Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Universitas Jember Siapkan UTBK SNBT 2026

    4 April 2026

    IHSG Mungkin Konsolidasi, BBNI, BUMI, DEWA Jadi Favorit Analis

    4 April 2026

    5 Tips Pilih Sepatu Lari Nyaman untuk Hindari Cedera Kaki

    4 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Minggu, 5 April 2026
    Trending
    • Universitas Jember Siapkan UTBK SNBT 2026
    • IHSG Mungkin Konsolidasi, BBNI, BUMI, DEWA Jadi Favorit Analis
    • 5 Tips Pilih Sepatu Lari Nyaman untuk Hindari Cedera Kaki
    • Tanggal 26 Juni 2026 Jatuh Pada Hari Apa? Daftar Peringatan Nasional dan Internasional
    • Kejagung Akui Videografer Amsal Jadi Tersangka Korupsi Proyek
    • Tamu Pernikahan Viral Bawa Banner Besar Buktikan Transfer Hadiah
    • Petunjuk Menteri Keuangan Purbaya, Bea Cukai Amankan Kapal Mewah yang Melanggar Aturan di Teluk Jakarta
    • Doa Kesembuhan Saat Sakit dalam Islam, Ikhtiar Spiritual yang Diajarkan Nabi Muhammad SAW
    • Dapur Flobamorata SMK Kusuma Atambua Sajikan Kuliner Lokal Nusantara
    • Mantan Bintang Arema FC Yosep Iyai Meninggal, Dunia Sepak Bola Papua Berduka
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Politik»Niat Tersembunyi Netanyahu Serang Iran Sebelum 30 Maret Terbongkar, Israel Minta AS Bantu

    Niat Tersembunyi Netanyahu Serang Iran Sebelum 30 Maret Terbongkar, Israel Minta AS Bantu

    adm_imradm_imr6 Maret 20264 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Dinamika Politik Israel Menjelang Pemilu 2026

    Menjelang pemilihan umum (pemilu) Israel yang wajib digelar paling lambat 27 Oktober 2026, dinamika politik di Negeri Zionis kian memanas. Perang melawan Iran disebut-sebut menjadi momentum krusial bagi Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, untuk memulihkan citranya yang merosot tajam usai serangan Hamas pada 7 Oktober 2023.

    Sejumlah analis menilai, arah dan durasi konflik yang sedang berlangsung saat ini akan sangat menentukan masa depan politik Netanyahu. Situasi domestik Israel dinilai berada di titik genting, di mana keputusan militer bisa berdampak langsung pada stabilitas pemerintahan. “Sejumlah analis menyebut, dinamika politik domestik Israel kini sangat bergantung pada arah dan durasi perang yang tengah berlangsung,” ujar beberapa ahli.

    Tak hanya itu, Netanyahu pun diduga memiliki kalkulasi politik di balik langkah militernya. Ia disebut sengaja menyerang Iran sebelum tenggat politik 30 Maret. Langkah tersebut diyakini berkaitan dengan upaya menunda pengesahan anggaran negara yang sulit mendapat dukungan mayoritas di parlemen. Jika Netanyahu gagal mengamankan pengesahan anggaran, maka pemerintahannya secara otomatis akan jatuh pada 1 April dan pemilu harus segera digelar.

    Kondisi itu tentu menjadi ancaman serius bagi sang perdana menteri. Dalam usia 76 tahun, ia dinilai akan memasuki masa kampanye dari posisi yang lemah, terlebih setelah tekanan politik yang muncul pascaserangan Hamas. “Sebab, apabila Netanyahu tak mendapat pengesahan anggaran, pemerintahannya akan jatuh pada 1 April dan pemilihan umum harus digelar.”

    Popularitas Netanyahu Digerus Perang Gaza

    Popularitas Netanyahu sebelumnya tergerus akibat perang Gaza yang diawali oleh serangan Hamas pada 7 Oktober 2023, menjadi hari paling mematikan dalam sejarah Israel. Para pengkritiknya menuduh dia berusaha menghindari tanggung jawab atas kegagalan mencegah serangan tersebut. Pemimpin partai sayap kanan Likud ini tercatat sebagai perdana menteri terlama dalam sejarah Israel, dengan total lebih dari 18 tahun menjabat dalam beberapa periode.

    Namun, sejak musim panas lalu, ia kehilangan mayoritas parlemen di tengah krisis dengan sekutu ultra-Ortodoksnya. Di saat bersamaan, Netanyahu juga sedang menjalani persidangan kasus korupsi yang sudah berlangsung lama. Dia bahkan telah meminta ampunan Presiden Isaac Herzog, sedangkan Presiden AS Donald Trump berulang kali menekan Herzog untuk memberikannya.

