Pedro Neto tampil luar biasa saat Chelsea mengalahkan Hull City dalam pertandingan putaran keempat Piala FA pada Sabtu dini hari WIB, 14 Februari 2026. Dalam pertandingan tersebut, pemain sayap asal Portugal itu mencetak hattrick yang membawa The Blues menang dengan skor 4-0.
Neto mencetak gol pertama melalui tendangan dari jarak 20 yard lima menit sebelum jeda turun minum, yang membawa Chelsea unggul 1-0 di babak pertama. Gol kedua tercipta pada awal babak kedua, menit ke-51, setelah tendangan sudutnya melewati kerumunan pemain di tiang dekat dan kiper Dillion Phillips sebelum masuk ke gawang.
Berikutnya, Liam Delap mampu melepaskan diri dan mengumpan balik kepada Estevao yang kemudian menyelesaikan menjadi gol pada menit ke-59. Gol ketiga Neto tercipta pada menit ke-71 berkat kerja sama apik dari Delap.
Setelah pertandingan, Neto menyampaikan rasa gembiranya. “Saya sangat menikmati. Sejujurnya, saya sangat membutuhkan kemenangan ini. Sangat senang tim melaju ke babak selanjutnya,” ujarnya dalam wawancara.
Ia juga bertekad untuk terus bekerja keras. “Saya ingin membantu rekan-rekan setim dan para penggemar di tribun. Yang terpenting adalah menikmatinya. Jika kita melakukan itu, kita akan mendapatkan peluang.”
Menurut dia, Chelsea bermain dengan sangat bagus melawan tim yang tangguh. “Kami sangat positif, kami ingin bekerja dan kemenangan sangat membantu.”
Neto sebelumnya telah mencetak gol saat Chelsea mengalahkan Charlton 5-1 pada putaran ketiga, 10 Januari lalu. Total, ia telah mencetak 10 gol dan empat assist dalam semua kompetisi musim ini.
Tiga gol yang dibuatnya menjadi bukti kualitasnya di tengah ketidakpastian hidupnya di Stamford Bridge. Seperti yang diketahui, klub London ini selalu mendatangkan pemain sayap baru hampir setiap jendela transfer, mulai dari Estevao hingga kedatangan Geovany Quenda dari Sporting CP pada musim panas ini.
Di bawah arahan pelatih baru Liam Rosenior, Neto tampaknya mendapatkan kesempatan lebih baik. Ia telah tampil sebagai starter tujuh kali dalam 11 laga di bawah Rosenior. Fleksibilitasnya dalam bermain, bisa ditempatkan di beberapa posisi membuatnya menjadi pilihan utama sang pelatih.
Rosenior bahkan menyebut bahwa Neto pernah bermain dalam tiga peran berbeda dalam satu pertandingan melawan Arsenal bulan lalu. Saat menghadapi Hull, dengan absennya Cole Palmer, pemain Portugal itu dipercaya bermain di posisi No. 10 dan gol pembukanya tercipta sebagai hasil dari penguasaan ruang serang tersebut.
Neto mencatat hattrick pertamanya dalam kariernya di tim senior. Apa yang dilakukannya menjadi pembuktian setelah menerima pelecehan daring yang diterimanya.
Menanggapi performa apik Neto dalam kemenangan atas Hull, Rosenior mengaku tidak tahu mengenai pelecehan yang diterima pemainnya. “Saya tidak tahu mengapa hal itu bisa terjadi karena Pedro Neto memiliki banyak kualitas yang sulit bagi kami,” kata pelatih Inggris tersebut.
Menurut Rosenior, Neto adalah pemain kelas dunia. “Dia adalah pemain kelas dunia dan saya menyukainya, betapa berbakat dan hebatnya dia, pengorbanannya untuk tim terkadang sangat luar biasa. Dia akan sangat penting bagi apa yang dapat kita capai untuk sisa musim ini.”
Rosenior tetap mendapatkan sambutan hangat dari para penggemar tuan rumah meskipun dia memimpin Chelsea mengalahkan Hull sehingga tersingkir dari kompetisi Piala FA. Para penggemar Hull tetap memintanya melambaikan tangan seusai laga.
Bagi penggemar Hull, Rosenior merupakan sosok istimewa. Ia tercatat bermain untuk Hull selama lima musim (2010-2015) dan menjadi pelatih klub ini selama dua musim (2022-2024).







