Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Jadwal dan Harga Tiket Bus AKAP Bali ke Jawa Sabtu (7/2), Cek Sekarang!

    9 Februari 2026

    Atap bangunan tua di Blitar roboh, kafe terkena dampak gempa Pacitan

    9 Februari 2026

    Harga tiket Ngargoyoso, surga tersembunyi Karanganyar

    9 Februari 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Senin, 9 Februari 2026
    Trending
    • Jadwal dan Harga Tiket Bus AKAP Bali ke Jawa Sabtu (7/2), Cek Sekarang!
    • Atap bangunan tua di Blitar roboh, kafe terkena dampak gempa Pacitan
    • Harga tiket Ngargoyoso, surga tersembunyi Karanganyar
    • Tidak Perlu ke Luar Negeri, 5 Restoran Malang Tawarkan Makan Malam Valentine Mewah dengan Harga Terjangkau
    • Maskapai terus beroperasi, ini daftar harga tiket dan jadwal penerbangan terbaru dari Kupang ke Ende
    • Ingin Menyeberang ke Pulau Sumatera? Ini 6 Waktu Sibuk Pelabuhan Merak–Bakauheni yang Harus Diperhatikan
    • Rumah di Blitar Roboh Akibat Gempa Pacitan, Kerugian Capai Rp 70 Juta
    • 6 destinasi wisata Tokyo yang cocok untuk wisatawan Indonesia: Tiket pesawat murah!
    • Waspada! Ancaman Pemangkasan RKAB Batu Bara bagi Indonesia
    • Telaga Kumpe, Keajaiban Alam Banyumas yang Belum Terungkap
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Hiburan»MSD dan YKI ajak masyarakat mengenal kanker melalui seni

    MSD dan YKI ajak masyarakat mengenal kanker melalui seni

    adm_imradm_imr8 Februari 20260 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Pameran Seni yang Menarik untuk Memahami Kanker



    Menampilkan lebih dari 64 karya seni hasil ekspresi penyintas kanker dan caregiver, pameran ini mengajak publik melihat kanker dari sisi yang lebih personal. Lewat lukisan, instalasi, hingga karya visual lainnya, setiap karya merekam perjuangan, ketakutan, keteguhan, dan harapan yang lahir dari perjalanan panjang melawan kanker. Alih-alih sekadar menampilkan keindahan visual, karya-karya ini berbicara tentang pengalaman hidup—tentang hari-hari sulit, tentang dukungan yang menguatkan, dan tentang keberanian untuk terus melangkah.

    Pameran “Understanding Cancer Through Art” resmi dibuka oleh Direktur Promosi Kesehatan dan Kesehatan Komunitas Kementerian Kesehatan RI, dr. Niken Wastu Palupi, MKM, yang hadir mewakili Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin.

    Acara pembukaan turut dihadiri oleh Ketua Umum Yayasan Kanker Indonesia (YKI), Prof. DR. dr. Aru Wisaksono Sudoyo, SpPD-KHOM, FINASIM, FACP; Managing Director MSD Indonesia, George Stylianou; serta Alika Islamadina, publik figur yang juga berperan sebagai caregiver. Dalam sambutannya, dr. Niken menegaskan pentingnya pendekatan menyeluruh dalam penanganan kanker di Indonesia.

    “Kanker merupakan salah satu prioritas kesehatan nasional yang membutuhkan pendekatan menyeluruh dan berkelanjutan. Pemerintah terus mendorong upaya penanganan kanker secara komprehensif melalui implementasi National Cancer Control Plan 2024–2034 untuk memperkuat skrining dan deteksi dini,” jelas dr. Niken.

    Kanker di Indonesia: Tantangan Besar yang Perlu Dihadapi Bersama



    Kanker masih menjadi tantangan kesehatan serius di Indonesia. Berdasarkan data GLOBOCAN 2022, tercatat lebih dari 408.000 kasus baru dan hampir 243.000 kematian akibat kanker dalam satu tahun. Ironisnya, hingga 50 persen kasus kanker sebenarnya dapat dicegah melalui gaya hidup sehat, pencegahan, dan deteksi dini. Tanpa penguatan upaya tersebut, jumlah kasus kanker diperkirakan akan meningkat lebih dari 70 persen pada tahun 2050. Angka ini menjadi pengingat bahwa kanker bukan hanya isu medis, tetapi juga persoalan sosial yang membutuhkan kesadaran dan keterlibatan bersama.

    Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum YKI, Prof. DR. dr. Aru Wisaksono Sudoyo, menekankan bahwa kanker menyentuh seluruh aspek kehidupan seseorang.

    “Di balik diagnosis, banyak pasien dan penyintas kanker menjalani hari-hari yang berat—bergulat dengan rasa takut, stigma, dan kesepian. Karena itu, YKI percaya penyembuhan tidak hanya terjadi di ruang perawatan, tetapi juga di ruang-ruang harapan. Melalui seni—melukis, menari, bernyanyi, dan berbagai ekspresi kreatif—para pejuang kanker menemukan kembali suara, martabat, dan makna hidupnya. Seni menjadi bagian vital dari perjalanan mereka, agar tak seorang pun melawan kanker sendirian,” ujar dr. Aru.