    Upaya Pulihkan Citra

    Sehari setelah Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei tewas dalam gelombang serangan AS-Israel, Netanyahu menegaskan kedekatannya dengan Washington berperan penting dalam operasi tersebut. Ia mengatakan, hubungan dekatnya dengan Amerika Serikat (AS) memungkinkan Israel melakukan hal yang sejak lama dia inginkan selama 40 tahun, yaitu menyerang Iran secara telak.

    Analis politik Universitas Tel Aviv, Emmanuel Navon, menilai Netanyahu kemungkinan besar akan mempercepat jadwal pemilu. “Sudah jelas. Dia tidak akan menunggu sampai Oktober mengingat peringatan 7 Oktober,” kata Navon, dikutip dari kantor berita AFP, Selasa (3/3/2026). Menurut dia, posisi politik Netanyahu berangsur membaik setelah sempat berada di titik terendah. “Jika Netanyahu berada di titik terendah setelah serangan Hamas, ia secara bertahap telah membalikkan keadaan,” tambahnya.

    Navon turut menyebutkan pukulan berat yang dilancarkan militer Israel kepada Hamas, Hizbullah, dan Iran sejak dimulainya Perang Gaza. Berdasarkan jajak pendapat, Partai Likud diperkirakan unggul jika pemilu digelar dalam momen-momen sekarang. Kondisi itu berpotensi membuka jalan bagi Netanyahu untuk kembali membentuk pemerintahan, meski masih kekurangan mayoritas bersama sekutu-sekutunya saat ini.

    Kemenangan atas Iran Bisa Mengubah Kalkulasi Politik

    Sejumlah pengamat menilai, kemenangan atas Iran dapat mengubah kalkulasi politik tersebut. Analis geopolitik independen Michael Horowitz mengatakan, “Serangan ini tak dapat disangkal memperkuat citra yang ingin dipupuk Netanyahu, citra yang terkait dengan slogan ‘kemenangan total’-nya.” Ia menambahkan, “Netanyahu ingin menunjukkan bahwa ini bukan slogan kampanye, tetapi kenyataan. Ini adalah agenda nasionalnya dan strategi pemilunya.”

    “Iran Tetaplah Iran”

    Akan tetapi, tidak semua pihak sepakat bahwa serangan ke Iran akan otomatis menguntungkan Netanyahu. Jurnalis Channel 13, Raviv Druker, berpendapat bahwa Netanyahu akan mencoba meyakinkan orang-orang bahwa kemenangan itu total meskipun hanya ilusi, sembari menekankan bahwa “Hamas masih menguasai Gaza, dan Iran tetaplah Iran bahkan setelah serangan Sabtu (28/2/2026).”

    Di situs berita Walla, jurnalis Ouriel Deskal bahkan menilai waktu pecahnya konflik bisa berkaitan dengan tenggat politik domestik. Ia menyebut Netanyahu mungkin sengaja memilih waktu perang untuk secara otomatis menunda—di bawah keadaan darurat—tenggat waktu 30 Maret untuk mengesahkan anggaran yang sulit ia dapatkan dukungannya di parlemen.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Mencari gelar nasional, Biak Numfor percepat digitalisasi pasar Darfuar

    By adm_imr4 April 20261 Views

    Kader Golkar Dihebohkan, Ahmad Hidayat Jadi Sorotan Panas Dingin

    By adm_imr4 April 20264 Views

    Ringkasan dan Soal HOTS Sejarah Kelas 11 SMA Bab 4 Proklamasi Kemerdekaan

    By adm_imr4 April 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Universitas Jember Siapkan UTBK SNBT 2026

    4 April 2026

    IHSG Mungkin Konsolidasi, BBNI, BUMI, DEWA Jadi Favorit Analis

    4 April 2026

    5 Tips Pilih Sepatu Lari Nyaman untuk Hindari Cedera Kaki

    4 April 2026

    Tanggal 26 Juni 2026 Jatuh Pada Hari Apa? Daftar Peringatan Nasional dan Internasional

    4 April 2026
    Berita Populer

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    Kabupaten Malang 27 Maret 2026

    Kabupaten Malang— Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang tengah menyiapkan perubahan status dua Unit Pelaksana Teknis…

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026

    Halal Bihalal Dinkes Kab. Malang, Bupati Sanusi Bahas Puskesmas Resik dan Tunggu Kebijakan WFH

    27 Maret 2026

    Buka Musrenbang RKPD 2027, Wali Kota Malang Tekankan Kolaborasi dan Pembangunan Inklusif

    31 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?