Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Warga Toboali Basel Bingung Anaknya Terus Diberi Menu MBG Kacang-kacangan

    17 Maret 2026

    Panic Buying BBM, Apakah Harga Pertalite Naik? Ini Penjelasan Pemerintah

    16 Maret 2026

    Mengenal Tradisi Rebo Wekasan Gresik: Sejarah, Prosesi, dan Makna Ritual Rabu Terakhir Bulan Safar

    16 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Selasa, 17 Maret 2026
    Trending
    • Warga Toboali Basel Bingung Anaknya Terus Diberi Menu MBG Kacang-kacangan
    • Panic Buying BBM, Apakah Harga Pertalite Naik? Ini Penjelasan Pemerintah
    • Mengenal Tradisi Rebo Wekasan Gresik: Sejarah, Prosesi, dan Makna Ritual Rabu Terakhir Bulan Safar
    • Kondisi Richard Lee di Penjara, Tidur Tanpa Kasur, Dokter Kritik Nikita Mirzani
    • Ingin Meraih Lailatul Qadar? Ini Amalan Penting dan Hal yang Harus Dihindari di 10 Malam Terakhir Ramadan 2026
    • Hal-hal yang Membawa Pahala atau Mengurangi Puasa Ramadan
    • Menteri Olahraga Dorong Kerja Sama Swasta Tingkatkan Pembinaan Olahraga Nasional
    • Johan Rosihan Bersama MY Institute Luncurkan Sekolah Pilar Muda untuk Generasi Muda
    • Kampanye Ramadhan 2026 Michelin untuk Ban Mobil dan Motor
    • Ramalan Shio Hari Ini 9 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Nasional»Panic Buying BBM, Apakah Harga Pertalite Naik? Ini Penjelasan Pemerintah

    Panic Buying BBM, Apakah Harga Pertalite Naik? Ini Penjelasan Pemerintah

    adm_imradm_imr16 Maret 20261 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Kondisi Pasokan BBM di Indonesia: Antara Kepanikan dan Masalah Distribusi

    Kondisi ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia saat ini menjadi perhatian serius, terutama setelah munculnya fenomena panic buying yang memicu antrean panjang di berbagai SPBU. Masyarakat mulai khawatir akan kelangkaan BBM akibat ketegangan geopolitik di Timur Tengah antara Amerika Serikat dan Israel dengan Iran.

    Menurut Anggota Komisi VI DPR RI, Mufti Anam, kondisi ini tidak bisa hanya dikaitkan dengan kepanikan masyarakat. Ia menemukan bahwa banyak SPBU yang justru kehabisan stok BBM, bahkan ada yang tutup sementara. Hal ini menunjukkan adanya masalah pada sisi suplai atau distribusi.

    “Jika penyebab utamanya hanya kepanikan pembeli, seharusnya stok di tangki SPBU masih tersedia. Namun, temuan adanya SPBU yang kosong menandakan adanya masalah pada sisi suplai atau distribusi,” ujar Mufti.

    Ia menegaskan bahwa pemerintah dan Pertamina harus jujur serta transparan mengenai kondisi ketersediaan BBM yang sebenarnya. Menurutnya, jika stok secara nasional aman namun distribusi tersendat, pemerintah wajib menjelaskan letak permasalahannya. Sebaliknya, jika memang ada tekanan pasokan akibat situasi global, hal itu harus disampaikan secara terbuka beserta langkah mitigasinya.

    “Kejujuran pemerintah penting, karena rakyat tidak bodoh. Ketika rakyat melihat SPBU tutup dan harus antri berjam-jam, sementara pemerintah mengatakan semuanya aman, maka kepercayaan masyarakat justru bisa berkurang,” tambah Mufti.

    Langkah Mitigasi dan Diversifikasi Sumber Impor

    Sementara itu, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menyatakan bahwa pemerintah telah mengambil langkah untuk mengamankan pasokan energi. Ia mengungkapkan bahwa pemerintah bersama PT Pertamina (Persero) telah mengalihkan sumber impor minyak mentah dari kawasan Timur Tengah ke sejumlah negara lainnya.

