Close Menu
Info Malang Raya
  • Malang Raya
    • Kota Malang
    • Kabupaten Malang
    • Kota Batu
  • Daerah
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Hukum
    • Politik
    • Undang-Undang
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Hiburan
    • Otomotif
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Tips
    • Wisata
  • Kajian Islam
  • Login
Berita *Terbaru*
Menembus Dinding Ketidaksesuaian Gelar Sarjana dan Kebutuhan Industri Melalui Strategi Jembatan Karier

Menembus Dinding Ketidaksesuaian Gelar Sarjana dan Kebutuhan Industri Melalui Strategi Jembatan Karier

25 October 2026
Menanamkan Akhlak Mulia pada Anak Urban Melalui Pendekatan Pengasuhan Islami Modern

Menanamkan Akhlak Mulia pada Anak Urban Melalui Pendekatan Pengasuhan Islami Modern

25 October 2026
Menyulap Besi Tua Menjadi Cuan: Seni Restorasi Kendaraan Klasik yang Menguntungkan

Menyulap Besi Tua Menjadi Cuan: Seni Restorasi Kendaraan Klasik yang Menguntungkan

25 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
Monday, 26 October 2026
Trending
  • Menembus Dinding Ketidaksesuaian Gelar Sarjana dan Kebutuhan Industri Melalui Strategi Jembatan Karier
  • Menanamkan Akhlak Mulia pada Anak Urban Melalui Pendekatan Pengasuhan Islami Modern
  • Menyulap Besi Tua Menjadi Cuan: Seni Restorasi Kendaraan Klasik yang Menguntungkan
  • Panduan Praktis Merawat Kesehatan Rambut Agar Tetap Segar dan Bervolume di Iklim Tropis
  • Trik Menabung Cerdas yang Sering Terabaikan untuk Membangun Keuangan Keluarga yang Stabil
  • Seni Memilih Bahan Pangan Segar di Pasar Tradisional Agar Masakan Rumahan Selalu Lezat
  • Strategi Alami Menjaga Daya Tahan Tubuh Saat Perubahan Musim Pancaroba
  • Kalistenik vs Latihan Beban: Mana Lebih Cepat Memperbaiki Postur Tubuh Bungkuk?
  • Panduan Starter Pack Hobi Analog Kopi dan Baking untuk Pemula Tanpa Menguras Kantong
  • Rahasia Perawatan Diri Efektif Berbiaya Murah untuk Menjaga Kebugaran Fisik dan Mental
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
Info Malang RayaInfo Malang Raya
Login
  • Malang Raya
    • Kota Malang
    • Kabupaten Malang
    • Kota Batu
  • Daerah
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Hukum
    • Politik
    • Undang-Undang
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Hiburan
    • Otomotif
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Tips
    • Wisata
  • Kajian Islam
  • Login
Info Malang Raya
  • Malang Raya
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Hiburan
  • Kajian Islam
  • Login
Home»Wisata»Telaga Kumpe, Keajaiban Alam Banyumas yang Belum Terungkap

Telaga Kumpe, Keajaiban Alam Banyumas yang Belum Terungkap

adm_imradm_imr9 February 202610 Views
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Destinasi Wisata Alam Telaga Kumpe di Banyumas

Telaga Kumpe, yang terletak di Desa Gununglurah, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, merupakan salah satu destinasi wisata alam yang menawarkan pemandangan yang indah. Letaknya yang berada di lereng Gunung Slamet menjadikannya memiliki keindahan alami yang menarik perhatian para pengunjung.

Wisatawan yang berkunjung akan dimanjakan dengan suasana alam yang asri, pepohonan pinus dan kopi, serta bukit yang hijau. Namun sayangnya, potensi keunggulan wisata alam ini belum sepenuhnya terkelola dan terpublikasikan secara optimal.

Saat ini, Telaga Kumpe dikelola oleh Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Wonosari dan PT Palawi Risorsis, yang merupakan anak perusahaan Perum Perhutani. Untuk tiket masuk, biaya per orang pada hari biasa adalah Rp 7.500 dan Rp 10 ribu pada hari libur. Sementara itu, biaya parkir sepeda motor adalah Rp 2.000 dan mobil Rp 4.000.

Sekretaris LMDH Wonosari, Ali Masrur, mengatakan bahwa objek wisata Telaga Kumpe di lahan milik Perhutani tersebut berdiri sejak enam tahun lalu, tepatnya pada tahun 2019. Awalnya, bermula dari inisiatif masyarakat setempat. Dulunya, area Telaga Kumpe hanya berupa semak belukar.

“Tidak pakai anggaran. Masyarakat cuma kerja bakti, membersihkan semak belukar,” katanya kepada tribunbanyumas.com, Kamis (5/2/2026). Setelah dibersihkan dan ditata oleh masyarakat, kemudian pengunjung mulai berdatangan. Setelah dikelola, dilakukan perjanjian kerja sama dengan Perhutani dan diluncurkan pada 6 Januari 2019.

Bantuan berbagai pihak juga datang, seperti bantuan tempat sampah dari komunitas, gazebo senilai Rp 30 juta dari PLN, ikan dari dinas perikanan, pelatihan dan pembinaan dari dinas pariwisata, dan sebagainya.