    Ruang Berbagi yang Aman dan Penuh Empati



    Sebagai bagian dari kampanye edukatif #NgobrolinKanker, MSD Indonesia dan YKI untuk kedua kalinya menghadirkan “Understanding Cancer Through Art”. Tahun ini, pameran mengusung tema United by Unique – No One Should Face Cancer Alone, yang menegaskan bahwa setiap perjalanan kanker itu berbeda, namun semua orang berhak mendapatkan dukungan. Pameran ini menampilkan karya dari penyintas kanker, keluarga, hingga caregiver dalam berbagai medium seni. Setiap karya menjadi pengingat bahwa kanker bukan satu-satunya identitas seseorang, melainkan bagian dari perjalanan hidup yang tetap bisa dijalani dengan harapan.

    Sejalan dengan semangat tersebut, Managing Director MSD Indonesia, George Stylianou, menegaskan komitmen jangka panjang MSD dalam meningkatkan pemahaman publik tentang kanker.

    “Di MSD, kami dipersatukan oleh visi bersama bahwa para penyandang kanker layak mendapatkan lebih banyak pilihan penanganan untuk melawan kanker mereka, kualitas hidup yang lebih baik, dan lebih banyak waktu. Kanker bukanlah satu-satunya cerita dalam kehidupan seorang pasien, melainkan sebuah bab dalam perjalanan hidupnya. Melalui #NgobrolinKanker, kami ingin membuka ruang percakapan yang aman, inklusif, dan penuh empati di tengah masyarakat,” tutur George.

    Ada 4 Zona Interaktif yang Menampilkan Karya Para Penyintas



    Pameran ini menghadirkan empat zona interaktif yang merepresentasikan perjalanan emosional para penyintas kanker yaitu:

    Titik Awal Perjuangan: Menggambarkan momen awal ketika penyintas menerima diagnosis, menghadapi ketakutan, hingga tumbuhnya tekad untuk bertahan dan mencari harapan baru.

    Bicara dan Dengarkan: Menjadi ruang untuk membuka percakapan, berbagi cerita, dan saling mendengar—sebuah proses penting dalam memahami dan menerima perjalanan kanker.

    Perspektif yang Berubah: Merefleksikan fase penerimaan dan kekuatan batin, di mana penyintas mulai memaknai perjuangan dan kebersamaan dengan orang-orang terdekat.

    Perjuangan Kolektif: Menegaskan bahwa melawan kanker adalah perjalanan bersama, yang diperkuat oleh empati, dukungan, dan solidaritas untuk menumbuhkan harapan.

    Tak hanya menghadirkan pameran seni, rangkaian acara ini juga dilengkapi dengan talk show edukatif dan seminar kesehatan “Ngobrolin Kanker”. Berbagai isu dibahas, mulai dari kanker paru, payudara, pencernaan, serviks, hingga mitos dan fakta seputar kanker.

    Melalui “Understanding Cancer Through Art”, MSD Indonesia dan YKI mengingatkan bahwa memahami kanker tidak selalu harus melalui istilah medis dan angka statistik. Apakah kamu tertarik berkunjung ke sini?

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Jumlah kekayaan Bambang Setyawan, hakim senior yang ditangkap KPK, jejak karier sang hakim

    By adm_imr8 Februari 20261 Views

    8 Film Komedi Terbaik Catherine O’Hara

    By adm_imr8 Februari 20260 Views

    Belajar seni di luar kelas

    By adm_imr8 Februari 20260 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Jadwal dan Harga Tiket Bus AKAP Bali ke Jawa Sabtu (7/2), Cek Sekarang!

    9 Februari 2026

    Atap bangunan tua di Blitar roboh, kafe terkena dampak gempa Pacitan

    9 Februari 2026

    Harga tiket Ngargoyoso, surga tersembunyi Karanganyar

    9 Februari 2026

    Tidak Perlu ke Luar Negeri, 5 Restoran Malang Tawarkan Makan Malam Valentine Mewah dengan Harga Terjangkau

    9 Februari 2026
    Berita Populer

    Kejari Kabupaten Malang Geledah Kantor Dispora, Dalami Dugaan Penyelewengan Dana Hibah KONI

    Kabupaten Malang 6 Februari 2026

    Kabupaten Malang– Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Malang menggeledah Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten…

    Keluhan Pasien Poli Gigi Puskesmas Arjuno, Kadinkes Kota Malang Beri Penjelasan

    6 Februari 2026

    Oknum Satpam Memang Beda! Diduga Berawal Dari Teman Kantor Hingga Berduaan di Hotel

    7 Februari 2026

    Dengan tren positif, PSMS Medan incar poin di kandang Garudayaksa FC

    1 Februari 2026
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?