    “Kami dengan Pertamina sudah switch dari Middle East kita ambil di Amerika, kemudian dari Nigeria, dan dari Brasil. Jadi tidak perlu ada panic buying,” ujar Bahlil.

    Ia juga menjelaskan bahwa bensin siap pakai tidak diimpor dari kawasan konflik maupun Amerika Serikat. “Bensin ini tidak kita impor dari Middle East, tidak juga kita impor dari Amerika atau dari Afrika. Impor bensin kita itu dari Singapura sama Malaysia, dan sebagian kita bangun industri kilang kita dalam negeri,” kata Bahlil.

    Untuk solar, ia memastikan produksi dalam negeri sudah mampu memenuhi kebutuhan secara penuh. Produksi tersebut berjalan terus-menerus sehingga stok tidak hanya bergantung pada cadangan 20 hari, melainkan disuplai secara kontinyu.

    Standar Ketersediaan Minyak Nasional

    Bahlil juga menjelaskan bahwa kapasitas tempat penyimpanan (storage) minyak Indonesia sejak dulu memang hanya menampung pasokan selama 25 hari. Saat ini, realisasi stok yang tersedia berada di angka 23 hari, masih di atas batas aman standar nasional.

    “Nah, standar minimal ketersediaan kita itu untuk standar nasional minimal harus di atas 20 hari. Sekarang minyak kita 23 hari. Jadi itu artinya bahwa standar kepemilikan kita, minyak kita itu aman,” imbuhnya.

    Imbauan untuk Tidak Panic Buying

    Juru Bicara Kementerian ESDM, Dwi Anggia, mengimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan panic buying BBM di tengah konflik Timur Tengah. Ia menegaskan bahwa fenomena panic buying justru bisa menyebabkan kelangkaan BBM di Indonesia.

    “Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak melakukan panic buying, tidak melakukan penimbunan yang nantinya justru bisa menyebabkan kelangkaan,” ujar Anggia.

    Selain itu, Anggia menyampaikan bahwa harga BBM bersubsidi, seperti Pertalite, tidak akan mengalami kenaikan di tengah dinamika harga minyak dunia saat ini. Meskipun harga minyak dunia melonjak tajam, pemerintah tetap berkomitmen untuk menjaga stabilitas harga BBM.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Warga Gorontalo Khawatir Stok BBM Habis, Antrean Kendaraan Meningkat di SPBU

    By adm_imr16 Maret 20262 Views

    Jadwal Imsak dan Buka Puasa Pangkalpinang 7 Maret, Bangka dan Belitung 8-9 Maret 2026

    By adm_imr16 Maret 202615 Views

    Kepala SMPN 2 Sokaraja Banyumas Beri Klarifikasi soal Mobil MBG yang Ditolak Orang Tua Murid: Datang Terlambat

    By adm_imr16 Maret 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Warga Toboali Basel Bingung Anaknya Terus Diberi Menu MBG Kacang-kacangan

    17 Maret 2026

    Panic Buying BBM, Apakah Harga Pertalite Naik? Ini Penjelasan Pemerintah

    16 Maret 2026

    Mengenal Tradisi Rebo Wekasan Gresik: Sejarah, Prosesi, dan Makna Ritual Rabu Terakhir Bulan Safar

    16 Maret 2026

    Kondisi Richard Lee di Penjara, Tidur Tanpa Kasur, Dokter Kritik Nikita Mirzani

    16 Maret 2026
    Berita Populer

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    Kabupaten Malang 28 Februari 2026

    Malang – Aparat dari Polres Malang mengungkap dugaan tindak pidana membuat dan menguasai bahan peledak…

    Kejari Kabupaten Malang Geledah Kantor Dispora, Dalami Dugaan Penyelewengan Dana Hibah KONI

    6 Februari 2026

    Jadwal MotoGP Thailand 2026 Live Trans7, Bagnaia Tunjukkan Tanda Bertahan

    1 Maret 2026

    Contoh Khutbah Idul Fitri Terbaik 2026 Lengkap dengan PDF

    10 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?