“Tahun pertama pembukaan Telaga Kumpe sangat ramai, tapi lalu ada pandemi Covid-19, mulai menyusut,” ungkapnya.

Pendapatan Menurun

Ali menjelaskan, saat sedang booming, pengunjung pernah tercatat sebanyak 16 ribu orang dalam setahun dengan rata-rata per hari di atas 1.000 orang. Tetapi kini per bulan hanya sekira 300 pengunjung.

Meski begitu, LMDH Wonosari sedang berupaya untuk mem-booming kembali Telaga Kumpe. Baik melalui sarana prasarana maupun promosi. “Kami juga sudah memalukan pengajuan ke PT Palawi Risorsis mengenai kendala perahu tidak layak operasi. Kami minta agar pembiayaan bersama, kalau dulu dibebankan ke LMDH,” ujarnya.

Menurut Ali, pendapatan dari objek wisata Telaga Kumpe sudah ada pembagian yang merata, pertama diambil untuk cetak tiket dan kebersihan. Setelah itu ada pembagian sharing, sejumlah 40 persen untuk PT Palawi Risorsis dan sejumlah 60 persen untuk LMDH. Perolehan LMDH kemudian dibagi lagi, yaitu 50 persen untuk honor pengelola 12 orang, 20 persen untuk PAD desa, 10 persen untuk kas tiga RT, dan 20 persen sisanya masuk kas. Uang kas biasanya untuk perawatan, seperti mushola, jembatan dan beli perahu.

“Perawatan terus jalan. Alhamdulillah meski pendapatan sedang menurun, tapi masih bisa dikelola. Bulan terakhir pendapatan hanya Rp 4,4 juta,” jelasnya.

Bantu Promosi

Kepala Bidang Pariwisata Dinporabudpar Banyumas, Bahrudin, mengatakan, ada sebanyak 88 objek wisata yang ada di Kabupaten Banyumas. Dari jumlah tersebut, terdiri dari 74 objek merupakan wisata alam, sisanya 14 objek adalah wisata buatan termasuk seni dan budaya.

Dia menilai, Telaga Kumpe menjadi salah satu objek wisata yang memiliki potensi. “Potensi utama kita di Banyumas ini ada di wisata alam dan budaya. Makannya, banyak influencer dari Jakarta menjuluki Banyumas sebagai kota seribu curug,” ujarnya.

Bahrudin mengatakan, di tengah kondisi beberapa objek wisata yang sedang lesu, Dinporabudpar sedang mempersiapkan strategi untuk meningkatkan tingkat kunjungan. Satu di antaranya dengan pembuatan konten promosi jelang hari libur nasional, saat ini sebagai contoh persiapan menyambut libur lebaran. Termasuk wisata yang akan diambil gambarnya adalah Telaga Kumpe.

“Kita tahum ini, di semester pertama akan membuat 24 konten wisata. Itu berisikan seluruh atraksi dan daya tarik wisata se- Kabupaten Banyumas,” ungkapnya.

Di sisi lain, menurut Bahrudin, Dinporabudpar juga melakukan pembinaan terkait fasilitasi pelatihan pelayanan. Mulai dari petugas loket, kebersihan, dan parkir. Tujuannya agar pelayanan di objek wisata baik yang dikelola oleh pemerintah daerah maupun swasta, bisa berjalan dengan baik.

“Kami juga mengimbau para pengelola wisata agar memedomani usaha pariwisata yang aman, nyaman dan menyenangkan. SOP harus sesuai dan mempunyai SDM yang mumpuni,” jelasnya.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Berita Terkait

InJourney hadirkan promo liburan lengkap di ASTINDO Travel Fair 2026

By adm_imr25 August 20266 Views

10 Contoh Laporan Perjalanan Menarik ke Bengkulu dengan Kalimat Efektif dan Metafora

By adm_imr25 August 20261 Views

Jadwal Kapal Pelni Makassar-Surabaya Agustus 2026 & Cara Pesan Tiket

By adm_imr25 August 20262 Views
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru
Menembus Dinding Ketidaksesuaian Gelar Sarjana dan Kebutuhan Industri Melalui Strategi Jembatan Karier

Menembus Dinding Ketidaksesuaian Gelar Sarjana dan Kebutuhan Industri Melalui Strategi Jembatan Karier

25 October 2026
Menanamkan Akhlak Mulia pada Anak Urban Melalui Pendekatan Pengasuhan Islami Modern

Menanamkan Akhlak Mulia pada Anak Urban Melalui Pendekatan Pengasuhan Islami Modern

25 October 2026
Menyulap Besi Tua Menjadi Cuan: Seni Restorasi Kendaraan Klasik yang Menguntungkan

Menyulap Besi Tua Menjadi Cuan: Seni Restorasi Kendaraan Klasik yang Menguntungkan

25 October 2026
Panduan Praktis Merawat Kesehatan Rambut Agar Tetap Segar dan Bervolume di Iklim Tropis

Panduan Praktis Merawat Kesehatan Rambut Agar Tetap Segar dan Bervolume di Iklim Tropis

25 October 2026
Berita Populer

HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

Kota Malang 1 April 2026

Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

29 April 2026

Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

28 February 2026

Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

4 June 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
© 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?