hingga 2029, sesuai laporan dari DefenseScoop pada April 2025. Selain itu, Angkatan Darat AS menandatangani kontrak hingga US$ 10 miliar dengan Palantir untuk 10 tahun, yang mengonsolidasikan puluhan kontrak lama ke dalam satu kesepakatan terpadu.

    Integrasi dengan Model AI LLM

    Pada 7 November 2024, Anthropic resmi bermitra dengan Palantir dan Amazon Web Services (AWS). Dengan kerja sama ini, model bahasa besar (LLM) Claude, termasuk versi terbaru yaitu Claude 4, terintegrasi dengan sistem Palantir Artificial Intelligence Platform (AIP). Layanan ini beroperasi dalam lingkungan terakreditasi Impact Level 6 (IL6), yang memungkinkan Claude memproses data rahasia yang sangat sensitif.

    Claude digunakan untuk analisis data yang kompleks, pengenalan pola secara cepat, serta membantu pengambilan keputusan dalam situasi yang mendesak. Namun, pada Januari 2026, Anthropic menyatakan keberatan karena Claude dipakai dalam serangan untuk menangkap Presiden Venezuela, Nicolás Maduro. Perusahaan menegaskan bahwa ketentuan penggunaan tidak mengizinkan penggunaan Claude untuk tujuan kekerasan, pengembangan senjata, atau pengawasan.

    Arsitektur dan Fungsi Platform Palantir

    Palantir mengembangkan empat platform utama, yakni Gotham (intelijen), Foundry (operasi data), Apollo (manajemen perangkat lunak), dan AIP (AI Platform). Perusahaan menggambarkan semua komponen bekerja bersama secara terpadu sebagai AI Mesh. Gambarannya adalah: Data → Diproses dan dipahami → AI memberikan insight → Hasil bisa digunakan langsung di aplikasi atau sistem lain.

    Foundry Ontology membantu AI memahami konteks nyata dari sumber data seperti tabel, sensor, teks tidak terstruktur, foto hingga video, sehingga hasil analisis lebih bermakna. Analoginya, data seperti buku yang ditumpuk acak. Ontology adalah katalog yang menandai apa isinya, sehingga AI bisa langsung mencari jawaban tanpa harus membuka satu per satu.

    Kemampuan LLM Terbaru Claude

    LLM terbaru Claude mencakup beberapa versi dengan kemampuan berbeda, di antaranya Claude Opus 4.5, Claude Sonnet 4, Claude Sonnet 3.7 dan Claude Sonnet 3.5 , serta Claude Haiku 4.5. Semua model LLM itu mendukung pemrosesan konteks hingga 200 ribu token, sehingga mempermudah untuk memahami dokumen panjang atau kompleks. Varian Opus dan Sonnet bahkan bisa menganalisis gambar seperti analisis citra satelit atau foto medan.

    Varian ‘Extended thinking’ di Sonnet memungkinkan model AI memahami dokumen intelijen, laporan sensor, komunikasi musuh, atau lapisan data lainnya dalam satu proses panjang. Anthropic juga meluncurkan kemampuan ‘Agent Skills’ yang memungkinkan Claude memuat instruksi, skrip, dan sumber daya tertentu secara dinamis untuk melakukan tugas khusus, misalnya terintegrasi dengan Office, Excel, atau file PDF.

    Inovasi Teknologi AI di Pentagon

    Pentagon juga meluncurkan GenAI.mil pada Desember 2025, platform AI komprehensif yang dirancang untuk mendorong kemampuan AI mutakhir di seluruh angkatan bersenjata AS. Platform ini menempatkan model AI Google Gemini, langsung ke tangan setiap prajurit Amerika. Model AI di GenAI dapat digunakan untuk melakukan penelitian mendalam, memformat dokumen, dan menganalisis video atau gambar dengan kecepatan yang belum pernah terjadi sebelumnya.

    Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth menyatakan bahwa AS akan terus secara agresif mengerahkan teknologi terbaik dunia untuk membuat kekuatan tempur lebih mematikan dibandingkan sebelumnya. Dengan inovasi-inovasi ini, teknologi AI terus menjadi tulang punggung operasi militer AS di masa depan.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    TV Pintar Polytron 43 Inci 4K, Dilengkapi Google TV dan Soundbar Sinematik

    By adm_imr3 April 20262 Views

    Opini: Perang Jadi Hiburan di Era TikTok

    By adm_imr3 April 20261 Views

    Menggabungkan Penelitian dan Kenyataan Menuju Indonesia Emas

    By adm_imr3 April 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    5 Tips Rahasia Cowok di Dating App, Cepat Dapat Match!

    3 April 2026

    Bacaan Itikaf di Masjid untuk Menjemput Malam Kemuliaan

    3 April 2026

    Waspadai Kekurangan Energi Akibat Perang Timur Tengah, Warga Bali Khawatir Harga BBM Naik

    3 April 2026

    Libur Lebaran 2026 Tingkatkan Wisata Keluarga dan Religi di Lamongan, WBL Jadi Favorit

    3 April 2026
    Berita Populer

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    Kabupaten Malang 27 Maret 2026

    Kabupaten Malang— Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang tengah menyiapkan perubahan status dua Unit Pelaksana Teknis…

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026

    Halal Bihalal Dinkes Kab. Malang, Bupati Sanusi Bahas Puskesmas Resik dan Tunggu Kebijakan WFH

    27 Maret 2026

    Buka Musrenbang RKPD 2027, Wali Kota Malang Tekankan Kolaborasi dan Pembangunan Inklusif

    31 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?