Panduan Lengkap Sholat Idul Fitri 1447 H/2026
Sholat Idul Fitri merupakan salah satu amalan penting yang dilakukan oleh umat Islam dalam merayakan hari raya setelah menjalani puasa Ramadan selama sebulan penuh. Sholat ini termasuk dalam kategori sholat sunnah yang sangat dianjurkan dan dilaksanakan pada pagi hari tanggal 1 Syawal. Berikut adalah panduan lengkap tata cara pelaksanaannya.
Rangkaian Ibadah Sholat Idul Fitri
Sholat dilakukan dua rakaat
Sholat Idul Fitri terdiri dari dua rakaat yang biasanya dilakukan secara berjamaah di lapangan, masjid, atau mushola. Sholat ini tidak diawali dengan azan maupun iqamah. Sebagai gantinya, jamaah dipanggil dengan seruan “ash-shalaatu jaami’ah” sebagai tanda dimulainya sholat berjamaah.Tambahan takbir dalam setiap rakaat
Pada rakaat pertama terdapat tujuh kali tambahan takbir, sedangkan pada rakaat kedua terdapat lima kali tambahan takbir. Takbir ini dibaca di sela-sela gerakan sholat.Bacaan niat berbeda untuk imam dan makmum
Niat sebagai Imam:
“Ushalli sunnatal li’iidil fitri rak’ataini imaaman lillaahi ta’ala.”
Artinya: Aku niat sholat sunnah Idul Fitri dua rakaat sebagai imam karena Allah Ta’ala.
Niat sebagai Makmum:
“Ushalli sunnatal li’iidil fitri rak’ataini makmuman lillaahi ta’ala.”
Artinya: Aku niat sholat sunnah Idul Fitri dua rakaat sebagai makmum karena Allah Ta’ala.
Tata Cara Sholat Idul Fitri
Rakaat Pertama
- Takbiratul ihram
“Allahu Akbar.” - Doa iftitah
“Allahu akbar kabiran wa alhamdu lillahi katsiran wa subhanallah bukrotan wa asyialan…” - Takbir tambahan sebanyak 7 kali
“Allahu Akbar.”
Di sela takbir, disarankan membaca zikir:
“Subhanallah wa alhamdu lillahi wa la ilaha illa allah wa allahu akbar wa la hawla wala quwwata illa billah al-aliyyul a’zham.” - Membaca Surat Al-Fatihah
“Bismillahirrahmanirrahim … wa laddallin.” - Membaca Surat Al-A’la atau surat lain dari Al-Qur’an
- Rukuk dengan tuma’ninah
- Tasbih rukuk (3 kali)
“Subhanarabbil a’zham wa bihamdih.” - I’tidal
- Doa i’tidal
“Rabbana lakal hamdu mil’as samawati wa mil’al ardhi wa mil’ama syi’ta min syai’in ba’du.” - Sujud
- Tasbih sujud (3 kali)
“Subhanarabbil a’lA wa bihamdih.” - Duduk di antara dua sujud
- Doa duduk
“Rabbi ghfir li wa arhamni wa ajburni wa arfa’ni wa arzuqni wa uhdinii wa a’fini wa a’fu anni.” - Sujud kedua, lalu berdiri untuk rakaat kedua
Rakaat Kedua
- Takbir tambahan sebanyak 5 kali
“Allahu Akbar.”
Di sela-sela takbir, membaca zikir:
“Subhanallah wa alhamdu lillahi wa la ilaha illa allah wa allahu akbar wa la hawla wala quwwata illa billah al-aliyyul a’zham.” - Membaca Surat Al-Fatihah
“Bismillahirrahmanirrahim … wa laddallin.” - Membaca Surat Al-Ghasyiyah atau surat lain
- Rukuk, i’tidal, sujud, dan duduk di antara dua sujud seperti sholat pada umumnya
- Duduk tasyahud akhir
“At-tahiyyatul mubarakat assalawatut thayyibat lilah…” - Salam
“Assalamu alaikum wa rahmatullah.”
Khutbah Idul Fitri
Setelah selesai melaksanakan sholat dua rakaat, jamaah dianjurkan untuk tetap berada di tempat untuk menyimak khutbah Idul Fitri yang disampaikan oleh khatib. Khutbah ini menjadi bagian penting dari rangkaian ibadah pada hari raya, yang bertujuan untuk mengingatkan umat Islam akan makna kebersihan hati dan kesempatan baru dalam hidup mereka.







