Pemilihan Ketua Umum KONI Kabupaten Malang Berlangsung Dinamis
Pemilihan Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Malang dalam Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub) di DPRD sempat berjalan dengan dinamika yang cukup menarik. Proses pemilihan ini terjadi antara dua kandidat utama, yaitu Darmadi dan Zia Ulhaq. Perdebatan terjadi mengenai sistem pemungutan suara yang akan digunakan, apakah terbuka atau tertutup.
Beberapa pihak mempertanyakan metode voting yang akan diterapkan. Zia Ulhaq, salah satu kandidat, menginginkan agar proses pemungutan suara dilakukan secara tertutup. Sementara itu, beberapa ketua cabang olahraga (cabor) berharap adanya transparansi dengan sistem voting terbuka. Perbedaan pandangan ini akhirnya memicu perdebatan panjang selama musyawarah.
Penetapan Sistem Voting Tertutup
Setelah melalui diskusi yang cukup intensif, Pimpinan Sidang Musorkablub, Siswarno Mulyadi, memutuskan untuk melakukan skorsing sementara. Tujuannya adalah untuk melakukan mediasi antara kedua kubu, yaitu Darmadi dan Zia Ulhaq. Setelah mediasi selesai, disepakati bahwa pemungutan suara akan dilakukan secara tertutup.
Sebelumnya, total jumlah cabor yang memiliki hak suara mencapai 65. Dari jumlah tersebut, 63 cabor berasal dari KONI Kabupaten Malang, sedangkan 2 lainnya berasal dari KONI Jawa Timur. Namun, pada hari pemungutan suara, hanya 60 cabor yang hadir dan memberikan suara. Dua cabor dari KONI Jatim tidak menyampaikan suaranya, sementara beberapa cabor lainnya tidak hadir.
Hasil Voting Tertutup Menguntungkan Darmadi
Hasil pemungutan suara yang dilakukan secara tertutup menunjukkan bahwa Darmadi berhasil meraih 40 suara, sedangkan Zia Ulhaq hanya mendapatkan 19 suara. Dengan perolehan ini, Darmadi secara resmi ditetapkan sebagai Ketua Umum KONI Kabupaten Malang periode 2026–2028.
Keputusan ini juga mengacu pada kepengurusan sebelumnya yang telah mengundurkan diri. Oleh karena itu, pelantikan Darmadi akan bergantung pada pengurus berikutnya. Ia akan melanjutkan tugas-tugas yang sebelumnya telah dijalankan oleh pengurus sebelumnya.
Visi dan Misi Darmadi Sebagai Ketua KONI
Setelah terpilih, Darmadi mengungkapkan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam suksesnya Musorkablub. Ia juga menyatakan rencana visi dan misinya untuk memperbaiki manajemen KONI. Tujuannya adalah agar tidak ada lagi masalah serupa yang terjadi pada periode sebelumnya.
Selain itu, Darmadi menekankan pentingnya pembinaan atlet, terutama dari usia dini. Ia berharap, Kabupaten Malang mampu menghasilkan atlet-atlet berprestasi yang dapat bersaing di tingkat provinsi, nasional, hingga internasional.
Rencana Kedepan
Dalam waktu dekat, Darmadi yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Malang akan menggelar rapat bersama pengurus KONI dan cabang olahraga. Rapat ini bertujuan untuk menjalankan visi dan misi yang telah ia umumkan. Dengan kerja sama yang baik, diharapkan KONI Kabupaten Malang dapat lebih berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi dunia olahraga di daerah.







