Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Iran menolak isu dialog dengan AS, Trump ancam hancurkan sumber energi

    5 April 2026

    Ikut Demo No Kings di AS, Robert De Niro: Bukan Untuk Trump!

    5 April 2026

    Dua Pencuri Motor di Surabaya Dihajar Warga, Diduga Anak Kos

    5 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Minggu, 5 April 2026
    Trending
    • Iran menolak isu dialog dengan AS, Trump ancam hancurkan sumber energi
    • Ikut Demo No Kings di AS, Robert De Niro: Bukan Untuk Trump!
    • Dua Pencuri Motor di Surabaya Dihajar Warga, Diduga Anak Kos
    • Alihkan Jaminan, Debitur PT Smart Multi Finance Dihukum 1 Tahun 9 Bulan Penjara
    • Perbedaan gejala appendisitis dan batu ginjal, sering disalahartikan
    • Berhenti Merokok, Mengapa Lapar Terus?
    • Kisah Mariani, Perempuan Batam yang Sukses dari Kerupuk Ikan
    • Arema FC vs Malut United, Singo Edan Cari Pengganti Ujung Tombak
    • TransNusa tingkatkan frekuensi penerbangan Bali-Singapura, liburan lebih fleksibel
    • Terjemahan lirik lagu After Hours: Oh, sayang, di mana kau sekarang saat aku paling butuh?
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Ekonomi»Penggabungan BUMN Karya Selesaikan Tahun 2026, Ini Prospek Sahamnya

    Penggabungan BUMN Karya Selesaikan Tahun 2026, Ini Prospek Sahamnya

    adm_imradm_imr22 Februari 202615 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Rencana Merger BUMN Karya Tahun 2026: Tantangan dan Peluang

    Rencana merger yang dijadwalkan rampung pada tahun 2026 belum terlihat menjadi katalis berarti bagi kinerja emiten BUMN karya sepanjang tahun ini. Meski demikian, rencana tersebut tetap menjadi fokus utama bagi sejumlah perusahaan yang akan dikonsolidasikan.

    Sebelumnya, target penyelesaian merger diharapkan selesai pada akhir 2025 dan kuartal I 2026. Namun, saat ini rencana tersebut mundur hingga semester II 2026. Penyebabnya adalah proses pembersihan laporan keuangan dan penghapusan aset (impairment asset) yang harus dilakukan terlebih dahulu.

    Adapun tujuh BUMN karya yang akan dikonsolidasikan antara lain:
    * PT Waskita Karya Tbk (WSKT)
    * PT Wijaya Karya Tbk (WIKA)
    * Hutama Karya
    * PT Adhi Karya Tbk (ADHI)
    * PT PP Tbk (PTPP)
    * Brantas Abipraya
    * Nindya Karya

    Fokus pada Operasional dan Digitalisasi

    WIKA mengaku sedang fokus pada upaya menjaga kinerja operasional, melakukan peningkatan tata kelola dan digitalisasi, serta inovasi metode kerja untuk mendukung penyelesaian proyek-proyek yang sedang berjalan. Corporate Secretary WIKA, Ngatemin alias Emin, menyampaikan bahwa hal ini dilakukan agar merger bisa terlaksana sesuai target yang ditentukan. Dengan begitu, bisnis WIKA siap dan relevan dengan kebijakan yang diambil oleh stakeholder utama.

    “Apapun keputusan yang nantinya diambil, kami meyakini tentunya hal ini sudah melalui berbagai aspek kajian, termasuk aspek keberlanjutan,” ujarnya.

    Perspektif Analis Investasi

    Investment Analyst Infovesta Utama, Ekky Topan, melihat bahwa rencana merger BUMN Karya memang belum akan berjalan cepat. Menurutnya, jika digabung sekarang, perusahaan yang relatif lebih “sehat” justru berisiko ikut terkena masalah dari perusahaan yang neracanya masih berat.

    “Merger baru masuk akal setelah fase beres-beres selesai dulu, terutama restrukturisasi utang, perbaikan arus kas, dan rapihin portofolio proyek,” ujarnya.

    Jika utang sudah turun dan struktur pendanaan lebih ringan, barulah merger bisa menjadi katalis positif bagi para emiten BUMN karya. Efeknya bisa lebih terasa, skala usaha bisa semakin besar, biaya operasional bisa lebih efisien, daya tawar ke perbankan dan supplier naik, serta peluang dapat proyek besar bisa lebih terbuka.

