Kekalahan Chelsea di Semifinal Carabao Cup 2025/26
Liam Rosenior, pelatih Chelsea, menyatakan kepercayaannya terhadap kemampuan Estevao Willian dan Cole Palmer dalam menunjukkan semangat yang ia harapkan dari timnya. Ia juga menjelaskan alasan absennya Reece James dan Pedro Neto dalam pertandingan leg kedua semifinal Piala Carabao melawan Arsenal.
Chelsea gagal membalikkan defisit satu gol dari leg pertama meskipun mampu mengimbangi pemimpin klasemen Liga Premier, Arsenal, sepanjang pertandingan yang minim peluang di Stadion Emirates. Di akhir pertandingan, serangan balik di menit-menit akhir membuat The Gunners unggul 1-0 pada leg kedua dan 4-2 secara keseluruhan.
Rosenior mengakui kekecewaannya atas kegagalan timnya untuk lolos ke final di Wembley, tetapi ia sangat memuji penampilan Estevao dan Cole saat mereka masuk dari bangku cadangan dengan 30 menit tersisa. Menurutnya, keduanya menunjukkan semangat yang sesuai dengan yang ia inginkan dari para pemain.
“Estevao, harus saya katakan, baginya yang masih berusia 18 tahun harus melalui sesuatu yang sangat pribadi baginya, terbang ke Brasil dan kembali dalam dua hari, untuk memastikan dia bisa bermain dalam pertandingan ini, itu menunjukkan segalanya tentang karakter dan semangat yang saya inginkan untuk tim ini,” ujar Rosenior.
“Dan Cole. Cole memberikan penampilan luar biasa selama 90 menit akhir pekan lalu saat kami bangkit melawan West Ham. Dia adalah permata, kita harus menjaganya dan memastikan dia siap untuk sepanjang musim. Tapi saat dia masuk, momen-momennya sangat bagus.”
Meski kecewa, Rosenior menegaskan bahwa tim tidak boleh membiarkan kekalahan ini memengaruhi masa depan mereka. Namun, kabar kurang positif adalah absennya kapten tim, James, dan pemain sayap Neto dari skuad karena cedera.
“Pedro dan Reece mengalami cedera ringan. Mereka terlalu kesakitan untuk malam ini,” jelas Rosenior.
“Mereka memberikan segalanya, mereka selalu siap bermain. Reece adalah kapten dan pemimpin yang luar biasa, Pedro adalah pemain dan profesional yang hebat.”
Rosenior juga mengonfirmasi bahwa absennya kedua pemain tersebut berperan dalam keputusannya untuk beralih ke formasi tiga bek sejak awal semifinal di London utara, meskipun ada beberapa faktor lain yang juga terlibat.
“Ketersediaan pemain Anda selalu memengaruhi sistem Anda,” lanjut Rosenior.
“Sistem lawan, kondisi kebugaran Anda, dan intensitas permainan yang kami tunjukkan. Melawan West Ham, kami berjuang hingga menit ke-97 untuk mengejar ketertinggalan 2-0. Emosi Napoli.”
“Kalian mempertimbangkan semua hal ini untuk memberi diri kalian peluang terbaik untuk mencoba memenangkan pertandingan sepak bola.”
Sayangnya, kemenangan itu tidak terwujud pada kesempatan ini, tetapi The Blues akan berkumpul kembali dan mencoba untuk bangkit kembali saat bertandang ke Wolverhampton Wanderers di Liga Primer pada hari Sabtu.
Fakta & Data Penting Chelsea Kalah dari Arsenal di Semifinal Carabao Cup 2026
1) Skor & Agregat Akhir
Arsenal menang 1-0 di leg kedua semifinal di Emirates Stadium sehingga menang agregat 4-2 atas Chelsea dan lolos ke final Piala Liga Inggris.
2) Gol Penentu di Injury Time
Gol kemenangan dicetak oleh Kai Havertz pada menit tambahan (90’+7’), memanfaatkan umpan counterattack dari Declan Rice untuk mengalahkan Chelsea di akhir laga.
3) Havertz vs Mantan Klub
Gol itu dicetak oleh eks pemain Chelsea, menjadikannya momen emosional karena Havertz mencetak gol penentu melawan mantan klubnya.
4) Peluang Belgol & Tembakan
Chelsea mencatat lebih banyak tembakan (±14) dibanding Arsenal (±5) di leg kedua, tetapi gagal menciptakan peluang clear cut atau tembakan yang benar-benar menguji kiper, sehingga efektivitas serangan rendah.
5) Serangan Chelsea Berubah Taktik
Menit pertama laga cenderung kaku dan hati-hati, tetapi manajer Chelsea, Liam Rosenior, mencoba mengganti formasi dan mendorong pemain seperti Cole Palmer, Estêvão dan Alejandro Garnacho untuk memperkuat serangan — namun tetap gagal membobol pertahanan Arsenal.
6) Permainan Chelsea dalam Tekanan
Chelsea under pressure sepanjang pertandingan, terutama setelah Havertz mencetak gol, dan mereka terpaksa menempatkan lebih banyak pemain ke depan sehingga pertahanan sering terekspos.
7) Arsenal Tunjukkan Disiplin & Kedisiplinan
Arsenal meskipun tanpa beberapa pemain kunci tetap tampil disiplin secara taktis, menjaga clean sheet leg kedua, dan menutup ruang serangan Chelsea dengan baik hingga menit akhir.
8) Dampak Mental & Momentum
Menurut manajer Arsenal Mikel Arteta, kemenangan ini merupakan “vitamins” bagi timnya untuk menjaga momentum dan semangat juara dalam kompetisi lain juga, sekaligus mematahkan tekanan besar dari rival derby London itu.
9) Statistik Clean Sheet Arsenal
Dengan kemenangan ini, Arsenal mempertahankan rekor clean sheet leg kedua meski dihadapkan tekanan dari tim sekelas Chelsea di semifinal.
10) Rekor Pertemuan Terkini
Chelsea tercatat sulit menang atas Arsenal dalam pertemuan terakhir di berbagai kompetisi, termasuk tiga kunjungan terakhir ke Emirates Stadium, yang menjadi tren kekuatan Arsenal di kandang.