    Risiko Jika Merger Dipaksa Dilakukan Cepat

    Namun, jika merger dipaksa dilakukan dengan cepat tanpa pembersihan neraca, risikonya bisa jadi menggabungkan masalah. Misalnya, utang yang semakin menumpuk, arus kas semakin ketat karena kebutuhan modal kerja besar, beban bunga tetap tinggi, dan pasar biasanya akan makin hati-hati karena risiko eksekusinya besar.

    “Ujungnya, valuasi bisa tetap tertekan meskipun secara headline terdengar ‘merger’,” katanya.

    Pandangan Ahli Ekonomi

    Head of Research & Chief Economist Mirae Asset Sekuritas Rully Arya Wisnubroto menyampaikan bahwa merger BUMN karya bisa menjadi solusi cepat dalam jangka menengah dan pendek. Namun, dia melihat tahun 2026 masih akan menjadi “tahun transisi” untuk emiten konstruksi pelat merah itu dengan risiko eksekusi, laba yang tertekan, dan volatilitas harga saham yang tinggi.

    Research Analyst Kiwoom Sekuritas Indonesia Miftahul Khaer melihat, rencana merger BUMN Karya di bawah Danantara pada pertengahan 2026 pada dasarnya adalah solusi jangka panjang untuk merapikan struktur. Selain itu, merger juga direncanakan ditujukan untuk mengurangi tumpang tindih proyek, serta memperkuat posisi keuangan lewat konsolidasi aset dan potensi restrukturisasi utang.

    Tantangan di Tahun 2026

    Ekky melihat di tahun 2026, kinerja emiten BUMN karya cenderung belum terlalu baik. Fokus utama emiten masih menyelesaikan isu utang dan arus kas negatif. Sementara, arah prioritas pemerintah baru bisa membuat porsi proyek infrastruktur tidak seagresif periode sebelumnya.

    Jika pipeline proyek baru lebih selektif, maka potensi pertumbuhan pendapatan juga lebih terbatas.

    Peluang Perbaikan Kinerja

    Rully bilang, kinerja BUMN karya di tahun 2026 juga dilihat masih akan tertekan. Namun, merger dapat meningkatkan efisiensi, menurunkan cost of fund (CoF) bagi emiten dengan beban tinggi, dan memberikan kepastian proyek-proyek strategis.

    “Apakah akan lebih baik (di tahun 2026)? Belum tentu. Jadi, tidak perlu terburu-buru (untuk merger),” katanya.

    Khaer menambahkan, peluang perbaikan kinerja emiten BUMN karya tetap terbuka pada tahun 2026. Ini seiring dengan kebutuhan proyek infrastruktur dan backlog yang ada, tetapi sangat bergantung pada disiplin eksekusi, pengelolaan utang, serta arus kas.

    Alhasil, belum ada rekomendasi saham untuk emiten BUMN karya.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Penjualan dan Laba Indofood ICBP Naik Signifikan Tahun 2025

    By adm_imr5 April 20260 Views

    5 Hal Penting dalam Merencanakan Dana Pensiun

    By adm_imr5 April 20261 Views

    5 Bisnis Online Sederhana yang Cepat Dimulai

    By adm_imr5 April 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Iran menolak isu dialog dengan AS, Trump ancam hancurkan sumber energi

    5 April 2026

    Ikut Demo No Kings di AS, Robert De Niro: Bukan Untuk Trump!

    5 April 2026

    Dua Pencuri Motor di Surabaya Dihajar Warga, Diduga Anak Kos

    5 April 2026

    Alihkan Jaminan, Debitur PT Smart Multi Finance Dihukum 1 Tahun 9 Bulan Penjara

    5 April 2026
    Berita Populer

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    Kabupaten Malang 27 Maret 2026

    Kabupaten Malang— Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang tengah menyiapkan perubahan status dua Unit Pelaksana Teknis…

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026

    Halal Bihalal Dinkes Kab. Malang, Bupati Sanusi Bahas Puskesmas Resik dan Tunggu Kebijakan WFH

    27 Maret 2026

    Buka Musrenbang RKPD 2027, Wali Kota Malang Tekankan Kolaborasi dan Pembangunan Inklusif

    31 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?